Harga-harga Komoditas Ini Turun, Agustus Alami Deflasi 0,05 Persen

Kompas.com - 01/09/2020, 11:46 WIB
Pasar Manggis Setiabudi Jakarta, Kamis (27/12/2018) KOMPAS.com/Ambaranie Pasar Manggis Setiabudi Jakarta, Kamis (27/12/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat terjadi deflasi sebesar 0,05 persen pada Agustus 2020.

Angka ini membuat inflasi tahun kalender (year to date/ytd) menjadi 0,93 persen, dan inflasi secara tahunan (year on year/yoy) sebesar 1,32 persen.

Kepada BPS Suhariyanto menyebut, perkembangan harga beberapa komoditas pada Agustus secara umum mengalami penurunan. Dari 90 kota IHK, 53 kota mengalami deflasi dan 37 kota mengalami inflasi.

"Deflasi Agustus sebesar 0,05 persen, ini merupakan deflasi kedua yang terjadi tahun ini, karena pada Juli terjadi deflasi sebesar 0,10 persen," kata Suhariyanto dalam konferensi virtual, Selasa (1/9/2020).

Baca juga: Ekonom: Deflasi Jadi Bukti Daya Beli Menurun

Deflasi tertinggi terjadi di Kupang sebesar 0,92 persen, penyebabnya adalah adanya penurunan harga beberapa komoditas ikan, daging ayam ras, dan angkutan udara. Sedangkan deflasi terendah terjadi di Sibolga, Bekasi, dan Banyuwangi masing-masing 0,01 persen.

"Kemudian inflasi tertinggi terjadi di Meulaboh sebesar 0,88 persen, penyebabnya adalaj kenaikan harga emas perhiasan, minyak goreng, dan beberapa jenis ikan. Sedangkan yang terendah terjadi di Batam dan Kediri masing-masing 0,02 persen," paparnya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pria yang akrab disapa Kecuk ini mengatakan, deflasi disumbang oleh 2 kelompok pengeluaran, yakni kelompok makanan, minuman, dan termbakau, serta kelompok transportasi.

Tercatat, kelompok makanan, minuman, dan tembakau terjadi deflasi sebesar 0,86 persen sehingga memberikan andil deflasi sebesar 0,22 persen.

Beberapa komoditas dominan yang menjadi penyumbang, antara lain penurunan harga daging ayam ras memberi andil 0,09 persen, penurunan harga bawang merah dengan andil 0,07 persen, tomat 0,02 persen, telur ayam ras, dan beberapa jenis buah-buahan seperti jeruk dan pisang masing-masing 0,01 persen.

Lebih rinci, penurunan harga daging ayam ras terjadi di 83 kota IHK, dengan penurunan tertinggi di Tanjung Pandan sebesar 27 persen dan Tanjung Selor 23 persen. Penurunan harga bawang merah terjadi di 90 kota IHK, dengan yang tertinggi terjadi di Tasikmalaya 32 persen, dan Palangkaraya 30 persen.

"Meski ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga sehingga menyumbang inflasi. Komoditasnya adalah minyak goreng dan rokok kretek filter dengan andil masing-masing 0,01 persen," papar Kecuk.

Kemudian, kelompok lain yang menyumbang deflasi adalah kelompok transportasi dengan deflasi sebesar 0,14 persen. Kelompok ini memberikan andil terhadap deflasi sebesar 0,02 persen.

"Komoditas dominan adalah penurunan tarif angkutan udara, dengan andil 0,02 persen. Terjadi di 25 kota IHK, di mana penurunan terbesar di Ternate sebesar 20 persen, dan Sintang turun 17 persen," tutur Kecuk.

Sedangkan kelompok yang menyumbang inflasi adalah kelompok pengeluaran pendidikan sebesar 0,57 persen, karena adanya kenaikan uang sekolah SD, SMA, dan uang kuliah.

Baca juga: Ekonomi Mulai Pulih, Inflasi China Naik Didongkrak Daging Babi

Kelompok pengeluaran perawatan pribadi menjadi penyumbang inflasi paling tinggi sebesar 2,02 persen dan memberikan andil 0,13 persen. Komoditas dominannya adalah kenaikan harga emas perhiasan yang memberi andil 0,12 persen.

