Kompas.com - 18/08/2020, 18:46 WIB
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Jumat (17/7/2020). ANTARA FOTO/Dhemas ReviyantoMenteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Jumat (17/7/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengaku mendapat banyak pelajaran dari pandemi Covid-19.

Hal yang dipelajarinya yakni mengenai negara mandiri dan perbaikan supply chain.

“Ketika melihat Covid-19 ini terjadi, ya memang selain kita harus mandiri, tapi kita juga harus memperbaiki supply chain kita. Bukan berarti kita anti bekerja sama dengan negara lain, tapi kerjasamanya harus yang win-win,” ujar Erick, Selasa (18/8/2020).

Erick menambahkan, Indonesia mempunyai modal yang kuat untuk menjadi negara yang mampu mandiri. Salah satunya karena memiliki jumlah populasi yang besar. Namun, potensi tersebut selama ini belum dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

Baca juga: OJK: Pasar Modal Pulih Secara Gradual

“Karena dengan Covid-19 ini kita diajarkan negara yang mempunyai market yang besar itu adalah negara yang mempunyai keunggulan, yang selama ini bangsa kita selalu dibalik. Karena kita punya market yang besar (tapi) kita terlena, market kita digerogoti, kita tidak membangun agar market kita mandiri,” kata dia.

Selain jumlah populasi, lanjut Erick, modal lain yang dimiliki Indonesia adalah sumber daya alamnya yang melimpah. Seharusnya, dengan kelebihan tersebut Indonesia bisa menjadi negara besar di dunia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Sumber daya alam yang luar bisa, anugrah allah yang luar bisa, apakah nilai seni, budaya, kuliner, jumlah pulau yang luar biasa banyak dan keunikan dari masing-masing suku kita. Ini menjadi fundamental justru bagaimana kita bisa lebih mandiri,” ucap mantan bos Inter Milan itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.