Kompas.com - 24/08/2020, 17:00 WIB
Acara Pameran dan Konferensi Waralaba, International Franchise, License & Business Concept Expo & Conference (IFRA) Jumat, (5/7/2019) di JCC Senayan, Jakarta KOMPAS.com/DESY KRISTI YANTIAcara Pameran dan Konferensi Waralaba, International Franchise, License & Business Concept Expo & Conference (IFRA) Jumat, (5/7/2019) di JCC Senayan, Jakarta
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pameran waralaba The 18th International Franchise, License and Business Concept Expo & Conference (IFRA) 2020 menggelar konferensi daring (online conference) dengan tema “Strengthening Entrepreneurship and SME Economy Through Licensing and Franchising" pada 28–29 Agustus 2020 mendatang.

IFRA Online Conference 2020 ini merupakan rangkaian kegiatan menjelang The 19th IFRA 2021.

Mengutip dari keterangan pers yang diterima oleh Kompas.com, Senin (24/8/2020), Konferensi daring melalui aplikasi Zoom ini akan menghadirkan para pembicara dari konsultan, pengusaha, hingga pemerintahan untuk saling berbagi informasi dan pengetahuan yang berhubungan dengan industri UKM, lisensi, dan waralaba dan strategi inovasi bisnis di tengah situasi saat ini.

Konferensi ini akan menghadirkan beberapa sesi, diantaranya Regulations Session, Customer Trends Session, Business Innovation Session, License Session, Financing, Marketing Outlook & Trend Session dan Minister Forum for Indonesia Licensing.

Baca juga: Simak, Ini Cara Penukaran Uang Rupiah Rp 75.000 Secara Kolektif

Sesi-sesi tersebut akan membahas secara komprehensif berbagai bidang yang melingkupi bisnis waralaba dan lisensi serta usaha kecil dan menengah. Konferensi ini tidak hanya membahas mengenai bisnis sisi pelaku usaha tapi juga dari sisi pemerintah.

Hal ini bertujuan agar adanya sinergi dan penyelarasan kebijakan dari pemerintah dan pelaku usaha untuk pemulihan ekonomi nasional.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada acara ini, IFRA Online Conference 2020 juga turut mengundang Menteri Perdagangan Agus Suparmanto, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Wishnutam dan Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Freddy Harris.

Sejumlah pembicara yang sudah konfirmasi untuk hadir dalam acara ini antara lain adalah Direktur Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Leonard Theosabrata, CEO Asia Franchise and Business Opportunities Magazine Albert Kong, Ketua Asosiasi Franchise Indonesia (AFI) Anang Sukandar, Ketua Asosiasi Lisensi Indonesia (ASENSI) Susanty Widjaya, Musisi dan Dewan Penasihat Asosiasi Lisensi Indonesia Candra Darusman,  Ketua Wahana Musik Indonesia (WAMI) Chico Hindarto, CEO Makko Group Christopher Sebastian, Founder dan CEO Sour Sally Group Donny Pramono, CEO Baba Rafi Enterprise Hendy Setiono, dan Direktur Riset Katadata Insight Center Mulya Amri.

Acara ini terbuka untuk umum dan bagi para peserta yang tertarik ingin bergabung pada online Conference ini dapat mendaftarkan dirinya dengan melakukan registrasi di situs IFRA melalui https://www.ifra-indonesia.com/registration.

Dengan membayar biaya registrasi sebesar Rp 110.000 peserta akan mendapatkan konfirmasi melalui email yang berisikan access link atau code untuk masuk ke webinar, satu access code hanya berlaku untuk satu partisipan. Sementara untuk Jadwal lengkap konferensi dapat dilihat pada situs IFRA tersebut.

Baca juga: Simak Cara Mendapatkan Subsidi Gaji Rp 600.000 dari Pemerintah

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.