KILAS

Mendag: SDM Perdagangan Unggul dan Andal Siap Hadapi Kompetisi Global

Kompas.com - 01/09/2020, 15:01 WIB
Menteri Perdagangan Agus Suparmanto saat meresmikan gedung baru Pusdiklat Perdagangan di Sawangan, Depok, Jawa Barat, Senin (31/8/2020).
DOK. Humas KemendagMenteri Perdagangan Agus Suparmanto saat meresmikan gedung baru Pusdiklat Perdagangan di Sawangan, Depok, Jawa Barat, Senin (31/8/2020).

KOMPAS.com – Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto mengatakan, Kementerian Perdagangan (Kemendag) bekerja keras mendukung program pemerintah dalam menciptakan Sumber Daya Manusia ( SDM) perdagangan yang unggul dan berdaya saing.

Dukungan Kemendag tersebut kemudian coba diwujudkan melalui Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat). Bahkan, Agus mengatakan, Pusdiklat merupakan ujung tombak kemajuan SDM Perdagangan.

“SDM perdagangan yang unggul dan andal akan lebih siap menghadapi tantangan serta kompetisi global,” katanya saat meresmikan gedung baru Pusdiklat Perdagangan di Sawangan, Depok, Jawa Barat, Senin (31/8/2020).

Agus juga mengungkapkan, saat ini paradigma pendidikan dan pelatihan (diklat) telah berubah menjadi pengembangan kompetensi.

“Diklat konvensional dituntut untuk lebih efektif dan efisien dengan memanfaatkan teknologi informasi,” ungkapnya seperti keterangan tertulis yang diterima Kompas.com.

Baca juga: Dorong Pemulihan Ekonom, Ini Strategi Mendag Agus

Selain itu, lanjutnya, metode belajar juga harus dapat memanfaatkan berbagai sumber, seperti melalui metode pembelajaran mandiri (self learning).

“Inovasi metode pengajaran dan pembelajaran itu dapat mendukung terwujudnya cita-cita Smart Aparatur Sipil Negara (ASN) 2024,” ungkapnya.

Agus juga menyampaikan, pendidikan dan pelatihan merupakan investasi pengembangan SDM yang kompeten.

Kompetensi ini termasuk kompetensi manajerial, yaitu tingkat pendidikan, pelatihan struktural, dan pengalaman kepemimpinan.

Selain itu, SDM yang unggul juga diperlukan kompetensi teknis berupa spesialisasi pendidikan atau pelatihan teknis fungsional.

Baca juga: Serapan Anggaran Kemendag Baru 53,8 Persen

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gaji Rp 5 Juta, Sebaiknya Ngontrak atau Cicil Rumah?

Gaji Rp 5 Juta, Sebaiknya Ngontrak atau Cicil Rumah?

Spend Smart
Wika dan CNI Bangun Pabrik Nikel di Kolaka

Wika dan CNI Bangun Pabrik Nikel di Kolaka

Whats New
Pengusaha Sebut Hanya 3 Persen Pekerja yang Bekerja di Perusahaan Besar

Pengusaha Sebut Hanya 3 Persen Pekerja yang Bekerja di Perusahaan Besar

Whats New
Nadine Chandrawinata: Selain Plastik, Sampah Puntung Rokok Juga Banyak Ditemukan di Laut

Nadine Chandrawinata: Selain Plastik, Sampah Puntung Rokok Juga Banyak Ditemukan di Laut

Whats New
Pengusaha Ingin Buruh Tak Sekadar Demo, tapi Berdialog untuk Menyelesaikan Masalah

Pengusaha Ingin Buruh Tak Sekadar Demo, tapi Berdialog untuk Menyelesaikan Masalah

Whats New
[POPULER DI KOMPASIANA] Menyiapkan Guru Masa Depan | Siap-siap 5G | 7 Kesalahan dalam Bisnis

[POPULER DI KOMPASIANA] Menyiapkan Guru Masa Depan | Siap-siap 5G | 7 Kesalahan dalam Bisnis

Rilis
Luhut: Saya Enggak Mau Lama-lama, Kerjaan Saya Banyak

Luhut: Saya Enggak Mau Lama-lama, Kerjaan Saya Banyak

Whats New
Menaker Akui Iklim Terciptanya Lapangan Kerja Baru Masih Belum Bersahabat

Menaker Akui Iklim Terciptanya Lapangan Kerja Baru Masih Belum Bersahabat

Whats New
779 Warga Kota Serang Dapat Kompensasi Tumpahan Minyak dari Pertamina

779 Warga Kota Serang Dapat Kompensasi Tumpahan Minyak dari Pertamina

Whats New
7 Posisi Menteri yang Pernah Dijabat Luhut, Apa Saja?

7 Posisi Menteri yang Pernah Dijabat Luhut, Apa Saja?

Whats New
Menaker Sebut Nilai Upah Minimum RI Tak Sepadan dengan Produktivitas Pekerja yang Rendah

Menaker Sebut Nilai Upah Minimum RI Tak Sepadan dengan Produktivitas Pekerja yang Rendah

Whats New
Ini 7 Kiat Sukses Calon Pemimpin ala Gubernur BI

Ini 7 Kiat Sukses Calon Pemimpin ala Gubernur BI

Rilis
KKP Bantu Permodalan Pembudi Daya Rumput Laut di Sulsel

KKP Bantu Permodalan Pembudi Daya Rumput Laut di Sulsel

Whats New
Kemenkeu Beri Pinjaman Rp 650 Miliar ke Perumnas untuk Penyediaan Satu Juta Rumah

Kemenkeu Beri Pinjaman Rp 650 Miliar ke Perumnas untuk Penyediaan Satu Juta Rumah

Whats New
Pulihkan Ekonomi, Mendag Dorong Penguatan Kerja Sama Indonesia-Malaysia-Thailand

Pulihkan Ekonomi, Mendag Dorong Penguatan Kerja Sama Indonesia-Malaysia-Thailand

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X