Proyek Infrastruktur Tertunda akibat Covid-19, Konsumsi Semen Nasional Turun

Kompas.com - 26/08/2020, 14:11 WIB
ilustrasi semen Thinkstock.comilustrasi semen

JAKARTA, KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 mengakibatkan berbagai program pembangunan infrastruktur pemerintah tertunda.

Hal tersebut kemudian berimbas terhadap menurunnya konsumsi semen nasional.

Direktur Marketing & Supply Chain PT Semen Indonesia Group (SIG), Adi Munandir, mengatakan, langkah pemerintah melakukan relokasi anggaran, yang difokuskan untuk penanganan pemerintah berdampak terhadap menurunnya konsumsi semen nasional hingga 7,7 persen pada semester I-2020.

Baca juga: Hadapi New Normal, Ini yang Dilakukan Semen Indonesia

“Pembangunan infrastruktur ikut terdampak dimana sebagian proyek infrastruktur mengalami perlambatan dan penundaan. Hal ini pun mempengaruhi kondisi industri semen dimana pada semester I tahun 2020, konsumsi semen nasional mengalami penurunan sebesar 7,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2019," tuturnya, dalam konferensi pers virtual, Rabu (26/8/2020).

Dengan terhambatnya proyek-proyek infrastruktur tersebut, Adi menyebutkan adanya peluang baru yang bisa dimanfaatkan oleh perseroan, yakni melalui program hilirisasi seperti pembangunan rumah.

Selain itu, SIG juga melakukan hilirasi produk dengan melakukan renovasi rumah secara ritel. Adi mengatakan, permintaan akan renovasi ritel masih bergerak secara stabil.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami melihat ini sebagai pendorong permintaan semen baru di tengah masa pandemi seperti sekarang dan harus dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin," katanya.

Baca juga: Kuartal I 2020, Semen Indonesia Bukukan Laba Bersih Rp 446 Miliar

SIG juga tidak menutupi kemungkinan untuk menjajaki pasar ekspor baru. Pasalnya, permintaan dari luar negeri masih muncul.

Sebagai informasi, total kapasitas produksi semen nasional mencapai 112 juta ton, sementara konsumsi semen nasional di tahun 2019 sebesar 69,8 juta ton terdiri dari konsumsi ritel sebesar 73 persen, dan konsumsi semen curah sebesar 27 persen.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.