Sudah Ada 648 Km Jalan Tol yang Beroperasi di Pulau Sumatera

Kompas.com - 31/08/2020, 22:18 WIB
Proyek Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera Ruas Pekanbaru ? Dumai Seksi 5. Dok. PT Hutama Karya (Persero).Proyek Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera Ruas Pekanbaru ? Dumai Seksi 5.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( PUPR) terus melanjutkan pembangunan jalan tol di Pulau Sumatera dari Provinsi Lampung hingga Aceh sepanjang 2.987 Km.

Dikutip dari keterangan resmi Kementerian PUPR, Senin (31/8/2020), Tol Trans Sumatera terdiri dari koridor utama (back bone) sepanjang 2.069 km dan koridor pendukung (sirip) 919 km dengan progres hingga akhir Agustus 2020 yang sudah beroperasi sepanjang 648 km sebanyak 9 ruas.

Sembilan ruas yang sudah operasional tersebut yakni Bakauheni-Terbanggi Besar 140 km, Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung sepanjang 189 Km, Kayu Agung-Jakabaring 33 km.

Berikutnya Palembang-Indralaya 22 km, Medan – Binjai 13 km, Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi 62 km, Belawan-Medan-Tanjung Morawa 43 km, Seksi IV Aceh-Sigli 14 km yang baru diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) beberapa waktu lalu.

Baca juga: Hutama Karya Butuh Rp 51 Triliun untuk Bangun 771 Km Tol Trans-Sumatera

Kemudian satu ruas lagi Pekanbaru-Dumai 131 km yang sudah selesai dan menunggu waktu peresmian oleh Presiden Jokowi.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan kehadiran jalan tol yang terhubung dengan kawasan-kawasan produktif akan dapat mengurangi biaya logistik dan meningkatkan daya saing produk dalam negeri sehingga akan memacu pertumbuhan ekonomi kawasan dan menciptakan pusat-pusat ekonomi baru di Sumatera.

Berdasarkan data Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR, setelah seksi IV Jalan Tol Banda Aceh-Sigli, ruas tol Trans Sumatera yang selanjutnya akan beroperasi pada November 2020 adalah Jalan Tol Kayu Agung-Palembang-Betung segmen Jakabaring-Kramasan sepanjang 9 km.

Progres ruas jalan tol tersebut kini sudah mencapai 98 persen. Segmen tersebut merupakan bagian dari Seksi I Kayu Agung-Palembang (Jakabaring) sepanjang 34 km yang sudah beroperasi tanpa tarif sejak April 2020. Di mana Kramasan merupakan exit ke Jalan Lintas Timur (Jalintim) Sumatera.

Baca juga: Hutama Karya Berlakukan WFH, Proyek Tol Trans Sumatera Jalan Terus

Selanjutnya untuk Seksi II Palembang-Betung telah dimulai pada Juli 2020 dan ditargetkan pembangunan Tol Kayu Agung-Palembang-Betung selesai secara keseluruhan pada Januari 2022.

Kehadiran Tol Kayu Agung-Palembang sudah lama dinantikan warga Sumatera Selatan (Sumsel) guna mendukung kelancaran pergerakan orang dan barang (logistik).

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X