Apa Kabar Bandara Kediri yang Mau Dibangun Gudang Garam?

Kompas.com - 21/08/2020, 09:51 WIB
Pengendara motor melintas di depan papan nama sederhana kawasan pabrik rokok PT Gudang Garam Tbk di Kediri, Jawa Timur. KOMPAS.com/M Agus Fauzul HakimPengendara motor melintas di depan papan nama sederhana kawasan pabrik rokok PT Gudang Garam Tbk di Kediri, Jawa Timur.

Pemerintah pusat tentunya juga ingin mengetahui secara langsung respons dari masyarakat terdampak dari pembangunan bandar udara ini.

"Kami berharap pembangunan bandar udara yang diprakarsai PT Gudang Garam, Tbk. ini dapat meningkatkan derajat perekonomian masyarakat Kabupaten Kediri terlebih bagi masyarakat terdampak, kabupaten/kota sekitar, Provinsi Jawa Timur, dan nasional pada umumnya," kata Haryanti.

Baca juga: Direktur Gudang Garam Ini Lepas Seluruh Saham GGRM Miliknya

Direktur PT Gudang Garam, Tbk Susanto Widyatmoko, mengatakan, dalam rangka mengembangkan perekonomian di Kediri, perlu dibangun konektivitas transportasi udara.

Hal ini untuk memfasilitasi kegiatan ekonomi melalui koneksitas dan pembukaan pasar agar terhubung dengan rantai pasok industri di tingkat global.

"Transportasi udara membantu meningkatkan produktivitas dengan mendorong inovasi dan investasi serta memperbaiki operasi bisnis dan efisiensi. Sektor pariwisata juga akan tumbuh," ungkap Susanto.

"Dengan layanan transportasi yang nyaman dan cepat akan lebih banyak mendatangkan wisatawan ke Kediri dan sekitarnya. Hal ini sesuai harapan kepala daerah di Kediri dan sekitarnya untuk membuka transportasi udara utamanya di Jatim selatan," imbuh Susanto.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Gudang Garam Proyeksikan Pendapatan Terpangkas akibat Kenaikan Cukai Rokok

Bandar udara baru di Kabupaten Kediri direncanakan memiliki desain berkelas internasional. Pembangunan bandara ini direncanakan dalam tiga tahap melalui skema KPBU dengan waktu kerja sama 50 tahun dan dapat diperpanjang.

Secara teknis, bandar udara ini dapat menampung 1,5 juta orang per tahun di awal pengoperasian dan akan berkembang hingga 10 juta orang per tahun di tahap ultimate.

Bandar Udara Kediri tersebut rencananya juga akan dilengkapi landasan pacu sejauh 3.300 meter sehingga dapat melayani pesawat berbadan lebar kelas 4E.

Hal ini juga didukung terminal seluas 80.000 meter persegi, menara air traffic control, terminal kargo, terminal VIP, dan penyimpanan pengisian bahan bakar. Diharapkan nantinya Bandara Kediri ini dapat ditetapkan sebagai bandara embarkasi haji.

Kegiatan tersebut digelar di Lapangan Tenis Pemkab Kediri dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat dengan jumlah peserta terbatas. Bahkan, peserta yang masuk harus dilakukan rapid test.

Baca juga: Bandara Kediri Didanai 100 Persen Gudang Garam, Pemerintah?

 

Halaman:


Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X