PMN untuk 5 BUMN Diperkirakan Cair September

Kompas.com - 28/08/2020, 18:40 WIB
Ruas tol Pekanbaru-Dumai yang dikelola oleh PT Hutama Karya (Persero). Dok. PT Hutama Karya (Persero)Ruas tol Pekanbaru-Dumai yang dikelola oleh PT Hutama Karya (Persero).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Keuangan bakal mencairkan Penyertaan Modal Negara ( PMN) untuk lima BUMN sebagai bagian dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Direktur Kekayaan Negara Dipisahkan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kemenkeu Meirijal Nur mengatakan, pencairan PMN bakal dilakukan mulai September mendatang.

Menurutnya, proses pencairan bantuan pemerintah kepada BUMN yang terdampak pandemi tersebut membutuhkan waktu dan saat ini dalam proses finalisasi.

"Perarturan Pemerintah sedang proses. Mungkin September bisa kita cairkan ke BUMN penerima PMN," jelas Meirijal dalam bincang diskusi virtual, Jumat (28/8/2020).

Baca juga: PMN Diklaim Jadi Kunci Penyelesaian Kasus Jiwasraya

Untuk diketahui, dalam PEN pemerintah mengalokasikan anggaran untuk pembiayaan korporasi Rp 53,57 triliun.

Rinciannya, Rp 20,5 triliun untuk PMN kepada BUMN. Sementara sisanya sebesar Rp 29,65 triliun untuk talangan modal kerja, dan Rp 3,42 triliun untu penempatan dana padat karya.

Terdapat lima BUMN yang mendapat PEM dalam rangka PEN. Di antaranya yakni PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) sebesar Rp 5 triliun, PT Hutama Karya sebesar Rp 7,5 triliun, PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI) sebesar Rp 6 triliun.

Adapula PMN kepada PT Permodalan Nasional Mandani (PNM) sebesar Rp 1,5 triliun, dan PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (ITDC) sebesar Rp 500 miliar.

Meirijal menjelaskan, untuk mencairkan PMN tersebut, dibutuhkan Peraturan Pemerintah (PP) sebagai basis hukum mengingat ini merupakan proses alokasi investasi dari pemerintah.

Artinya, ada pergeseran antara pembiayaan above the line ke below the line atau ke investasi yang dipisahkan.

Baca juga: Daftar 7 BUMN yang Tetap Rugi Meski Sudah Disuntik PMN

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X