Riwayat Pesawat N250, Kebanggaan Habibie yang Kini Dimuseumkan

Kompas.com - 21/08/2020, 19:36 WIB
Pesawat pertama buatan Indonesia, N-250 Gatotkaca saat tiba di Museum Pusat TNI-AU Dirgantara Mandala Yogyakarta KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMAPesawat pertama buatan Indonesia, N-250 Gatotkaca saat tiba di Museum Pusat TNI-AU Dirgantara Mandala Yogyakarta

JAKARTA, KOMPAS.com - Pesawat pertama buatan Indonesia N250 Gatotkaca resmi dimuseumkan. Pesawat ini telah lama dikandangkan selama puluhan tahun di hanggar milik PT Dirgantara Indonesia (Persero) dan kini dikirim ke Museum Pusat Dirgantara Mandala di Yogyakarta.

Seri N250 merupakan buah dari mimpi Menristek di era Orde Baru, BJ Habibie, agar Indonesia mampu membuat pesawat sendiri. Tujuannya tak lain agar Indonesia yang secara geografis berupa kepulauan, bisa terkoneksi lewat udara.

Mulanya, N250 didesain untuk kapasitas 30 penumpang, namun belakangan diganti menjadi 50 penumpang. Industri pesawat terbang di Bandung ini digadang-gadang jadi tonggak sejarah kejayaan kedirgantaraan Indonesia.

Pesawat N250 mulai terbang perdana pada 10 Agustus 1995 di Bandara Husein Sastranegara, Bandung. Ribuan orang menyaksikan langsung penerbangan perdana pesawat pertama buatan anak bangsa tersebut.

Baca juga: Pesawat N250 Gatotkaca Dimuseumkan, Begini Sejarah Perjalanannya...

Lepas landasnya N250 juga disiarkan langsung oleh TVRI. Gemuruh takbir, sorak sorai kebanggan, dan tepuk tangan menggema ketika pesawat N250 yang dipiloti Erwin Danuwinata itu berhasil lepas landas.

Saat itu, Presiden Soeharto yang ikut menyaksikan penerbangan pertama itu bahkan sampai beberapa kali mengusapkan sapu tangan untuk menyeka air matanya. Soeharto seketika langsung memeluk Habibie yang berada di sampingnya tersebut lantaran tak kuasa menahan kebahagiannya.

"Kini kita bisa berjalan tegak bersama-sama dengan bangsa-bangsa lain di dunia," ucap Habibie dikutip dari Harian Kompas, 11 Agustus 1995.

"Keberhasilan uji coba N-250 bukanlah keberhasilan saya, tetapi keberhasilan generasi penerus. Keberhasilan ini bagi saya tidaklah terlalu penting, ini penting bagi generasi muda sebagai generasi penerus," kata dia lagi.

Baca juga: Pesawat N250 Gatotkaca, Bukti Cinta Habibie yang Tak Berumur Panjang

Suasana bangga sekaligus haru menyelimuti para teknisi, insinyur, dan ratusan pasang mata yang menyaksikan pendaratan mulus N-250 di Bandar Udara Husein Sastranegara, Bandung setelah melakukan penerbangan selama 56 menit.

Tepuk tangan saat pesawat meninggalkan landasan dan saat mendarat dan saling salam-salaman disertai rasa haru tak tertahankan akan suksesnya uji terbang pesawat yang diberi nama "Gatotkaca" itu menyelimuti suasana upacara yang diliput pula oleh banyak wartawan asing.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X