Kompas.com - 28/08/2020, 13:10 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koperasi dan UMKM, Teten Masduki mengatakan telah menjalin kerja sama dengan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) agar belanja BUMN menyerap produk UMKM.

Dia menuturkan, Kementerian BUMN sudah menyepakati belanja di bawah Rp 14 miliar akan dialihkan ke produk-produk UMKM.

"Walaupun saat ini baru 9 BUMN, tapi secara gradual akan ditambah sampai semua BUMN harus menyerap produk UMKM," kata Teten dalam launching Karya Kreatif Indonesia (KKI) secara virtual, Jumat (28/8/2020).

Teten menyatakan, Presiden Jokowi juga sudah memerintahkan sebesar Rp 321 triliun belanja kementerian/lembaga (K/L) diarahkan untuk produk-produk UMKM.

Baca juga: Pemerintah Berharap Banyak ke UMKM untuk Selamatkan Indonesia dari Krisis

"Untuk memudahkan pengadaan barang dan jasa di pemerintah supaya bisa menyerap produk UMKM, kami sudah kerjasama dengan LKPP untuk membuat laman khusus produk UMKM di e-katalog LKPP," papar Teten.

Adapun cara-cara ini dilakukan untuk meningkatkan permintaan (demand) terhadap produk UMKM. Sebab di tengah pandemi, UMKM terpukul dari dua sisi, yakni sisi supply dan demand.

Sementara dari sisi supply, pemerintah menggulirkan berbagai program pembiayaan yang masuk dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Program tersebut di antaranya, program restrukturisasi pinjaman, subsidi kredit, subsidi pajak, dan pinjaman baru yang lebih murah.

Untuk UMKM ultra mikro yang tidak memiliki akses ke perbankan (unbankable), pemerintah telah meluncurkan bantuan Presiden (Banpres) untuk 12 juta pelaku usaha dengan dana hibah Rp 2,4 juta/pelaku usaha.

"Program ini diharapkan selain untuk membantu usaha mikro yang modalnya tergerus, kita ingin juga ke depan semua UMKM terhubung ke lembaga pembiayaan, terintegrasi dengan keuangan inklusif," pungkas Teten.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Reli Berakhir, IHSG Ditutup di Zona Merah Hari Ini

Reli Berakhir, IHSG Ditutup di Zona Merah Hari Ini

Whats New
Bos Indofood Bantah Kabar soal Harga Mi Instan Bakal Naik 3 Kali Lipat

Bos Indofood Bantah Kabar soal Harga Mi Instan Bakal Naik 3 Kali Lipat

Whats New
OJK: Sampai Saat Ini Belum Ada Rencana untuk Normalisasi Jam Perdagangan Bursa

OJK: Sampai Saat Ini Belum Ada Rencana untuk Normalisasi Jam Perdagangan Bursa

Whats New
Mengenal Tugas CEO dan Tanggung Jawabnya dalam Perusahaan

Mengenal Tugas CEO dan Tanggung Jawabnya dalam Perusahaan

Whats New
Beda Pendapat dengan Mentan, Mendag Sebut Harga Mi Instan Tidak Akan Naik 3 Kali Lipat

Beda Pendapat dengan Mentan, Mendag Sebut Harga Mi Instan Tidak Akan Naik 3 Kali Lipat

Whats New
Inflasi Pangan Tembus 10 Persen, Gubernur BI: Harusnya Tidak Boleh Lebih dari 5-6 Persen

Inflasi Pangan Tembus 10 Persen, Gubernur BI: Harusnya Tidak Boleh Lebih dari 5-6 Persen

Whats New
Atasi Sampah Organik, Bank DBS Indonesia dan Kebun Kumara Hadirkan Layanan Kompos Kolektif

Atasi Sampah Organik, Bank DBS Indonesia dan Kebun Kumara Hadirkan Layanan Kompos Kolektif

BrandzView
Lakukan Transformasi Bisnis, Produk Bebas Asap Philip Morris Tersedia di 70 Pasar

Lakukan Transformasi Bisnis, Produk Bebas Asap Philip Morris Tersedia di 70 Pasar

Whats New
Ini Strategi Surveyor Indonesia untuk Dongkrak Pendapatan

Ini Strategi Surveyor Indonesia untuk Dongkrak Pendapatan

Rilis
Jurus Kemenaker Turunkan Jumlah Pengangguran pada Tahun Ini

Jurus Kemenaker Turunkan Jumlah Pengangguran pada Tahun Ini

Whats New
Aplikasi Investasi Ajaib Alami Gangguan, Ini Kata Manajemen

Aplikasi Investasi Ajaib Alami Gangguan, Ini Kata Manajemen

Whats New
Produsen Pelat Baja Gunawan Dianjaya Steel Lirik Potensi Pasar IKN

Produsen Pelat Baja Gunawan Dianjaya Steel Lirik Potensi Pasar IKN

Whats New
Digitalisasi UMKM dan Pemulihan Ekonomi Nasional

Digitalisasi UMKM dan Pemulihan Ekonomi Nasional

Whats New
Pendamping Sosial Dinilai Perlu Beralih Status Jadi PPPK

Pendamping Sosial Dinilai Perlu Beralih Status Jadi PPPK

Whats New
Harga Mi Instan Bakal Naik, Simak Harganya di Gerai Retail Hari Ini

Harga Mi Instan Bakal Naik, Simak Harganya di Gerai Retail Hari Ini

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.