Sepi Kerjaan Saat Pandemi, Penata Rias Bisa Lakukan Hal Ini

Kompas.com - 27/08/2020, 17:11 WIB
Makeup Artist Alyssa Hawadi ketika mendemonstrasikan Makeup Look Glow dalam acara peluncuran Wardah New Exclusive Series di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (13/8/2019). KOMPAS.com/Nabilla TashandraMakeup Artist Alyssa Hawadi ketika mendemonstrasikan Makeup Look Glow dalam acara peluncuran Wardah New Exclusive Series di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (13/8/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 menghantam seluruh sektor usaha, dari korporasi hingga Usaha Mikro Kecil dan Menengah.

Usaha di bidang jasa seperti fotografer, hairstylist alias penata rambut, hingga makeup artist atau penata rias tak lepas dari ancaman sepi klien.

Beberapa pelaku usaha di industri jasa ini mengaku sepi panggilan sehingga lebih banyak menghabiskan waktu di rumah.

Baca juga: Penjualan Kosmetik di China Melonjak pada Maret 2020, Covid-19 Mereda?

"Covid-19 ini adalah hal yang unexpected (tidak disangka). Jujur saja saat ini terjadi, yang biasanya merias seharian tiba-tiba enggak ada jadwal sama sekali. Saya merasa di-press, bukan stres lagi," kata penata rias Allyssa Hawadi pada acara Bincang Shopee, Kamis (27/8/2020).

Kendati demikian, Allyssa belajar banyak dari pandemi yang terjadi. Menurutnya, pandemi Covid-19 membuatnya memiliki kesempatan untuk berkomunikasi dengan para pengikutnya di media sosial.

Komunikasi yang lebih intens membuat jasanya makin dikenal, sehingga panggilan demi panggilan klien tetap ada di bulan-bulan mendatang, bahkan tahun depan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Langkah ini juga bisa jadi inspirasi para penyedia jasa lainnya.

"Itu waktu yang tepat untuk engage sosmed, banyak mulai memperkenalkan diri kita lagi, karena selama pandemi orang banyak menghabiskan waktunya untuk scroll media sosialnya. Ini justru waktu yang optimal untuk menjual diri (jasa) lagi," ucapnya.

Baca juga: 7 Pekerjaan Ini Jadi Populer Setelah Pandemi Covid-19

Seorang penata rias lainnya, Fauzia Hanum menambahkan, masa pandemi juga merupakan waktu yang tepat untuk menyusun portofolio jasa secara online (online portfolio).

Misalnya jika Anda adalah seorang penata rias, Anda bisa mengasah keahlian merias dan meng-uploadnya di media sosial. Hal ini membuat pengikut Anda di sosmed menjadi lebih mengenal hasil riasan, dan bahkan tertarik untuk menggunakan jasa.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Stafsus Erick Thohir Sindir Ahok: Komut Merasa Dirut Janganlah Itu, Harus Tahu Batasan

Stafsus Erick Thohir Sindir Ahok: Komut Merasa Dirut Janganlah Itu, Harus Tahu Batasan

Whats New
Menko Airlangga: UU Cipta Kerja Sudah Rekrut 912.402 Tenaga Kerja Baru

Menko Airlangga: UU Cipta Kerja Sudah Rekrut 912.402 Tenaga Kerja Baru

Whats New
Luhut: Selama Beberapa Dekade, Indonesia Berpuas Diri dengan SDA yang Melimpah...

Luhut: Selama Beberapa Dekade, Indonesia Berpuas Diri dengan SDA yang Melimpah...

Whats New
UU Cipta Kerja Inkonstitusional, Airlangga: Kemudahan Berusaha UMKM Tetap Berlaku

UU Cipta Kerja Inkonstitusional, Airlangga: Kemudahan Berusaha UMKM Tetap Berlaku

Whats New
Rupiah dan IHSG Kompak Menguat di Sesi I Perdagangan

Rupiah dan IHSG Kompak Menguat di Sesi I Perdagangan

Whats New
Peluang Bisnis Makanan Diprediksi Tumbuh, Bogasari Dorong Anak Muda Jadi Foodpreneur

Peluang Bisnis Makanan Diprediksi Tumbuh, Bogasari Dorong Anak Muda Jadi Foodpreneur

Whats New
Pemerintah Bangun Kawasan Budidaya Jagung Seluas 1.200 Hektar

Pemerintah Bangun Kawasan Budidaya Jagung Seluas 1.200 Hektar

Whats New
Biaya Dana BRI Sentuh 2,14 Persen, Terendah Sepanjang Sejarah

Biaya Dana BRI Sentuh 2,14 Persen, Terendah Sepanjang Sejarah

Whats New
Revisi UU Cipta Kerja, Bagaimana Dampaknya Terhadap Pasar Modal?

Revisi UU Cipta Kerja, Bagaimana Dampaknya Terhadap Pasar Modal?

Earn Smart
Cara Mengurus SLO Listrik, Daftar SLO Online di slodjk.esdm.go.id

Cara Mengurus SLO Listrik, Daftar SLO Online di slodjk.esdm.go.id

Whats New
Jangan Pinggirkan Sektor Perikanan di Danau Toba

Jangan Pinggirkan Sektor Perikanan di Danau Toba

Whats New
Mau Jadi Investor Fintech? Simak Untung Ruginya

Mau Jadi Investor Fintech? Simak Untung Ruginya

Earn Smart
SKK Migas: Transisi Energi Harus Didukung 'Roadmap' yang Jelas

SKK Migas: Transisi Energi Harus Didukung "Roadmap" yang Jelas

Whats New
Menteri ESDM: 5 Tahun Terakhir, Investasi Energi Baru Terbarukan Global Naik 8 Kali Lipat

Menteri ESDM: 5 Tahun Terakhir, Investasi Energi Baru Terbarukan Global Naik 8 Kali Lipat

Whats New
Hadapi Omicron Tak Lockdown, Luhut: Tidak Menyelesaikan Masalah

Hadapi Omicron Tak Lockdown, Luhut: Tidak Menyelesaikan Masalah

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.