Pemulihan Ekonomi, RI Dorong Penyelesaian Hambatan Perdagangan Nontarif ASEAN

Kompas.com - 26/08/2020, 17:09 WIB
Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengikuti Pertemuan Para Menteri Ekonomi ASEAN ke-52 secara virtual di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Selasa (25/8/2020). Biro Humas KemendagMenteri Perdagangan Agus Suparmanto mengikuti Pertemuan Para Menteri Ekonomi ASEAN ke-52 secara virtual di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Selasa (25/8/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia mengusulkan negara-negara ASEAN untuk fokus pada penanganan hambatan non-tarif dan fasilitasi akses perjalanan lintas negara.

Hal ini perlu dilakukan untuk mendorong pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Menteri Perdagangan Agus Suparmanto dalam pertemuan Para Menteri Ekonomi ASEAN dengan ASEAN Business Advisory Council (AEM-ABAC) secara virtual pada Senin (24/8/2020).

Baca juga: Indonesia-Inggris Sepakat Selesaikan Kajian Perdagangan Tahun Ini

Pertemuan tersebut merupakan salah satu rangkaian pertemuan ASEAN Economic Ministers Meeting (AEM) ke-52 yang diselenggarakan pada 22-29 Agustus 2020.

"Para menteri mendukung dan menyambut baik usulan Indonesia terkait upaya penanganan hambatan nontarif dan pentingnya fasilitasi akses perjalanan lintas negara di ASEAN di masa pandemi Covid-19 ini,” ujar Agus dalam keterangan resminya, Rabu (26/8/2020).

Pertemuan tingkat menteri dengan para pelaku usaha ASEAN tersebut merupakan forum yang berperan mewujudkan integrasi ekonomi di ASEAN dan membahas isu-isu terkini penanganan dampak ekonomi akibat Covid-19.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lebih lanjut, dalam pertemuan itu ABAC menyampaikan rencana pelaksanaan ASEAN Business and Investment Summit dan ASEAN Business Awards sebagai ajang apresiasi bagi para pelaku usaha, khususnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di ASEAN yang dijadwalkan pada 13 November 2020 di Hanoi, Vietnam.

Baca juga: Mendag Sebut IA-CEPA Bakal Tekan Defisit Perdagangan dengan Australia

Direktur Jenderal Perdagangan Perundingan Indonesia Iman Pambagyo menambahkan, dalam pertemuan tersebut Indonesia bersama para Menteri ASEAN pun mengapresiasi rekomendasi ABAC, terutama terkait integrasi ekonomi digital dan peningkatan konektivitas logistik ASEAN.

“Upaya-upaya peningkatan fasilitasi perdagangan penting dilakukan untuk mempertahankan kelancaran arus barang dalam rangka memulihkan ekonomi akibat dampak pandemi Covid-19,” ujar Iman.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X