Bosowa Bakal Gugat Hasil RUPSLB Bukopin, Ini Penyebabnya

Kompas.com - 25/08/2020, 18:12 WIB
Nasabah PT Bank Bukopin Tbk saat mengantre di Kantor Cabang Bank Bukopin di Jalan Jendral Sudirman, Samarinda, Kalimanta Timur, Kamis (2/7/2020). KOMPAS.com/ZAKARIAS DEMON DATONNasabah PT Bank Bukopin Tbk saat mengantre di Kantor Cabang Bank Bukopin di Jalan Jendral Sudirman, Samarinda, Kalimanta Timur, Kamis (2/7/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bosowa Corporindo memilih untuk walk out atau meninggalkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Bank Bukopin yang digelar hari ini, Selasa (25/8/2020). Langkah ini diambil usai Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencabut hak suara Bosowa.

Bosowa merupakan salah satu pemegang saham Bank Bukopin yakni sebesar 23,40 persen. Kedua terbesar setelah KB Kookmin Bank dengan kepemilikan saham 33,90 persen.

Direktur Utama Bosowa Corporindo Rudyantho mengungkapkan, pada pagi tadi OJK menerbitkan surat yang menyatakan bahwa menggugurkan hak suara Bosowa dalam RUPSLB Bank Bukopin.

Baca juga: Resesi Kian Nyata, Sri Mulyani Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III Minus 2 Persen

"Ini kasus baru lagi, pagi-pagi tiba-tiba pada saat kita laksanakan RUPSLB, kok hak suara kita dicabut," ungkapnya kepada Kompas.com, Selasa (25/8/2020).

Hilangnya kewenangan dalam RUPSLB, membuat Bosowa enggan terlibat dalam rapat itu, sekalipun sebagai salah pemilik saham. Bosowa lebih memilih keluar dari rapat tersebut.

"Kami keluar. Kami bilang bahwa kita tidak pertanggung jawab terhadap RUPSLB ini. Kami diundang, kami pemegang saham, tapi kami tidak diberi kuasa, jadi kami tidak bertanggung jawab kalau terjadi sesuatu pada RUPSLB ini. Itu di luar urusan kami," kata dia.

Baca juga: Tolak Private Placement Bukopin, Bosowa Gugat OJK ke PN Jakarta Pusat

Rudyantho mengungkapkan kekecewaannya pada OJK dengan menyebut otoritas jasa keuangan itu mempermainkan aturan. Sebab, secara tiba-tiba mencabut hak Bosowa sebagai pemegang saham.

"Kan tidak serta merta dong, hari ini mau RUPSLB tiba-tiba suaranya dicabut. Saya enggak tahu lagi lah ini, dianggap main-mainan ini aturan (oleh OJK)," tukasnya.

Merasa dicurangi, Rudyantho pun memastikan, pihaknya akan mengambil langkah ke jalur hukum untuk mengugat RUPSLB tersebut. Ini untuk menuntut keadilan Bosowa sebagai salah satu pemegang saham Bank Bukopin.

Baca juga: Resesi Jangan Cuma Dilihat dari Sisi Teknikal, tetapi....

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X