Ada Pandemi, Harta 50 Orang Terkaya di Singapura Justru Naik Rp 543,9 Triliun

Kompas.com - 24/08/2020, 07:35 WIB
Ilustrasi Singapura lena_serditovaIlustrasi Singapura

SINGAPURA, KOMPAS.com - Pandemi virus corona (Covid-19) telah menghantam perekonomian Singapura dan membawa Negeri Singa itu ke dalam jurang resesi.

Pada kuartal II tahun ini, perekonomian Singapura merosot 13,2 persen year on year (yoy) meski pemerintah telah menggelontorkan paket stimulus senilai lebih dari 68 miliar dollar AS atau sekitar 999,6 triliun (kurs Rp 14.700).

Berbalik dari tren kinerja perekonomian yang menurun, nilai kekayaaan 50 orang paling tajir di Singapura justru meningkat 28 persen atau sekitar 37 miliar dollar AS (Rp 543,9 triliun) menjadi 167 miliar dollar AS (Rp 2.454,9 triliun).

Baca juga: Kisah Nauru, Negara Kaya Raya yang Kini Jatuh Miskin

Negara kota itu telah menjadi magnet bagi para taipan dari seluruh penjuru dunia. Bahkan beberapa di antaranya berpindah kewarganegaraan. Dikutip dari Forbes, Senin (24/8/2020) tiga di antara taipan tersebut menduduki tiga dari lima posisi orang paling kaya di Singapura.

Miliarder hotpot kelahiran China Zhang Young dan istrinya Shu Ping merupakan salah satu pendiri sekaligus direktur dari Haidilao International Holding. Keduanya dalam tahun ini terdaftar bersama untuk menduduki posisi nomor satu orang paling kaya di Singapura dengan nilai kekayaan bertambah 5,2 miliar dollar AS.

Li Xiting adalah orang baru di dalam dafar 50 orang paling kaya di Singapura langsung menduduki posisi nomor dua dengan kekayaan total mencapai 17,8 miliar dollar AS. Dirinya merupakan salah satu pendiri sekaligus Chairman dari Shenzen Mindray Bio Medical Electronics. Dirinya pun telah dinaturalisasi dan menjadi warga kenegaraan Singapura.

Lonjakan permintaan atas ventilator yang diproduksi Shenzen Mindray, serta peningkatan permintaan atas alat kesehatan lain membuat harga saham perusahaan itu melonjak meski berada di tengah Pandemi.

Baca juga: Ini 10 Kota di Dunia dengan Miliarder Terbanyak

Selain itu, lonjakan harga saham Facebook menguntungkan orang terkaya nomor 4 di Singapura Eduardo Saverin. Dirinya merupakan salah satu pendiri raksasa media sosial.

Taipan cat Goh Cheng Liang dari Nippon Paint naik peringkat ke posisi nomor tiga seiring dengan meningkatnya nilai kekayaan menjadi 14,8 miliar dollar AS dari 9,5 miliar dollar AS tahun lalu.

Adapun di posisi ke-5 diduduki oleh Robert dan Philip Ng, pengusaha real estate bersaudara dari Far East Organization. Bila kekayaan keduanya digabungkan, maka telah terjadi lonjakan nilai kekayaan yang signifikan, yakni dari 1,1 miliar dollar AS menjadi 13,2 miliar dollar AS.

Baca juga: Ternyata Ini yang Bikin Orang Kaya Makin Kaya




Sumber Forbes
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER MONEY] Modal 5 Rp Juta Bisa Jadi Agen Aqua | Mendag soal VIdeo Jokowi Promosikan Bipang

[POPULER MONEY] Modal 5 Rp Juta Bisa Jadi Agen Aqua | Mendag soal VIdeo Jokowi Promosikan Bipang

Whats New
Mau Kirim Barang Saat Lebaran? PT Pos Indonesia Tetap Buka

Mau Kirim Barang Saat Lebaran? PT Pos Indonesia Tetap Buka

Whats New
3 Perbedaan Dogecoin dan Bitcoin yang Kamu Harus Tahu

3 Perbedaan Dogecoin dan Bitcoin yang Kamu Harus Tahu

Whats New
Catat, Ini Jadwal Operasional SiCepat Selama Masa Lebaran 2021

Catat, Ini Jadwal Operasional SiCepat Selama Masa Lebaran 2021

Whats New
Pendaftaran CPNS 2021 Buka Formasi Khusus, Catat Syaratnya

Pendaftaran CPNS 2021 Buka Formasi Khusus, Catat Syaratnya

Whats New
Bank BJB Sediakan Fitur Bayar Zakat Lewat Digi Cash

Bank BJB Sediakan Fitur Bayar Zakat Lewat Digi Cash

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Antara Faktor Fungsional, Estetika, dan Emosional dalam Hobi Koleksi Barang

[KURASI KOMPASIANA] Antara Faktor Fungsional, Estetika, dan Emosional dalam Hobi Koleksi Barang

Rilis
Pengusaha yang Kena Sanksi Administratif, Bukan Berarti Hilang Kewajiban Bayar THR

Pengusaha yang Kena Sanksi Administratif, Bukan Berarti Hilang Kewajiban Bayar THR

Whats New
Harga Kedelai Dunia Alami Kenaikan, Harga Tahu dan Tempe Masih Stabil

Harga Kedelai Dunia Alami Kenaikan, Harga Tahu dan Tempe Masih Stabil

Whats New
Update Jadwal CPNS 2021 dan Pengumuman Pembukaan Formasi Khusus

Update Jadwal CPNS 2021 dan Pengumuman Pembukaan Formasi Khusus

Whats New
Ada 29.296 Orang Lakukan Perjalanan Non-Mudik di Hari Kedua Larangan Mudik

Ada 29.296 Orang Lakukan Perjalanan Non-Mudik di Hari Kedua Larangan Mudik

Whats New
Viral Video Jokowi Terkait Babi Panggang Ambawang, Ini Penjelasan Mendag

Viral Video Jokowi Terkait Babi Panggang Ambawang, Ini Penjelasan Mendag

Whats New
Tanah di Desa Cibodas, Purwakarta, Sering Kehilangan Air, Kementan Laksanakan Program RJIT

Tanah di Desa Cibodas, Purwakarta, Sering Kehilangan Air, Kementan Laksanakan Program RJIT

Rilis
[KURASI KOMPASIANA] Mengapa Kita Suka Bergosip dan Bisakah Melatih Diri agar Berjarak dengan Gosip?

[KURASI KOMPASIANA] Mengapa Kita Suka Bergosip dan Bisakah Melatih Diri agar Berjarak dengan Gosip?

Rilis
Video Jokowi Promosikan Bipang Ambawang Viral, Mendag Minta Maaf

Video Jokowi Promosikan Bipang Ambawang Viral, Mendag Minta Maaf

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X