Realisasi Program Perlindungan Sosial Baru 43,4 Persen

Kompas.com - 21/08/2020, 12:08 WIB
Penyaluran BLT tahap kedua yang bersumber dari APBD di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Selasa (26/6/2020). KOMPAS.COM/DOK PEMKAB BANJARNEGARAPenyaluran BLT tahap kedua yang bersumber dari APBD di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Selasa (26/6/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah telah mempercepat anggaran di bidang perlindungan sosial dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) akibat dampak pandemi Covid-19.

Hal ini dilakukan untuk mengoptimalkan belanja pemerintah agar roda perekonomian terhindar dari jurang resesi.

Program perlindungan sosial di tahun 2020 telah dianggarkan sebesar Rp 203,9 triliun dari total anggaran PEN sekitar Rp 695,3 triliun.

Baca juga: Pertumbuhan Ekonomi Negatif, Perlu Pembenahan Perlindungan Sosial

Dalam program perlindungan sosial ini, pemerintah memberikan dukungan berbagai program seperti program keluarga harapan (PKH), kartu sembako, paket sembako Jabodetabek, kartu prakerja, bansos tunai non-Jabodetabek, dan Bantuan langsung tunai (BLT) Dana Desa.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menunjukkan beberapa perkembangan dari pos perlindungan sosial hingga 14 Agustus 2020.

Pertama, realisasi program perlindungan sosial untuk program PKH telah disalurkan sebesar Rp 26,59 triliun atau sekitar 71 persen dari total anggaran Rp 37,4 triliun. Kucuran PKH juga telah disalurkan untuk 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Kedua, program kartu sembako melalui Bansos Kartu Sembako (BPNT) telah disalurkan hingga Rp 26,34 triliun atau sekitar 60,4 persen dari total anggaran Rp 43,6 triliun. Program sembako ini juga telah disalurkan untuk 19,21 juta KPM.

Baca juga: Erick Thohir: Data PLN dan Telkom akan Digabungkan untuk Permudah Penyaluran Bansos

Ketiga, program paket sembako Jabodetabek telah terealisasi sebesar Rp 3,36 triliun atau sekitar 49,4 persen dari total pagu anggaran sebesar Rp 6,8 triliun. Program ini telah disalurkan untuk 1,89 juta KPM per 14 Agustus 2020.

Keempat, program Kartu Prakerja telah terealiasi sebesar Rp 2,41 triliun atau setara dengan 12,05 persen dari total anggaran Rp 20 triliun. Kartu Prakerja ini juga telah disalurkan hingga sekitar 680.922 peserta.

Kelima, program bansos tunai non-Jabodetabek telah disalurkan sebesar Rp 17,33 triliun atau sekitar 53,5 persen dari total anggaran Rp 32,4 triliun untuk 9,18 juta KPM.

Halaman:


Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X