Dikeluhkan Tak Patuh Protokol Kesehatan, Menhub Bakal Tegur Batik Air

Kompas.com - 31/08/2020, 20:06 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berbicara dalam Webinar Nasional Transportasi Merajut Keberagaman Episode.5 SDM Transportasi, Kamis (27/8/2020) di Jakarta. Dok Humas KemenhubMenteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berbicara dalam Webinar Nasional Transportasi Merajut Keberagaman Episode.5 SDM Transportasi, Kamis (27/8/2020) di Jakarta.

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memastikan, bakal memberikan teguran kepada Batik Air, terkait minimnya penerapan protokol kesehatan di maskapai penerbangan tersebut.

Ini menindaklanjuti keluhan yang disampaikan oleh Komisi V DPR RI.

“Batik nanti akan kita tegur, karena memang ini kadang-kadang kalau Covid-19 ini orang suka khilaf, khilafnya terus-terusan lagi, jadi ini akan kita tegur," ungkapnya dalam rapat kerja dengan Komisi V DPR RI, Senin (31/8/2020).

Baca juga: Ini Alasan Kemenhub Jatuhkan Sanksi Kepada Batik Air dan AP II

Sebelumnya, Komisi V DPR RI memang sangat menyoroti penerapan protokol kesehatan yang belum maksimal di maskapai penerbangan. Salah satunya yang disampaikankan oleh Anggota Komisi V Athari Gauthi Ardi di dalam rapat kerja.

Ia mengungkapkan, panduan protokol kesehatan yang disiapkan pemerintah sudah tepat dan baik, namun pelaksanaannya harus diperhatikan. Lantaran, maskapai seringkali abai terhadap panduan tersebut.

Athari mengungkapkan, pengalamannya dan beberapa anggota DPR lain saat naik pesawat Batik Air, di mana tak ada protokol kesehatan yang diterapkan seperti menjaga jarak (physical distancing).

Apalagi kapasitas jumlah penumpang yang dalam ketentuan seharusnya 70 persen, namun oleh maskapai penerbangan dibawah naungan Lion Air Group tersebut, diterapkan mencapai 100 persen.

Baca juga: Terbukti Melanggar, Kemenhub Bekukan Izin Terbang Beberapa Rute Batik Air

"Anggota kami naik pesawat Batik Air dari Jakarta ke Makassar. Yang harusnya kapasitasnya 70 persen tapi ini kapasitasnya 100 persen. Enggak ada diterapkan physical distancing sama sekali," ungkapnya dalam rapat kerja.

Ia mengakui, bahwa pemerintah memang tengah berupaya untuk memulihkan kembali perekonomian nasional yang terpukul akibat pandemi, namun pengawasan yang ketat dalam penerapan protokol kesehatan tetap sangat diperlukan.

"Kami tahu pemulihan ekonomi memang penting, tapi jangan sampai rakyat jadi korbannya (tertular Covid-19)," katanya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemerintah Ajak ITMG Bangun Persemaian Mentawir untuk IKN

Pemerintah Ajak ITMG Bangun Persemaian Mentawir untuk IKN

Whats New
Update Syarat Naik Kereta Api 2022 untuk Orang Dewasa dan Anak-anak

Update Syarat Naik Kereta Api 2022 untuk Orang Dewasa dan Anak-anak

Whats New
OSS Belum Sempurna, Bahlil Akui Ada 2 Masalah Besar

OSS Belum Sempurna, Bahlil Akui Ada 2 Masalah Besar

Whats New
Kinerja Emiten GGRM dan HMSP Merosot Konsultan Khawatir Rokok Murah Bakal Merajalela

Kinerja Emiten GGRM dan HMSP Merosot Konsultan Khawatir Rokok Murah Bakal Merajalela

Whats New
Rekam Jejak Lin Che Wei, Bongkar Skandal Bank Lippo hingga Bantu Rumuskan Ragam Kebijakan Pemerintah

Rekam Jejak Lin Che Wei, Bongkar Skandal Bank Lippo hingga Bantu Rumuskan Ragam Kebijakan Pemerintah

Whats New
Multi Bintang Indonesia Targetkan 100 Persen Energi Terbarukan di Tahun 2025

Multi Bintang Indonesia Targetkan 100 Persen Energi Terbarukan di Tahun 2025

Whats New
Mentan SYL Optimistis PMK Dapat Segera Diatasi

Mentan SYL Optimistis PMK Dapat Segera Diatasi

Whats New
Meraih Peluang 'Value Chain' Baterai Mobil Listrik

Meraih Peluang "Value Chain" Baterai Mobil Listrik

Whats New
Mengenal MLFF, Sistem Pembayaran Tol Tanpa Sentuh yang Bakal Gantikan E-Toll

Mengenal MLFF, Sistem Pembayaran Tol Tanpa Sentuh yang Bakal Gantikan E-Toll

Whats New
Ini Cara Daftar m-Banking BPD DIY di ATM dan HP Tanpa ke Bank

Ini Cara Daftar m-Banking BPD DIY di ATM dan HP Tanpa ke Bank

Spend Smart
Hadir di Makassar, Kampus UMKM Shopee Ke-9 Siap Bantu Pelaku UMKM Sulsel Naik Kelas

Hadir di Makassar, Kampus UMKM Shopee Ke-9 Siap Bantu Pelaku UMKM Sulsel Naik Kelas

Whats New
Cerita Menteri Bahlil Saat Larangan Ekspor Nikel Diberlakukan: Pak Erick Rugi, Saya Rugi...

Cerita Menteri Bahlil Saat Larangan Ekspor Nikel Diberlakukan: Pak Erick Rugi, Saya Rugi...

Whats New
Lanjutkan Kenaikan, IHSG Ditutup Melonjak 2,24 Persen

Lanjutkan Kenaikan, IHSG Ditutup Melonjak 2,24 Persen

Whats New
Alkindo Naratama Luncurkan Hexcel Wrap, Plastik Ramah Lingkungan Pengganti Bubble Wrap

Alkindo Naratama Luncurkan Hexcel Wrap, Plastik Ramah Lingkungan Pengganti Bubble Wrap

Whats New
Mulai Hari Ini Penumpang Pesawat Tak Perlu Tes Covid-19 jika Sudah Vaksin Dosis 2 dan Booster

Mulai Hari Ini Penumpang Pesawat Tak Perlu Tes Covid-19 jika Sudah Vaksin Dosis 2 dan Booster

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.