RUPSLB Pupuk Kaltim Rombak Jajaran Direksi dan Komisaris

Kompas.com - 27/08/2020, 19:30 WIB
Penyaluran pupuk bersubsidi di Provinsi Gorontalo dipastikan aman oleh PT Pupuk Kaltim, sebanyak 1.309 ton pupuk urea bersubsidi disalurakn ke sejumlah kabupaten di provinsi ini. KOMPAS.COM/ROSYID A AZHARPenyaluran pupuk bersubsidi di Provinsi Gorontalo dipastikan aman oleh PT Pupuk Kaltim, sebanyak 1.309 ton pupuk urea bersubsidi disalurakn ke sejumlah kabupaten di provinsi ini.

JAKARTA, KOMPAS.com - Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa ( RUPSLB) anak usaha PT Pupuk Indonesia (Persero), PT Pupuk Kaltim menyetujui untuk merombak jajaran direksi dan komisaris.

"Terima kasih atas pengabdian dan dedikasi jajaran Direksi dan Dewan Komisaris Pupuk Kaltim periode sebelumnya dan selamat bertugas kepada jajaran Direksi serta Dewan Komisaris yang baru. Semoga Pupuk Kaltim ke depan semakin maju dan berkembang," kata Direktur Utama PT Pupuk Indonesia Bakir Pasaman, dilansir dari Antara, Kamis (27/8/2020). 

Dipaparkan, RUPSLB Pupuk Kaltim menunjuk Rahmad Pribadi sebagai Direktur Utama. Sebelumnya, Rahmad Pribadi menjabat Direktur Utama PT Petrokimia Gresik.

Baca juga: Pupuk Kaltim Jalin Kemitraan Terpadu dengan Petani

Rahmad dibantu dua direksi, yakni Direktur Operasi dan Produksi yang diamanahkan kepada Hanggara Patrianta, dan Direktur Keuangan dan Umum Qomaruzzaman. Komposisi jajaran Direksi Pupuk Kaltim mengalami perampingan dari lima menjadi tiga direksi.

Hanggara Patrianta sebelumnya menjabat sebagai Direktur Teknik dan Pengembangan PT Pupuk Kujang, sedangkan Qomaruzzaman menjabat Direktur SDM dan Umum PT Rekayasa Industri.

Dalam RUPSLB itu juga menetapkan posisi Komisaris Utama masih dijabat oleh Momon Rusmono, dibantu Musthofa, Sigit Hadiwinarto dan Gustaaf AC Patty di posisi komisaris. Dan Komisaris Independen dijabat oleh Sukardi Rinakit dan Eka Sastra.

Rahmad Pribadi meraih gelar Bachelor of Business Administration dari The University of Texas, Austin pada 1992. Gelar Master in Public Administration dari Harvard University, John F. Kennedy School of Government, Cambridge pada 2013.

Baca juga: Pupuk Kaltim Salurkan 691.657 Ton Pupuk Urea Subsidi Per 1 Agustus 2020

Rahmad mengawali karir di Chevron Indonesia pada 1993. Lalu mendirikan usaha di bidang explorasi dan produksi migas pada 2007 sekaligus menjabat sebagai Direktur Puri Petroleum Resources Limited.

Rahmad juga pernah menjabat sebagai Direktur SDM dan Umum Petrokimia Gresik pada 2016-2017, Direktur Utama Semen Baturaja pada 2017-2018 dan Direktur Utama PT Petrokimia Gresik pada Oktober 2018 hingga Agustus 2020.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X