Semester I 2020, Waskita Karya Raih Pendapatan Usaha Rp 8,04 Triliun

Kompas.com - 31/08/2020, 16:57 WIB
Kondisi di Gerbang Tol Brebes Timur, Jawa Tengah, Sabtu (2/6/2018). Ruas Tol Pejagan-Pemalang ini dimiliki oleh Waskita Karya. MAULANA MAHARDHIKAKondisi di Gerbang Tol Brebes Timur, Jawa Tengah, Sabtu (2/6/2018). Ruas Tol Pejagan-Pemalang ini dimiliki oleh Waskita Karya.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) membukukan pendapatan usaha konsolidasian sebesar Rp 8,04 triliun di semester I 2020.

Segmen jasa konstruksi masih menjadi penopang capaian tersebut dengan total pendapatan mencapai Rp 7,36 triliun. Adapun sisanya disumbang segmen properti dan hotel, beton pracetak, jalan tol, serta infrastruktur lainnya.

Direktur Keuangan Waskita Karya Taufik Hendra Kusuma mengatakan, sektor konstuksi secara umum menghadapi tantangan yang cukup berat pada tahun 2020 akibat pandemi Covid-19.

Baca juga: Anak Usaha Waskita Karya Dapat Tiga Sertifikat ISO

 

Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) menyebabkan sejumlah proyek konstruksi terhenti progresnya untuk sementara. 

“Memasuki masa PSBB transisi, speed project sudah hampir kembali ke level 100 persen, jauh lebih baik dibandingkan bulan Maret hingga Juni,” kata Taufik dalam keterangan tertulis, Senin (31/8/2020). 

WSKT juga membukukan arus kas bersih dari aktivitas operasi sebesar Rp 1,7 triliun. 

Ini didukung penerimaan kas dari pembayaran termin proyek yang dikerjakan dengan skema turnkey (contractor pre financing) maupun progres pembayaran dengan total mencapai Rp 12 triliun. 

"Target kami hingga akhir tahun penerimaan termin proyek bisa mencapai Rp 31 triliun-Rp 33 triliun," ujar Taufik. 

Baca juga: Pefindo Beri Peringkat BBB+ untuk Obligasi Waskita Karya

Ia menyebut, perseroan juga sedang mengupayakan agar beberapa proyek yang semula menggunakan skema turnkey dapat diubah skema pembayarannya menjadi progress payment.

“Saat ini likuiditas menjadi salah satu prioritas utama kami. Semua potensi kas masuk sudah kami petakan dan akan dikawal agar sesuai dengan timeline yang dibuat. Kami percaya semua kewajiban kepada kreditur di kuartal III dan IV dapat terselesaikan secara tepat waktu," ungkap Taufik.

 

Sebagai langkah efisiensi, WSKT juga melakukan optimalisasi belanja modal sekitar 45 persen dari target awal tahun 2020 sebesar Rp 19 triliun. 

Fokus belanja modal tahun ini akan digunakan untuk menyelesaikan sisa ruas tol yang dimiliki oleh perseroan.

Taufik pun menyebut, penyelesaian ruas jalan tol investasi menjadi fokus perseroan. Melalui anak usahanya yaitu PT Waskita Toll Road, WSKT memiliki investasi pada 16 ruas jalan tol, di mana 10 ruas telah beroperasi secara penuh maupun parsial, sementara 5 ruas dalam proses pembangunan. 

Perseroan juga tengah melaksanakan proses pelepasan 5 hingga 7 ruas jalan tol. 

Baca juga: Waskita Karya Dapat Penghargaan K3 Tingkat Dunia

Ruas tol yang akan dilepas antara lain adalah ruas Bekasi-Cawang-Kampung Melayu dan ruas Cibitung-Cilincing. WSKT akan mengundang mitra strategis maupun melepas ruas tol melalui penerbitan instrumen ekuitas. 

Manajemen memperkirakan akan dapat mengurangi utang berbunga hingga Rp 20 triliun. 

“5 hingga 7 ruas itu sudah punya calon investor, saat ini mereka sedang melakukan proses due diligence. Kami harap seluruh prosesnya bisa selesai di semester II," imbuh Taufik. 

Per 30 Juni 2020, WSKT masih memiliki total kontrak dikelola sekitar Rp 46 triliun yang dapat diproduksi menjadi pendapatan. Ini terdiri dari sisa nilai kontrak sebesar Rp 38 triliun dan nilai kontrak baru sebesar Rp 8,13 triliun. 

Selama semester I 2020, WSKT telah menandatangani kontrak baru untuk pembangunan proyek infrastruktur seperti Jalan Tol Pasuruan-Probolinggo seksi 4, Tol Ciawi-Sukabumi seksi 3 dan 4, Jaringan irigasi Rentang, Pembangunan perkuatan pantai DKI Jakarta, dan pembangunan beberapa fasilitas kesehatan penanggulangan Covid-19. 

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X