Kompas.com - 28/08/2020, 09:16 WIB
Ilustrasi dana darurat. Dok. KredivoIlustrasi dana darurat.

JAKARTA, KOMPAS.com - Saat sudah memiliki pekerjaan dan penghasilan, penting bagi kamu untuk menabung dan berinvestasi. Namun, penting pula untuk mulai memiliki dana darurat.

Dana darurat adalah adalah dana yang digunakan untuk membantu kamu saat ada peristiwa di luar ekspektasi yang membutuhkan pengeluaran di luar pengeluaran rutin. Dana darurat juga bisa membantu mencegah kamu berutang.

Dana darurat tersebut pun harus mudah dicairkan. Para ahli menyarankan dana darurat yang dimiliki setidaknya setara pengeluaran tiga hingga enam bulan.

Baca juga: Tips agar Disiplin Menyimpan Dana Darurat

Dana darurat pun memberikan ketenangan batin apabila kamu kehilangan pekerjaan, sakit, atau misalnya harus memperbaiki rumah atau kendaraan.

Namun, ada beberapa alasan lain mengapa kamu harus memiliki dana darurat. Dikutip dari The Balance, Jumat (28/8/2020), berikut sejumlah alasan lain kamu harus mempunyai dana darurat.

1. Jika kamu ingin bebas dari utang

Dana darurat bisa membantu kamu menambah utang jika ada pengeluaran tidak terduga. Dana darurat menjadi solusi yang bisa digunakan ketika misalnya tidak ada anggaran untuk membayar tagihan rumah sakit atau perbaikan rumah maupun kendaraan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dengan dana darurat, maka Anda bisa membayar pengeluaran ini tanpa perlu utang.

Baca juga: Milenial Perlu Menabung Dana Darurat Sejak Dini, Mengapa?

2. Jika kamu hanya punya satu sumber penghasilan

Apabila kamu cuma punya satu sumber penghasilan, maka penting untuk memiliki dana darurat. Ini bisa membantumu jika misalnya kehilangan pekerjaan atau menderita penyakit yang membuat penghasilan berkurang atau hilang.

Jika kamu masih lajang atau pasanganmu tidak bekerja, maka kamu harus memiliki dana darurat setidaknya setara pengeluaran selama setahun. Kamu pun bisa memiliki dana darurat dengan besaran lebih besar jika tak punya utang.

Pun jika kamu baru menikah, maka tingkatkanlah dana darurat. Pun jika kamu masih lajang, maka segera mungkin memupuk dana darurat.

3. Jika kamu pekerja mandiri

Jika kamu pekerja mandiri, wirausaha, atau pekerja freelance di mana tidak ada tunjangan, maka penting untuk memiliki dana darurat.

Selain itu, jika kamu tahu kontrak kerjamu segera berakhir, maka kamu harus menambah besaran dana darurat. Jika kondisi bisnis sedang lesu, lakukan pula hal yang sama.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Luhut: Sabar, Kita Cari Jalan Agar Ekonomi Juga Bisa Pulih

Luhut: Sabar, Kita Cari Jalan Agar Ekonomi Juga Bisa Pulih

Whats New
Juli 2021, Cadangan Devisa RI Naik Jadi 137,3 Miliar Dollar AS

Juli 2021, Cadangan Devisa RI Naik Jadi 137,3 Miliar Dollar AS

Rilis
Paruh Pertama 2021, BRI Cetak Laba Bersih Rp 12,54 Triliun

Paruh Pertama 2021, BRI Cetak Laba Bersih Rp 12,54 Triliun

Whats New
KSSK: Stabilitas Sistem Keuangan di Kuartal II 2021 Terjaga Normal

KSSK: Stabilitas Sistem Keuangan di Kuartal II 2021 Terjaga Normal

Whats New
Eks Napi Koruptor Jadi Komisaris Anak BUMN, Apakah Melanggar Hukum?

Eks Napi Koruptor Jadi Komisaris Anak BUMN, Apakah Melanggar Hukum?

Whats New
Mau Beli Dollar AS? Cek Dulu Kurs Rupiah Hari Ini di 5 Bank

Mau Beli Dollar AS? Cek Dulu Kurs Rupiah Hari Ini di 5 Bank

Whats New
Perdana Melantai di Bursa, Saham Bukalapak Naik 24,71 Persen

Perdana Melantai di Bursa, Saham Bukalapak Naik 24,71 Persen

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Kunci dan Tantangan Menjadi Atlet Profesional

[KURASI KOMPASIANA] Kunci dan Tantangan Menjadi Atlet Profesional

Rilis
Bukalapak Toreh Sejarah Sebagai Unicorn Pertama yang IPO, 96.000 Investor Berpartisipasi

Bukalapak Toreh Sejarah Sebagai Unicorn Pertama yang IPO, 96.000 Investor Berpartisipasi

Whats New
Defisit Perdagangan RI-China Rp 45 Triliun, Mendag: Terendah dalam 10 Tahun Terakhir

Defisit Perdagangan RI-China Rp 45 Triliun, Mendag: Terendah dalam 10 Tahun Terakhir

Whats New
Turun Lagi, Simak Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Turun Lagi, Simak Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Whats New
Zipmex dan JXB Beri 3.320 Paket Makanan Untuk Petugas di 7 TPU Khusus Covid-19 di Jakarta

Zipmex dan JXB Beri 3.320 Paket Makanan Untuk Petugas di 7 TPU Khusus Covid-19 di Jakarta

Rilis
Tingkatkan Ekonomi Kuartal III, Sri Mulyani Minta Pemda Segera Belanja

Tingkatkan Ekonomi Kuartal III, Sri Mulyani Minta Pemda Segera Belanja

Whats New
Rincian Harga Emas Batangan 0,5 Gram hingga 1 Kg di Pegadaian Terbaru

Rincian Harga Emas Batangan 0,5 Gram hingga 1 Kg di Pegadaian Terbaru

Spend Smart
 95 Persen Warga Jakarta Telah Divaksinasi Tahap I, Sandiaga Uno Minta Masyarakat Jangan Lengah

95 Persen Warga Jakarta Telah Divaksinasi Tahap I, Sandiaga Uno Minta Masyarakat Jangan Lengah

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X