Luhut: UMKM Jangan Cuma Makanan Atau Fesyen Saja...

Kompas.com - 30/08/2020, 18:24 WIB
Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan saat melakukan video conferrence di ruang kerjanya, Jakarta, Jumat (14/8/2020). Dokumentasi Humas Kemenko Kemaritiman dan InvestasiMenko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan saat melakukan video conferrence di ruang kerjanya, Jakarta, Jumat (14/8/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menilai pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia harus mulai melakukan transformasi dan menyesuaikan pasar teknologi tinggi atau hi-tech.

Luhut menilai, jika UMKM dalam negeri tidak segera melakukan transformasi maka akan segera tertinggal dengan UMKM Taiwan, Jerman, atau Korea Selatan. Pasalnya, UMKM di ketiga negara tersebut sudah mampu memenuhi kebutuhan dari industri berteknologi tinggi.

"Bila tidak transformasi Indonesia akan tertinggal dari Taiwan, Jerman, atau Korea Selatan yang UMKMnya sudah suplai industri hi-tech," ujar Luhut ketika meluncurkan program Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia, Minggu (30/8/2020).

Baca juga: Sudah Masuk Tahap ke-3, Sampai Kapan Bantuan BLT UMKM Disalurkan?

"UMKM sekarang jangan cuma makanan atau fesyen saja, UMKM juga harus mulai melaukan transformasi ke hi-tech," ujar Luhut.

Dia mengatakan, UMKM yang bisa masuk ke pasar teknologi tinggi bakal memiliki peluang lebih besar di pasar internasional.

Di sisi lain, saat ini dunia tengah di hadapkan pada pandemi yang mengharuskan pelaku usaha untuk berpikir secara out of the box.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kita harus berpikir out of the box, tidak boleh business as usual di tengah pandemi, harus putar otak kita," ujar dia.

Luhut juga mengatakan, pemerintah telah menggelontorkan anggaran untuk UMKM sebesar Rp 123,46 triliun. Angka tersebut merupakan yang terbesar kedua setelah anggaran bantuan sosial dalam program Penanganan Ekonomi Nasional yang mencapai Rp 203,9 triliun.

"Berbagai paket stimulus sudah digelontorkan, untuk UMKM besarannya terbesar kedua setelah perlindungan sosial, ini bentuk keberpihakan pemerintah," ujar Luhut.

"Karena UMKM adalah backbone ekonomi yang yang paling kuat, sehingga harus dipupuk semangat inovasi agar tumbuh gagasan untuk mendorong konsumsi domestik," jelas dia.

Baca juga: Menkop Teten: BLT UMKM Rp 2,4 Juta Sudah 50 Persen Tersalurkan



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

OJK Minta Kominfo Blokir Aplikasi Penagih Utang

OJK Minta Kominfo Blokir Aplikasi Penagih Utang

Whats New
Kemenhub Tetapkan Konsorsium Pengelola Pelabuhan Anggrek Gorontalo

Kemenhub Tetapkan Konsorsium Pengelola Pelabuhan Anggrek Gorontalo

Whats New
Bantu Masyarakat Terdampak Pandemi, Tanoto Foundation Donasikan 300 Ton Beras Premium

Bantu Masyarakat Terdampak Pandemi, Tanoto Foundation Donasikan 300 Ton Beras Premium

Rilis
Menhub: Pembangunan Pelabuhan Anggrek Gorontalo Dibiayai Swasta

Menhub: Pembangunan Pelabuhan Anggrek Gorontalo Dibiayai Swasta

Whats New
WFH Dirasa Penuh Tantangan oleh Sejumlah Karyawan, Ini Tanggapan Psikolog

WFH Dirasa Penuh Tantangan oleh Sejumlah Karyawan, Ini Tanggapan Psikolog

Rilis
Bantu Pasien Covid-19, Sinar Mas Salurkan 1.200 Ton Oksigen Cair di Sumsel dan Jabar

Bantu Pasien Covid-19, Sinar Mas Salurkan 1.200 Ton Oksigen Cair di Sumsel dan Jabar

Rilis
Bank DKI Bukukan Laba Bersih Rp 394 Miliar pada Semester I-2021

Bank DKI Bukukan Laba Bersih Rp 394 Miliar pada Semester I-2021

Whats New
Pemerintah Diminta Evaluasi Harga Eceran Tertinggi Obat Terapi COVID-19

Pemerintah Diminta Evaluasi Harga Eceran Tertinggi Obat Terapi COVID-19

Whats New
PPKM Level 4, Anak Berusia 12 Tahun ke Bawah Dilarang Naik KA Jarak Jauh

PPKM Level 4, Anak Berusia 12 Tahun ke Bawah Dilarang Naik KA Jarak Jauh

Whats New
Penjelasan Kemendikbud soal Harga Laptop Pelajar Rp 10 Juta Per Unit

Penjelasan Kemendikbud soal Harga Laptop Pelajar Rp 10 Juta Per Unit

Whats New
Mafia Pangan Masih Bermunculan, Kok Bisa?

Mafia Pangan Masih Bermunculan, Kok Bisa?

Whats New
Tak Lolos Seleksi Administrasi Pelamar CASN Diberikan Kesempatan Sanggah, Ini Caranya

Tak Lolos Seleksi Administrasi Pelamar CASN Diberikan Kesempatan Sanggah, Ini Caranya

Whats New
Triwulan II 2021, Bank Mega Milik Chairul Tanjung Raup Laba Bersih Rp 1,56 Triliun

Triwulan II 2021, Bank Mega Milik Chairul Tanjung Raup Laba Bersih Rp 1,56 Triliun

Whats New
Akhir Pekan, IHSG Ditutup di Teritori Negatif

Akhir Pekan, IHSG Ditutup di Teritori Negatif

Whats New
Dari Rugi 40 Juta Dollar AS, Chandra Asri Raup Laba Bersih Rp 2,39 Triliun pada Semester I 2021

Dari Rugi 40 Juta Dollar AS, Chandra Asri Raup Laba Bersih Rp 2,39 Triliun pada Semester I 2021

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X