Trump Ancam Hentikan Hubungan Dagang dengan China

Kompas.com - 24/08/2020, 10:35 WIB
Ilustrasi perang dagang AS dan China. SHUTTERSTOCKIlustrasi perang dagang AS dan China.

WASHINGTON, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan menghentikan hubungan dagang dengan China, mitra dagang utama "Negeri Paman Sam".

Trump mengatakan, AS tidak seharusnya memiliki hubungan dagang dengan China. Sebab, selama ini "Negeri Tirai Bambu" lebih diuntungkan.

"Kalau mereka tidak memperlakukan kami dengan baik, tentu saja saya akan melakukannya (memutus hubungan)," ujarnya, dikutip dari Reuters, Senin (24/8/2020).

Baca juga: Banjir Sajadah Impor Asal China, Industri Tekstil Lokal Babak Belur

Sebagai informasi, tensi perang dagang antara kedua negara adidaya tersebut telah muncul sejak tahun lalu. Namun, kedua negara sepakat untuk mengakhirinya pada awal 2020.

Hal tersebut terefleksikan dengan ditekennya kesepakatan dagang pertama antara AS dan China pada Januari 2020.

Melalui kesepakatan tersebut, China setuju untuk meningkatkan pembelian barang dari AS, khususnya produk pertanian.

Namun, Trump memutuskan untuk tidak melanjutkan pembahasan kesepakatan dagang tahap kedua.

Trump mengaku tidak puas dengan langkah-langkah yang diambil Xi Jinping dalam menangani pandemi Covid-19.

Sebelumnya, Menteri Keuangan AS Steven Munchin mengatakan, hubungan ekonomi dapat dihentikan apabila perusahaan-perusahaan asal AS tidak diberikan kesempatan untuk bersaing secara sehat di China.

Baca juga: Aset Kripto Senilai Rp 739,2 Triliun Kabur dari China, Ada Apa?



Sumber Reuters
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X