Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cerita Pengusaha Sate Taichan Terpukul Corona, Kini Butuh Modal untuk Bangkit

Kompas.com - 20/08/2020, 11:13 WIB
Kiki Safitri,
Yoga Sukmana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – Pandemi virus corona (Covid-19) telah memukul banyak pelaku usaha di berbagai sektor, tak terkecuali pelaku usaha sate taichan di Jakarta.

Ananda Aurora Khaerunnisa (20 tahun), penjual sate taichan Tbob mengungkapkan omzetnya terpangkas 50 persen sampai 60 persen saat pandemi Covid-19 terjadi.

Ananda mengatakan usaha yang dirintis sejak 2016 oleh kakaknya, Alm. Putri Nur Anisa yang berlokasi di Jalan Ampera raya Jakarta Selatan, terpaksa harus pindah ke rumahnya di kawasan Pejaten.

Hal tersebut lantaran pemerintah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), membuat banyak kios terpaksa harus menutup usahanya.

Baca juga: Harga Emas Antam Turun Rp 28.000

Ananda bahkan harus mulai berjualan lewat Instagram sembari menunggu pendaftaran pengajuan penjualan makanan daring disetujui.

Berbekal promosi lewat para influencer di media sosial, ia mencaoba bertahan menjalani usahanya dan sejak April 2020 di akun Instagram @Satetaichantbob.

“Jualan konvensional dan online itu berbeda ya, keuntungannya menurun 50 persen sampai 60 persen. Dulu omzetnya Rp 5 juta sampai dengan Rp 7 juta per harinya dan bisa menghabiskan 2.500 sampai 3.000 tusuk per hari, sekarang hanya 600 – 700 tusuk dengan omzet paling maksimal Rp 2 juta,” ujar Ananda kepada Kompas.com, Selasa (18/8/2020).

AKibat pandemi Covid-19 juga, Ananda terpaksa memberhentikan dua orang karyawannya yang membantu usahanya selama ini. Hal ini dilakukan untuk menghemat biaya operasional agar usahanya tetap mampu bertahan di tengah kondisi yang tidak pasti.

Baca juga: Libur Panjang, Ini Jadwal Keberangkatan KA di Stasiun Gambir dan Pasar Senen

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Jadi BUMN Infrastruktur Terbaik di Indonesia, Hutama Karya Masuk Peringkat Ke-183 Fortune Southeast Asia 500

Jadi BUMN Infrastruktur Terbaik di Indonesia, Hutama Karya Masuk Peringkat Ke-183 Fortune Southeast Asia 500

Whats New
Mendag Zulhas Segera Terbitkan Aturan Baru Ekspor Kratom

Mendag Zulhas Segera Terbitkan Aturan Baru Ekspor Kratom

Whats New
Manfaatnya Besar, Pertagas Dukung Integrasi Pipa Transmisi Gas Bumi Sumatera-Jawa

Manfaatnya Besar, Pertagas Dukung Integrasi Pipa Transmisi Gas Bumi Sumatera-Jawa

Whats New
Soal Investor Khawatir dengan APBN Prabowo, Bos BI: Hanya Persepsi, Belum Tentu Benar

Soal Investor Khawatir dengan APBN Prabowo, Bos BI: Hanya Persepsi, Belum Tentu Benar

Whats New
Premi Asuransi Kendaraan Tetap Tumbuh di Tengah Tren Penurunan Penjualan, Ini Alasannya

Premi Asuransi Kendaraan Tetap Tumbuh di Tengah Tren Penurunan Penjualan, Ini Alasannya

Whats New
Hidrogen Hijau Jadi EBT dengan Potensi Besar, Pemerintah Siapkan Regulasi Pengembangannya

Hidrogen Hijau Jadi EBT dengan Potensi Besar, Pemerintah Siapkan Regulasi Pengembangannya

Whats New
Rupiah Masih Tertekan, Bank Jual Dollar AS Rp 16.600

Rupiah Masih Tertekan, Bank Jual Dollar AS Rp 16.600

Whats New
Freeport Akan Resmikan Smelter di Gresik Pekan Depan

Freeport Akan Resmikan Smelter di Gresik Pekan Depan

Whats New
Akhir Pekan, IHSG Mengawali Hari di Zona Hijau

Akhir Pekan, IHSG Mengawali Hari di Zona Hijau

Whats New
Ini Kendala Asuransi Rumuskan Aturan Baku Produk Kendaraan Listrik

Ini Kendala Asuransi Rumuskan Aturan Baku Produk Kendaraan Listrik

Whats New
Dokumen Tak Lengkap, KPPU Tunda Sidang Google yang Diduga Lakukan Monopoli Pasar

Dokumen Tak Lengkap, KPPU Tunda Sidang Google yang Diduga Lakukan Monopoli Pasar

Whats New
Bos Bulog Ungkap Alasan Mengapa RI Bakal Akuisisi Sumber Beras Kamboja

Bos Bulog Ungkap Alasan Mengapa RI Bakal Akuisisi Sumber Beras Kamboja

Whats New
Luhut Bantah Negara Tak Mampu Biayai Program Makan Siang Gratis

Luhut Bantah Negara Tak Mampu Biayai Program Makan Siang Gratis

Whats New
Suku Bunga Tidak Naik, Ini Strategi Bank Indonesia Stabilkan Rupiah

Suku Bunga Tidak Naik, Ini Strategi Bank Indonesia Stabilkan Rupiah

Whats New
Harga Emas Terbaru 21 Juni 2024 di Pegadaian

Harga Emas Terbaru 21 Juni 2024 di Pegadaian

Spend Smart
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com