Ancaman Resesi, Luhut: Jangan Terus Ditakut-takuti...

Kompas.com - 30/08/2020, 17:10 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan membuka program Packaging Recovery Organization (PRO) secara fisik, di Jakarta, Selasa (25/8/2020). Dokumentasi Humas Kemenko Kemaritiman dan InvestasiMenteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan membuka program Packaging Recovery Organization (PRO) secara fisik, di Jakarta, Selasa (25/8/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengaku optimistis dengan kinerja perekonomian Indonesia pada kuartal III ini.

Dia pun menilai, tidak seharusnya masyarakat terus ditakut-takuti dengan berbagai proyeksi perekonomian yang menyatakan kuartal III kali ini bakal resesi. Menurut dia, bila memang akhirnya RI harus mengalami resesi pada kuartal III tahun ini, hal itu bukan akhir dari segalanya.

Luhut mengatakan, pemerintah bersama dengan masyarakat akan bekerja sekuat tenaga agar kinerja perekonomian tidak terperosok terlampau dalam di kuartal ini.

Baca juga: Resesi Kian Nyata, Sri Mulyani Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III Minus 2 Persen

"Kita juga jangan terus ditakut-takuti. Kalaupun sampai negatif di kuartal III ini, kita berjuang sekuatnya sehingga nanti kuartal III bisa mendekati 0 atau minus nol koma sekian persen," ujar Luhut ketika meluncurkan program Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia, Minggu (30/8/2020).

"Kalaupun terjadi (resesi), itu bukan akhir dari segala-galanya," tambah dia.

Menurut Luhut, kunci untuk bisa menjaga kinerja pemulihan ekonomi di kuartal III ini adalah baik pemerintah dan masyarakat serta pelaku usaha kompak bekerja sama, serta melakukan inovasi dan menjaga optimisme.

Dia mentatakan, serapan anggaran pemulihan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang mencapai 25 persen dari keseluruhan anggaran Rp 695,2 triliun akan terus didorong lebih cepat.

"Sebagaimana langkah strategis sudah dilakukan percepatan APBN dan PEN. Komite Penanganan Covid-19 dan PEN telah membuahkan banyak hal positif dengan inovasi macam-macam tidak hanya bekerja dengan apa yang ada tapi melihat peluang dalam berbagai kendala," ujar Luhut.

Baca juga: Resesi Jangan Cuma Dilihat dari Sisi Teknikal, tetapi....

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X