KILAS

Lahan Pertanian Terproteksi Asuransi, Para Petani di Sulut Bisa Bernapas Lega

Kompas.com - 23/08/2020, 18:10 WIB
Kementan berusaha meningkatkan produktivitas di musim tanam kedua, salah satunya adalah memperbaiki jaringan irigasi lewat program RJIT jelang musim kering. DOK. Humas Kementerian PertanianKementan berusaha meningkatkan produktivitas di musim tanam kedua, salah satunya adalah memperbaiki jaringan irigasi lewat program RJIT jelang musim kering.

Program asuransi tersebut merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Provinsi Sulut, Kementan, dan Asuransi Jasindo.

Baca juga: Kementan Targetkan 60 Persen Lahan Serasi Ikut Asuransi

Olly menuturkan, pada tahap awal, baru tanaman jenis padi yang ditanggung  asuransi pertanian. Pada tahap berikutnya, akan bertambah satu jenis tanaman lagi, yaitu jagung.

Untuk saat ini, total luas lahan padi yang menerima bantuan premi asuransi mencakup 3.000 hektar yang tersebar di 10 kabupaten dan kota di Sulut.

Baca juga: Kesadaran Petani akan Program Asuransi Pertanian Terus Meningkat

Manajer Jasindo Sulut Saut Tarida Hasiholan mengatakan, 80 persen bantuan premi tersebut ditalangi oleh Kementerian Pertanian, sedangkan sisa 20 persennya ditanggung Pemprov Sulut.

“Premi per hektar lahan sebesar Rp 180.000 untuk satu musim tanam. Jika gagal panen karena kekeringan, banjir, hama atau penyakit, maka akan diberikan ganti rugi,” kata Hasiholan.

Sebagai informasi, petani yang memiliki asuransi akan mendapatkan biaya pengganti senilai Rp 6.000.000 per hektare jika mengalami gagal panen.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X