BI: Inflasi Akhir Tahun Mengarah ke Batas Bawah 2 Persen

Kompas.com - 19/08/2020, 18:48 WIB
Ilustrasi shutterstock.comIlustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur Bank Indonesia ( BI) Perry Warjiyo memprediksi inflasi pada akhir tahun bakal berada di batas bawah kisaran sasaran 3 persen plus minus 1 persen.

" Inflasi akhir tahun ini insya Allah rendah, Tahun ini akan mengarah ke batas bawah, yaitu 2 persen. Kalau inflasi rendah, secara fundamental nilai tukar akan menguat," kata Perry dalam konferensi video, Rabu (19/8/2020).

Adapun pada Juli 2020, inflasi terpantau rendah dipengaruhi permintaan domestik yang masih lemah. Bank Indonesia merinci, Indeks Harga Konsumen pada Juli 2020 mengalami deflasi 0,10 persen secara bulanan (mtm). 

Baca juga: BI: Inflasi Awal Agustus 0,01 Persen, Emas Perhiasan Penyumbang Dominan

Dengan begitu, inflasi IHK sampai Juli 2020 tercatat sebesar 0,98 persen sejak awal tahun (ytd) dan secara tahunan tercatat rendah sebesar 1,54 persen (yoy), menurun dibandingkan inflasi bulan sebelumnya sebesar 1,96 persen (yoy).

"Rendahnya inflasi dipengaruhi oleh lemahnya permintaan domestik akibat pandemi Covid-19, konsistensi kebijakan Bank Indonesia dalam mengarahkan ekspektasi inflasi, dan stabilitas nilai tukar yang terjaga," jelas Perry.

Perry bilang, rendahnya inflasi tercatat pada inflasi inti dan komponen lainnya. Secara tahunan, inflasi kelompok harga pangan bergejolak atau volatile food menurun, didukung pasokan yang memadai dari panen raya, distribusi di berbagai daerah yang terjaga, dan harga komoditas pangan global yang rendah.

Sementara, inflasi kelompok harga yang diatur pemerintah atau administered prices tetap rendah akibat permintaan yang tidak kuat, terutama didorong kenaikan tarif angkutan antarkota dan kendaraan roda empat daring, serta harga jual aneka rokok.

"Ke depan, Bank Indonesia tetap konsisten menjaga stabilitas harga dan memperkuat koordinasi kebijakan dengan Pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah, untuk mengendalikan inflasi tetap rendah dalam sasarannya sebesar 3,0 persen plus minus 1 persen pada 2020 dan 2021," pungkas Perry.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X