Kompas.com - 25/08/2020, 09:32 WIB
Suasana Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (1/7/2018). KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGSuasana Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (1/7/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka pada zona hijau di awal perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) Selasa (25/8/2020). Demikian juga dengan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS di pasar spot yang menguat pagi ini.

Melansir data RTI, pukul 09.08 WIB, IHSG berada pada level 5.307,53 atau naik 30,49 poin (0,58 persen) dibanding penutupan sebelumnya pada level 5.277,04.

Sebanyak 195 saham melaju di zona hijau dan 62 saham di zona merah. Sedangkan 145 saham lainnya stagnan. Adapun nilai transaksi hingga saat ini mencapai Rp 843,7 miliar dengan volume 1,42 miliar saham.

Baca juga: IHSG Diproyeksikan Menguat, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan, IHSG hari ini mendapatkan sentimen positif dari rencana pemerintah menggelontorkan stimulus untuk UMKM pekan ini, berupa bantuan modal kerja. Serta penurunan jumlah kasus Covid-19 di AS.

Market akan positif ya, stimulus UMKM bisa jadi sentimen positif di pasar. Sementara itu, pasar AS juga berkespektasi bahwa Covid-19 bisa dilawan,” kata Hans kepada Kompas.com.

Sementara bursa saham Asia pagi ini mayoritas berada di zona positif. Indeks komposit Shanghai naik 0,38 persen, indeks Nikkei Jepang menguat 1,55 persen, dan indeks Strait Times meningkat 0,94 persen. Sedangkan indeks Hang Seng Hong Kong turun 0,15 persen

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, melansir Bloomberg rupiah pagi ini menguat pada level Rp 14.618 per dollar AS atau naik 53 poin (0,36 persen) dibandingkan penutupan sebelumnya pada level Rp 14.671 per dollar AS.

Analis sekaligus Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra mengatakan, rupiah  didorong oleh penguatan indeks saham AS semalam. indeks S&P 500 mencetak rekor level tertinggi dengan kenaikan 1,01 persen bisa memberikan sentimen positif ke pasar keuangan Asia pagi ini.

“Hari ini, rupiah bisa turut menguat terhadap dollar AS dengan sentimen positif tersebut mengikuti penguatan nilai tukar emerging market lainnya,” kata Ariston.

Selain itu sentimen positif juga datang dari pengumuman penyuntikan plasma darah untuk perawatan pasien Covid-19 yang sudah disetujui oleh FDA.

Ariston memproyeksikan rupiah hari ini akan berada pada kisaran Rp 14.550 per dollar AS sampai dengan Rp 14.750 per dollar AS.

Baca juga: BI Imbau Masyarakat Tak Khawatir Kehabisan Rupiah Edisi Khusus

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.