Kompas.com - 21/08/2020, 10:10 WIB
Calon penumpang berjalan di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (9/7/2020). ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRACalon penumpang berjalan di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (9/7/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia National Air Carriers Association (INACA) menyatakan, jumlah pergerakan pesawat dan penumpang di sejumlah bandara mulai tumbuh, setelah industri penerbangan sempat terdampak signifikan oleh pandemi Covid-19.

Ketua Umum INACA Denon Prawiraatmadja mengatakan, program Safe Travel Campaign yang dilaksanakan sejak awal Agustus 2020, menjadi salah satu pendongkrak kinerja industri penerbangan.

Sejak Safe Travel Campaign gencar dilakukan awal Agustus ini, jumlah pergerakan pesawat yang membawa penumpang meningkat signifikan.

Baca juga: Angkasa Pura I: Lonjakan Penumpang Terjadi Sejak Mei hingga Agustus 2020

"Di (Bandara) Soekarno-Hatta (Tangerang), jumlah traffic atau pergerakan pesawatnya sudah menembus angka target psikologis kami di 500 pergerakan per hari. Artinya masyarakat sudah percaya diri lagi untuk terbang, karena mendapatkan informasi yang benar terkait standar kesehatan dan keselamatan penerbangan," tutur Denon dalam keterangan tertulis, dikutip Jumat (21/8/2020).

Lebih lanjut, pria yang juga merupakan CEO PT Whitesky Aviation itu mengakui, pandemi Covid-19 yang sempat menghentikan sebagian besar kegiatan operasional maskapai.

Hal tersebut telah menekan jumlah penumpang pesawat sepanjang semester I 2020.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Jumlahnya tidak sampai 19 juta penumpang, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Nah, lewat safe travel campaign ini kami menargetkan bisa menembus angka 20 juta penumpang kembali," ujarnya.

Baca juga: INACA Minta Pemda Tidak Hambat Pemulihan Sektor Penerbangan

Sementara itu, Pelaksana Tugas Sementara GM Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) Angkasa Pura I, Agus Pandu Purnama, menjelaskan, kebijakan pemerintah serta safe travel campaign yang dilakukan INACA telah membantu meningkatkan kegiatan penerbangan melalui bandara yang dikelolanya.

"Dalam satu bulan terakhir, rata-rata jumlah penumpang per hari di bandara YIA sudah mencapai 4.500 pax. Sebelumnya untuk mencapai 2.000 pax saja susah. Lalu traffic pesawat juga naik dari 30 flight jadi 46 flight per hari," kata Agus.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.