Bisnis Asuransi Mobil Diprediksi Tumbuh pada Semester II 2020

Kompas.com - 25/08/2020, 10:40 WIB
Ilustrasi shutterstock.comIlustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Dampak pandemi virus corona (Covid-19) terhadap sektor otomotif secara perlahan berkurang.

Hal ini terlihat dari penjualan mobil mulai Juli atau awal semester II 2020 melonjak 100,3 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), peningkatan tajam itu dari 12.623 unit pada Juni, menjadi 25.283 pada Juli 2020.

Donni Gandamana, Direktur PT Asuransi Adira Dinamika Tbk atau Adira Insurance, mengatakan, berdasarkan data tersebut, pihaknya optimis bisnis asuransi mobil akan mengalami pertumbuhan di semester II 2020.

Baca juga: OJK Ingatkan Perusahaan Asuransi untuk Hati-hati Kelola Aset di Tengah Pandemi

"Tidak hanya itu, pandemi ini juga mengubah kebiasaan banyak orang. Contohnya, dengan himbauan jaga jarak fisik (physical distancing), banyak masyarakat kini memilih untuk berkendara pribadi," ujar Donni dalam keterangan tertulis, Selasa (25/8/2020).

Selain itu, imbuh dia, masyarakat juga semakin menyadari pentingnya proteksi. Sebagai contoh, menurut riset dari Universitas Temple di Amerika Serikat, sekitar 58 persen warga AS berpikir asuransi jadi penting di era pandemi.

"Hal ini membuat kami semakin optimis akan pertumbuhan bisnis asuransi mobil," tutur Donni.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adira Insurance, imbuhnya, juga berinovasi untuk memperbaiki bisnis asuransi mobil yang terimbas pandemi Covid-19. Digitalisasi adalah cara terbaik untuk tetap berkembang saat ini.

"Kami bekerja sama dengan Traveloka Protect untuk memberikan perlindungan mudah untuk mobil Anda. Tidak hanya itu, pelaporan klaim asuransi mobil pun juga bisa dilakukan dari rumah dengan aplikasi Autocillin Mobile Claim,” sebut Donni.

Baca juga: Apa Saja Perbedaan BPJS Kesehatan dan Asuransi Swasta?

Dengan produk asuransi mobil perseroan, pelanggan dapat memperoleh perlindungan berupa jaminan ganti rugi atau biaya perbaikan atas berbagai macam kerugian akibat tabrakan, benturan, terbalik, tergelincir, terperosok, perbuatan jahat, pencurian, kebakaran, atau kecelakaan lalu lintas lainnya.

"Autocillin juga menjamin ganti rugi atas tuntutan pihak ketiga dan jaminan terhadap kematian atau cedera badan yang mengkibatkan cacat tetap," ujar Donni

Biaya pengobatan terhadap pengemudi dan atau penumpang di dalam kendaraan yang dipertanggungkan apabila terjadi kecelakaan juga dapat dijamin.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.