Kenaikan harga emas perhiasan terjadi di 90 kota IHK, dengan kenaikan terbesar terjadi di Pangkal Pinang 31 persen dan Palangkaraya 22 persen.

"Jadi, dari sisi kelompok pengeluaran, deflasi Agustus disebabkan oleh turunnya harga daging atam ras, bawang merah, tomat, dan tarif angkutan udara. Yang jadi penghambat deflasi adalah emas perhiasan," pungkasnya.

Baca juga: Terjadi Deflasi 0,10 Persen pada Juli 2020, Ini Penyebabnya



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER MONEY] Rekrutmen ASN Sebelum 30 Juni | Kapitalisasi Pasar Coca-Cola Menguap Rp 56,8 Triliun

[POPULER MONEY] Rekrutmen ASN Sebelum 30 Juni | Kapitalisasi Pasar Coca-Cola Menguap Rp 56,8 Triliun

Whats New
Bakal IPO Pertengahan Agustus, Bukalapak Targetkan Dana Rp 11,2 Triliun

Bakal IPO Pertengahan Agustus, Bukalapak Targetkan Dana Rp 11,2 Triliun

Whats New
Status PKPU Telah Dicabut, Dirut BATA: Sifatnya Utang Bisnis, Itu Normal

Status PKPU Telah Dicabut, Dirut BATA: Sifatnya Utang Bisnis, Itu Normal

Whats New
[TREN BOLA KOMPASIANA] 'Playmaker In Chief' Milik Denmark | Cara Prancis Taklukkan Jerman | Messi di Copa America 2021

[TREN BOLA KOMPASIANA] "Playmaker In Chief" Milik Denmark | Cara Prancis Taklukkan Jerman | Messi di Copa America 2021

Rilis
Optimistis di Tengah Pandemi, Sepatu Bata Fokus pada 2 Hal Ini

Optimistis di Tengah Pandemi, Sepatu Bata Fokus pada 2 Hal Ini

Whats New
Kuartal I-2021, Generali Indonesia Catatkan Premi Rp 878 Miliar

Kuartal I-2021, Generali Indonesia Catatkan Premi Rp 878 Miliar

Whats New
Dari Mobil Depot hingga Punya 30 Cabang, Pemilik Cincau Station Beberkan Rahasia Kesuksesannya

Dari Mobil Depot hingga Punya 30 Cabang, Pemilik Cincau Station Beberkan Rahasia Kesuksesannya

Work Smart
Ciptakan 'Link and Match' Lulusan BLK dan Industri, Kemenaker Kerja Sama dengan 4 Perusahaan

Ciptakan "Link and Match" Lulusan BLK dan Industri, Kemenaker Kerja Sama dengan 4 Perusahaan

Rilis
Simak, Begini Cara Mencairkan JHT BPJS Ketenagakerjaan Online

Simak, Begini Cara Mencairkan JHT BPJS Ketenagakerjaan Online

Whats New
Daftar Perusahaan Gadai yang Terdaftar dan Barizin di OJK

Daftar Perusahaan Gadai yang Terdaftar dan Barizin di OJK

Spend Smart
[TREN FILM KOMPASIANA] 'Racket Boys', Menaikkan Pamor Bulutangkis Negeri Gingseng | 'Them', tentang Rasisme dan Kengeriannya

[TREN FILM KOMPASIANA] "Racket Boys", Menaikkan Pamor Bulutangkis Negeri Gingseng | "Them", tentang Rasisme dan Kengeriannya

Rilis
JICT Evaluasi Vendor Outsourcing yang Pekerjanya Terlibat Pungli

JICT Evaluasi Vendor Outsourcing yang Pekerjanya Terlibat Pungli

Whats New
Generali Bayar Klaim Terkait Covid-19 Senilai Rp 121 Miliar

Generali Bayar Klaim Terkait Covid-19 Senilai Rp 121 Miliar

Whats New
Langgar Ketentuan, KKP Amankan Kapal RI di Selat Makassar

Langgar Ketentuan, KKP Amankan Kapal RI di Selat Makassar

Whats New
Ini Strategi JICT Berantas Praktik Pungli

Ini Strategi JICT Berantas Praktik Pungli

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X