KAI Beri Diskon 50 Persen Harga Tiket KA Akhir Pekan Ini

Kompas.com - 21/08/2020, 19:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI memberikan promo potongan harga tiket kereta sebesar 50 persen. Ini hanya berlaku untuk empat kereta api jarak jauh keberangkatan 22- 23 Agustus 2020.

Terdiri dari KA Wijayakusuma (Cilacap - Ketapang), KA Mutiara Timur (Surabaya Gubeng - Ketapang), KA Singasari (Pasar Senen - Blitar), dan KA Pasundan (Kiaracondong - Surabaya Gubeng). Promo berlaku pulang-pergi (PP) untuk keempat rute tersebut.

"Promo Steal Deal 50 persen ini sebagai bentuk apresiasi KAI kepada pelanggan setia, juga untuk semakin meningkatkan minat masyarakat menggunakan moda transportasi kereta api," ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus dalam keterangan tertulis, Jakarta, Jumat (21/8/2020).

Baca juga: Saat Cara RI Tutup Defisit Anggaran Dinilai Mengejutkan

Secara rinci, dengan adanya potongan tarif dari harga normal kini harga tiket KA Wijayakusuma menjadi Rp 165.000 untuk kelas eksekutif dan Rp 130.000 untuk kelas ekonomi. Untuk KA Pasundan yang ekonomi tarifnya menjadi Rp85.000

Kemudian tarif KA Mutiara Timur menjadi Rp 110.000 untuk eksekutif dan Rp 85.000 untuk eksekutif. Tarif KA Singasari untuk eksekutif menjadi Rp 155.000 dan ekonomi Rp 110.000.

Kendati demikian, jumlah tiket yang mendapatkan promo ini terbatas. Pemesanan pun bisa segera dilakukan lewat aplikasi KAI Access, laman resmi kai.id, dan seluruh channel resmi penjualan tiket KAI lainnya.

Baca juga: Curhat Pengusaha Bioskop: Sudah Capek Berharap Terus

Joni mengatakan, selama periode libur Tahun Baru Islam dan cuti bersama akhir pekan ini, tercatat kenaikan pelanggan kereta api sebanyak 44 persen. Sejalan dengan itu, KAI mengantisapi dengan menambah perjalanan kereta api hingga akhir pekan ini.

Tercatat, volume pelanggan pada keberangkatan 19-20 Agustus yaitu 131.146 pelanggan. Naik dibandingkan periode sama pada pekan sebelumnya yang sebanyak 91.074 pelanggan.

Adapun pada periode 19-23 Agustus 2020, KAI rata-rata mengoperasikan 260 kereta api per hari, atau naik 21 persen dari periode yang sama pada pekan sebelumnya yaitu rata-rata 215 kereta api per hari.

"Diharapkan dengan adanya promo ini, animo masyarakat untuk memilih moda kereta api saat berpergian terus meningkat," kata dia.

Baca juga: Tata Dulu Infrastrukturnya, Baru Promosi Besar-besaran

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenal Apa Itu Impor: Pengertian, Tujuan, Manfaat, dan Jenisnya

Mengenal Apa Itu Impor: Pengertian, Tujuan, Manfaat, dan Jenisnya

Earn Smart
Cara Mengambil Uang di ATM BCA dengan Kartu dan Tanpa Kartu

Cara Mengambil Uang di ATM BCA dengan Kartu dan Tanpa Kartu

Spend Smart
Pemerintah Tetapkan Bunga KUR Super Mikro jadi 3 Persen

Pemerintah Tetapkan Bunga KUR Super Mikro jadi 3 Persen

Whats New
Kemenhub Sebut Penetapan Tarif Ojol Akan Dialihkan ke Gubernur

Kemenhub Sebut Penetapan Tarif Ojol Akan Dialihkan ke Gubernur

Whats New
Bos Sampoerna Sebut Perusahaan Besar Perlu Melakukan Inovasi Disruptif

Bos Sampoerna Sebut Perusahaan Besar Perlu Melakukan Inovasi Disruptif

Rilis
Luhut: Jika Kurs Rupiah Tembus Rp 16.000, Bukan karena Ekonomi RI Enggak Bagus

Luhut: Jika Kurs Rupiah Tembus Rp 16.000, Bukan karena Ekonomi RI Enggak Bagus

Whats New
Kalah Gugatan soal Nikel di WTO, Indonesia Akan Terus Jalankan Hilirisasi

Kalah Gugatan soal Nikel di WTO, Indonesia Akan Terus Jalankan Hilirisasi

Whats New
Tekan Emisi Karbon, BCA Tanam 1.000 Bibit Pohon Durian di Gunung Sasak

Tekan Emisi Karbon, BCA Tanam 1.000 Bibit Pohon Durian di Gunung Sasak

Whats New
Maksimalkan Penggunaan Produk Dalam Negeri, Kemenperin Permudah Aturan Verifikasi TKDN

Maksimalkan Penggunaan Produk Dalam Negeri, Kemenperin Permudah Aturan Verifikasi TKDN

Whats New
Petakan Masalah Pangan di RI, BPS Akan Lakukan Sensus Pertanian pada 2023

Petakan Masalah Pangan di RI, BPS Akan Lakukan Sensus Pertanian pada 2023

Whats New
Bersertifikasi TKDN, UMK Diharapkan Tak Lagi Jual Produk Impor

Bersertifikasi TKDN, UMK Diharapkan Tak Lagi Jual Produk Impor

Whats New
Ombudsman RI: Kementan Dinyatakan Lakukan Maladministrasi Terkait Pendataan Kartu Tani untuk Penerima Pupuk Bersubsidi

Ombudsman RI: Kementan Dinyatakan Lakukan Maladministrasi Terkait Pendataan Kartu Tani untuk Penerima Pupuk Bersubsidi

Whats New
Diminta Mundur, Karyawan Jiwasraya Tuntut Hak Dipenuhi

Diminta Mundur, Karyawan Jiwasraya Tuntut Hak Dipenuhi

Whats New
BPJS Orang Kaya Tidak Dibedakan, Begini Penjelasan Menkes

BPJS Orang Kaya Tidak Dibedakan, Begini Penjelasan Menkes

Whats New
PMI Program IJEPA Akan Dapat Pelatihan Bahasa Jepang

PMI Program IJEPA Akan Dapat Pelatihan Bahasa Jepang

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.