Likuiditas Longgar, BNI Tak Berencana Terbitkan Obligasi Tahun Ini

Kompas.com - 29/08/2020, 08:03 WIB
Logo BNI. Shutterstock/RafapressLogo BNI.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk menyatakan tak berencana menerbitkan saham ataupun obligasi tahun ini.

VP Investor Relation BNI, Roekma hariadji mengatakan, perseroan masih optimistis punya likuiditas hingga akhir tahun 2020. Penerbitan saham maupun obligasi biasanya dilakukan saat membutuhkan penguatan modal.

"Jika diproyeksi sampai dengan akhir tahun, kami rasanya punya keyakinan bahwa likuiditas kita masih bagus, hal ini tercermin dari rasio likuiditas yang kami miliki, semua masih dalam kondisi sangat sehat," kata Roekma dalam Public Expose Bursa Efek Indonesia secara virtual, Jumat (28/8/2020).

Baca juga: BNI Proyeksi Rasio Kredit Macet Naik Jadi 4,5 Persen

Roekma menuturkan, penerbitan saham maupun obligasi diperlukan saat perseroan membutuhkan dana bersifat non-konvensional. Adapun saat ini, perseroan tengah fokus memupuk pendanaan konvensional dari sisi Dana Pihak Ketiga (DPK).

"Manajemen kami masih fokus menumbuhkan yang sifatnya konvensional, yakni dari DPK, yang kami fokuskan adalah CASA (current account, saving account/deposito dan tabungan). Ini merupakan strategi yang akan jadi fokus utama kami," pungkasnya.

Informasi saja, perolehan DPK bank bersandi saham BBNI ini mencapai Rp 662,38 triliun pada semester I 2020. DPK tumbuh 11,3 persen secara tahunan (year on year/yoy) dari Rp 595,07 triliun pada semester I 2019.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pertumbuhan DPK juga lebih baik dibandingkan dengan pertumbuhan DPK di industri per Juni 2020, yang tumbuh 7,95 persen (yoy). Hal ini menunjukkan BNI masih memiliki kelonggaran likuiditas, dengan rasio LDR di level 87,8 persen.

Demikian pula dengan rasio LCR sebesar 189 persen, yang membaik dari posisi akhir 2019 sebesar 182 persen. Limpahan likuiditas memungkinkan BNI untuk terus melakukan ekspansi kredit.



25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Luhut: Sabar, Kita Cari Jalan Agar Ekonomi Juga Bisa Pulih

Luhut: Sabar, Kita Cari Jalan Agar Ekonomi Juga Bisa Pulih

Whats New
Juli 2021, Cadangan Devisa RI Naik Jadi 137,3 Miliar Dollar AS

Juli 2021, Cadangan Devisa RI Naik Jadi 137,3 Miliar Dollar AS

Rilis
Paruh Pertama 2021, BRI Cetak Laba Bersih Rp 12,54 Triliun

Paruh Pertama 2021, BRI Cetak Laba Bersih Rp 12,54 Triliun

Whats New
KSSK: Stabilitas Sistem Keuangan di Kuartal II 2021 Terjaga Normal

KSSK: Stabilitas Sistem Keuangan di Kuartal II 2021 Terjaga Normal

Whats New
Eks Napi Koruptor Jadi Komisaris Anak BUMN, Apakah Melanggar Hukum?

Eks Napi Koruptor Jadi Komisaris Anak BUMN, Apakah Melanggar Hukum?

Whats New
Mau Beli Dollar AS? Cek Dulu Kurs Rupiah Hari Ini di 5 Bank

Mau Beli Dollar AS? Cek Dulu Kurs Rupiah Hari Ini di 5 Bank

Whats New
Perdana Melantai di Bursa, Saham Bukalapak Naik 24,71 Persen

Perdana Melantai di Bursa, Saham Bukalapak Naik 24,71 Persen

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Kunci dan Tantangan Menjadi Atlet Profesional

[KURASI KOMPASIANA] Kunci dan Tantangan Menjadi Atlet Profesional

Rilis
Bukalapak Toreh Sejarah Sebagai Unicorn Pertama yang IPO, 96.000 Investor Berpartisipasi

Bukalapak Toreh Sejarah Sebagai Unicorn Pertama yang IPO, 96.000 Investor Berpartisipasi

Whats New
Defisit Perdagangan RI-China Rp 45 Triliun, Mendag: Terendah dalam 10 Tahun Terakhir

Defisit Perdagangan RI-China Rp 45 Triliun, Mendag: Terendah dalam 10 Tahun Terakhir

Whats New
Turun Lagi, Simak Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Turun Lagi, Simak Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Whats New
Zipmex dan JXB Beri 3.320 Paket Makanan Untuk Petugas di 7 TPU Khusus Covid-19 di Jakarta

Zipmex dan JXB Beri 3.320 Paket Makanan Untuk Petugas di 7 TPU Khusus Covid-19 di Jakarta

Rilis
Tingkatkan Ekonomi Kuartal III, Sri Mulyani Minta Pemda Segera Belanja

Tingkatkan Ekonomi Kuartal III, Sri Mulyani Minta Pemda Segera Belanja

Whats New
Rincian Harga Emas Batangan 0,5 Gram hingga 1 Kg di Pegadaian Terbaru

Rincian Harga Emas Batangan 0,5 Gram hingga 1 Kg di Pegadaian Terbaru

Spend Smart
 95 Persen Warga Jakarta Telah Divaksinasi Tahap I, Sandiaga Uno Minta Masyarakat Jangan Lengah

95 Persen Warga Jakarta Telah Divaksinasi Tahap I, Sandiaga Uno Minta Masyarakat Jangan Lengah

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X