Ini Strategi WIKA untuk Tetap Bertumbuh hingga Akhir Tahun

Kompas.com - 25/08/2020, 14:47 WIB
Ilustrasi konstruksi SHUTTERSTOCKIlustrasi konstruksi

Agung menjelaskan untuk target kontrak batu sampai dengan akhir tahun 2020 adalah Rp 21,3 triliun dimana di kuartal II sudah terealisasi sampai Rp 3,4 triliun.

Di sisi lain terkait dengn rencana IPO anak perusahaan, juga akan ditunda hingga tahun 2022 atau tahun 2023 setelah sub holding perhotelan rampung.

"Rencana IPO akan ditunda sampai subholding karena Wika Realty ditugaskan menjadi induk subholding perhotelan, jadi setelah subholding selesai, baru bisa jalan," kata Direktur Keuangan Wijaya Karya Ade Wahyu.

Sementara untuk rencana divestasi 2 unit usaha, Ade menilai sangat lambat prosesnya, namun WIKA menargetkan paling tidak ada satu unit usaha yang bisa divestasi tahun ini.

"Divestasi tetap berjalan ada dua unit usaha tetapi memang mengalami perlambatan karena Covid-19. Tapi proses tetap berlanjut, palimg tidak satu (unit usaha) bisa terjadi di akhir tahun ini," tegas dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.