Harga-harga Komoditas Ini Turun, Agustus Alami Deflasi 0,05 Persen

Kompas.com - 01/09/2020, 11:46 WIB
Pasar Manggis Setiabudi Jakarta, Kamis (27/12/2018) KOMPAS.com/Ambaranie Pasar Manggis Setiabudi Jakarta, Kamis (27/12/2018)

"Meski ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga sehingga menyumbang inflasi. Komoditasnya adalah minyak goreng dan rokok kretek filter dengan andil masing-masing 0,01 persen," papar Kecuk.

Kemudian, kelompok lain yang menyumbang deflasi adalah kelompok transportasi dengan deflasi sebesar 0,14 persen. Kelompok ini memberikan andil terhadap deflasi sebesar 0,02 persen.

"Komoditas dominan adalah penurunan tarif angkutan udara, dengan andil 0,02 persen. Terjadi di 25 kota IHK, di mana penurunan terbesar di Ternate sebesar 20 persen, dan Sintang turun 17 persen," tutur Kecuk.

Sedangkan kelompok yang menyumbang inflasi adalah kelompok pengeluaran pendidikan sebesar 0,57 persen, karena adanya kenaikan uang sekolah SD, SMA, dan uang kuliah.

Baca juga: Ekonomi Mulai Pulih, Inflasi China Naik Didongkrak Daging Babi

Kelompok pengeluaran perawatan pribadi menjadi penyumbang inflasi paling tinggi sebesar 2,02 persen dan memberikan andil 0,13 persen. Komoditas dominannya adalah kenaikan harga emas perhiasan yang memberi andil 0,12 persen.

Kenaikan harga emas perhiasan terjadi di 90 kota IHK, dengan kenaikan terbesar terjadi di Pangkal Pinang 31 persen dan Palangkaraya 22 persen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Jadi, dari sisi kelompok pengeluaran, deflasi Agustus disebabkan oleh turunnya harga daging atam ras, bawang merah, tomat, dan tarif angkutan udara. Yang jadi penghambat deflasi adalah emas perhiasan," pungkasnya.

Baca juga: Terjadi Deflasi 0,10 Persen pada Juli 2020, Ini Penyebabnya

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Puncak BBI Berjalan Lancar, Telkom Hadirkan Beragam Dukungan Ekosistem Digital di Flobamora

Puncak BBI Berjalan Lancar, Telkom Hadirkan Beragam Dukungan Ekosistem Digital di Flobamora

Rilis
Riset NielsenIQ: Tingkat Konsumsi Naik, Tren Pemulihan di Tengah Pembatasan Sosial

Riset NielsenIQ: Tingkat Konsumsi Naik, Tren Pemulihan di Tengah Pembatasan Sosial

Whats New
Bank Dunia Rekomendasikan Indonesia Naikkan Tarif Cukai Rokok Untuk Dongkrak Pendapatan Negara

Bank Dunia Rekomendasikan Indonesia Naikkan Tarif Cukai Rokok Untuk Dongkrak Pendapatan Negara

Whats New
Ini Strategi Indonesia Hadapi Isu Transisi Dunia Pendidikan ke Dunia Kerja

Ini Strategi Indonesia Hadapi Isu Transisi Dunia Pendidikan ke Dunia Kerja

Rilis
Program Padat Karya Bidang Jalan dan Jembatan Serap 273.603 Tenaga Kerja

Program Padat Karya Bidang Jalan dan Jembatan Serap 273.603 Tenaga Kerja

Rilis
Tips Berbisnis Bagi Pemula Ala Bos Grab Indonesia

Tips Berbisnis Bagi Pemula Ala Bos Grab Indonesia

Whats New
Prudential Kukuhkan 40 Calon Pengusaha yang Ikut Program Kewirausahaan

Prudential Kukuhkan 40 Calon Pengusaha yang Ikut Program Kewirausahaan

Rilis
 Mata Uang Kripto adalah Uang Digital, Begini Cara Kerjanya

Mata Uang Kripto adalah Uang Digital, Begini Cara Kerjanya

Whats New
Hati-hati, Ini Konflik Pembagian Harta Warisan yang Rawan Terjadi

Hati-hati, Ini Konflik Pembagian Harta Warisan yang Rawan Terjadi

Whats New
Indonesia Jadi Anggota Dewan FAO, Guru Besar IPB: Bisa Bantu Perbaikan Data Pertanian

Indonesia Jadi Anggota Dewan FAO, Guru Besar IPB: Bisa Bantu Perbaikan Data Pertanian

Rilis
Demi Mobil Listrik, Luhut Resmikan Smelter Nikel Senilai Rp 14 Triliun di Pulau Obi

Demi Mobil Listrik, Luhut Resmikan Smelter Nikel Senilai Rp 14 Triliun di Pulau Obi

Whats New
Kasus Covid Melonjak, Konvensi Luar Biasa Kadin Tak Mendapat Izin

Kasus Covid Melonjak, Konvensi Luar Biasa Kadin Tak Mendapat Izin

Whats New
Usia Perusahaan Masih Muda, DANA Belum Mau IPO

Usia Perusahaan Masih Muda, DANA Belum Mau IPO

Whats New
Lima Upaya Kemenaker Hapus Bentuk-bentuk Pekerja Anak

Lima Upaya Kemenaker Hapus Bentuk-bentuk Pekerja Anak

Rilis
GIMNI Usulkan Pemerintah Buat Aturan soal Minyak Jelantah agar Tak Dikonsumsi Kembali

GIMNI Usulkan Pemerintah Buat Aturan soal Minyak Jelantah agar Tak Dikonsumsi Kembali

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X