Kondisi Pandemi Covid-19 Ingatkan Sri Mulyani akan Nilai-nilai Islami

Kompas.com - 20/08/2020, 17:40 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Jakarta, Kamis (5/3/2020). KOMPAS.com/MUTIA FAUZIAMenteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Jakarta, Kamis (5/3/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, situasi akibat wabah virus corona ( Covid-19) mengingatkan dirinya pada nilai-nilai islami.

"Covid-19 mengingatkan kita, sebenarnya untuk lebih mengimplementasikan nilai islami. Nilai islami terkait solidaritas sosial, keadilan, kolaborasi, dan kesetaraan untuk semua. Kita harus menggunakan prinsipal ini," katanya dalam kata sambutan webinar virtual, Kamis (20/8/2020).

Nilai-nilai islami tersebut dia kaitkan dengan penanganan Covid-19 yang tidak bisa dilakukan seorang diri. Namun, membutuhkan dukungan seluruh masyarakat.

Baca juga: Sri Mulyani: Saya Selalu Berpikiran Seluruh Menteri Seperti Saya, Tetapi...

"Karena penanganan Covid-19 ini tidak bisa hanya ditujukan pada satu aktor, bahkan pemerintah. Pemerintah akan bergantung pada semua orang untuk dapat bekerja sama dalam solidaritas agar kita dapat mengatasi Covid-19," ujarnya.

Sri Mulyani menambahkan, kendati pandemi Covid-19 memengaruhi perekonomian, namun tidak semua sektor industri manufaktur terdampak.

Ada beberapa sektor industri manufaktur seperti farmasi, pertanian, makanan dan minuman justru mendapatkan keuntungan di tengah pandemi.

Lebih lanjut, Bendahara Negara ini mengatakan, terkait adanya nilai islami tersebut maka masyarakat saat ini lebih selektif mengeluarkan dananya untuk berbelanja.

Baca juga: Bantu UMKM, Sri Mulyani Ajak Masyarakat Jajan di Warteg

Mereka akan berburu makanan dan minuman yang halal serta bermanfaat bagi kesehatan.

"Orang-orang sekarang memfokuskan pengeluaran ini untuk kesehatan dan makanan dan minuman halal," ujarnya.

Menurut dia, keadaan itu akan memberikan kesempatan kepada sektor industri manufaktur untuk memanfaatkan peluang tersebut serta memberikan edukasi untuk menyediakan produk yang tidak hanya sehat, tetapi juga halal untuk mendukung masyarakat Indonesia agar mampu bertahan dalam Covid-19 ini.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelontorkan Rp 500 Miliar, JBio Bangun Pabrik Biofarmasi dan Vaksin Modern

Gelontorkan Rp 500 Miliar, JBio Bangun Pabrik Biofarmasi dan Vaksin Modern

Whats New
Begini Cara Pesan Vaksin Covid-19 secara Mandiri

Begini Cara Pesan Vaksin Covid-19 secara Mandiri

Whats New
Menimbang Untung Rugi Indonesia dalam Perjanjian Perdagangan Asean

Menimbang Untung Rugi Indonesia dalam Perjanjian Perdagangan Asean

Whats New
Ekonomi Digital Tumbuh di Tengah Pandemi, Kini Asia Tenggara Punya 12 Startup Unicorn

Ekonomi Digital Tumbuh di Tengah Pandemi, Kini Asia Tenggara Punya 12 Startup Unicorn

Whats New
Ini Pinjol yang Terdaftar dan Berizin di OJK Per November 2020

Ini Pinjol yang Terdaftar dan Berizin di OJK Per November 2020

Whats New
ADB Beri Pinjaman Rp 8,46 Triliun ke PLN

ADB Beri Pinjaman Rp 8,46 Triliun ke PLN

Whats New
Erick Thohir Beberkan Alasan Pemerintah Tidak Pilih Vaksin Covid-19 Pfizher dan Moderna

Erick Thohir Beberkan Alasan Pemerintah Tidak Pilih Vaksin Covid-19 Pfizher dan Moderna

Whats New
Antisipasi Wabah DBD selama Pandemi, Enesis Grup Berikan Bantuan untuk Masyarakat Jawa Barat

Antisipasi Wabah DBD selama Pandemi, Enesis Grup Berikan Bantuan untuk Masyarakat Jawa Barat

Rilis
Survei Kemnaker: 88 Persen Perusahaan Terdampak Pandemi Covid-19

Survei Kemnaker: 88 Persen Perusahaan Terdampak Pandemi Covid-19

Whats New
Bantu Pulihkan Ekonomi, PGN Salurkan Gas ke PT Pupuk Kujang Cikampek

Bantu Pulihkan Ekonomi, PGN Salurkan Gas ke PT Pupuk Kujang Cikampek

Whats New
Erick Thohir Sebut Ada Kelompok Masyarakat yang Menolak Divaksin Covid-19

Erick Thohir Sebut Ada Kelompok Masyarakat yang Menolak Divaksin Covid-19

Whats New
Erick Thohir: UU Cipta Kerja Lahir untuk Dobrak Stagnasi Perekonomian RI

Erick Thohir: UU Cipta Kerja Lahir untuk Dobrak Stagnasi Perekonomian RI

Whats New
Saat Pandemi, Suntikan Dana ke Sektor Digital RI Capai 2,8 Miliar Dollar AS

Saat Pandemi, Suntikan Dana ke Sektor Digital RI Capai 2,8 Miliar Dollar AS

Whats New
Erick Thohir: 2,56 Juta Orang Kehilangan Pekerjaan Akibat Pandemi Covid-19

Erick Thohir: 2,56 Juta Orang Kehilangan Pekerjaan Akibat Pandemi Covid-19

Whats New
Pemerintah Kantongi Rp 10 Triliun Hasil Lelang Sukuk Negara

Pemerintah Kantongi Rp 10 Triliun Hasil Lelang Sukuk Negara

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X