Riwayat Pesawat N250, Kebanggaan Habibie yang Kini Dimuseumkan

Kompas.com - 21/08/2020, 19:36 WIB
Pesawat pertama buatan Indonesia, N-250 Gatotkaca saat tiba di Museum Pusat TNI-AU Dirgantara Mandala Yogyakarta KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMAPesawat pertama buatan Indonesia, N-250 Gatotkaca saat tiba di Museum Pusat TNI-AU Dirgantara Mandala Yogyakarta

"Keberhasilan uji coba penerbangan pesawat N-250 ini merupakan tonggak bersejarah bagi seluruh bangsa Indonesia, karena berhasil merancang sendiri pesawat modern. Ini adalah produk andalan IPTN dan juga masyarakat, karena proyek ini dirancang bangun sepenuhnya oleh putra-putri Indonesia," kata Presiden Soeharto saat itu.

Ditambahkan, dengan berhasil dibuatnya N-250 ini, maka Indonesia bisa mengurangi ketergantungannya kepada luar negeri. Selain itu pesawat baru ini membanggakan, karena bisa dijual ke negara-negara lain.

Baca juga: Pesawat N250 Rancangan Habibie Masuk Museum Dirgantara Mandala Yogyakarta

"Saya menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada IPTN. Mudah-mudahan akan menjadi kebanggaan Indonesia dan juga negara-negara berkembang lainnya yang merasa senasib dengan Indonesia," tutur Soeharto.

Keberhasilan itu, lanjut dia, akan mendorong semakin besarnya rasa kepercayaan terhadap kemampuan diri sendiri, mampu menatap masa depan yang lebih cerah, serta menumbuhkan kesadaran tentang arti penting Trilogi Pembangunan.

Teknologi fly-by-wire

Pada tahun 1989, para insinyur IPTN mengubah desain pesawat menjadi lebih besar sehingga bisa memuat 50 penumpang. Rekayasa ini pada akhirnya akan meringankan pilot dan operator, tetapi pada tahap awalnya sangat menantang para insinyur pembuatnya.

Bila dapat diwujudkan dengan sempurna, maka teknologi fly-by- wire (fbw) misalnya, akan melindungi pilot dari manuver berbahaya. Karena semuanya serba elektronik, sifat pemeliharaan pesawat ini pun lebih efisien dibanding pesawat pendahulunya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Pesawat N250 Gatotkoco Karya Habibie yang Terjegal IMF

Teknisi nanti cukup menjalankan tes diagnostik untuk mengetahui problem yang ada. Kalau tidak ada problem, pesawat terus saja dapat dioperasikan, berbeda dengan pesawat sebelumnya yang harus memenuhi kewajiban pemeliharaan setiap waktu atau jam terbang tertentu.

N250 merupakan pesawat penumpang seukuran ini yang pertama kali menggunakan teknologi fbw. Ketika niat untuk menerapkan teknologi ini dikemukakan Dirut IPTN BJ Habibie yang juga menjadi desainer utama N250, kalangan penerbangan ada yang menilai itu hanya karena kesenangan berlebihan terhadap teknologi. Kenyataannya sekarang ide itu diikuti pesawat sejenis N-250 lainnya.

Selain fbw yang rumit, adanya niat untuk menjadikan N-250 sebagai pesawat baling-baling dengan kecepatan jelajah tinggi 330 knot atau hampir 600 km/jam, membuat para insinyur IPTN dihadapkan pada tantangan teknik yang besar, yang belum pernah mereka alami sebelumnya.

Bisa saja muncul problem-problem yang sebelumnya tidak terbayangkan. Pada dasarnya, setiap konsep integrasi teknik seperti pesawat menuntut tidak saja unjuk kerja baik dari setiap komponen atau bagiannya, tetapi juga ketika bagian dan komponen itu bekerja sebagai satu sistem.

Baca juga: Bisnis Bob Hasan, Julukan Raja Hutan dan Kedekatan dengan Soeharto

Semuanya itu tidak mudah. Satu kali generator auxiliary power unit yang harus menyediakan tenaga listrik tambahan mati, ada pula kemudi digerakkan untuk memutar pesawat ke kiri, pesawat membelok sebaliknya, juga ada as generator di mesin yang patah.

Tetapi semua kesulitan itu normal saja dalam proses penciptaan produk teknologi. Sebagaimana dapat dilihat pada pesawat Apollo, pesawat ulang-alik, dan beberapa roket Ariane, bisa saja kegagalan terjadi bahkan setelah satu teknologi lolos dari ujian pertama.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.