OJK: Realisasi Restrukturisasi Kredit Perbankan Sudah Capai Rp 857 Triliun

Kompas.com - 02/09/2020, 14:08 WIB
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso memberikan keterangan pers di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (22/1/2020). KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARIKetua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso memberikan keterangan pers di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (22/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan, realisasi restrukturisasi perbankan mencapai Rp 857 triliun. Angka tersebut berdasarkan realisasi per 18 Agustus 2020 dari 100 bank.

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan, restrukturisasi kredit tersebut disalurkan kepada 7,18 juta debitur yang terdiri dari 5,76 juta debitur UMKM dan 1,42 juta debitur non UMKM.

"Jumlah tersebu di perbankan untuk UMKM Rp 354,26 triliun dengan jumlah 5,6 juta debitur dan non UMKM jumlah yang direstrukturisasi Rp 502,47 triliun dengan jumlah 1,4 juta debitur," jelas Wimboh ketika memberikan paparan dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI, Rabu (2/9/2020).

Baca juga: BRI Telah Restrukturisasi Kredit Senilai Rp 182,8 Triliun

Total realisasi dari restrukturisasi kredit tersebut sekitar 62,17 persen dari keseluruhan potensi restrukturisasi kredit perbankan yang mencapai Rp 1.378,4 triliun. Secara keseluruhan, terdapat 102 bank yang menurut OJK berpotensi untuk memberikan restrukturisasi.

Rinciannya, untuk debitur UMKM, sebanyak 12,55 juta orang debitur yang berpotensi mendapatkan restrukturisasi dengan total nilai mencapai Rp 564,7 triliun. Sedangkan untuk non UMKM sebanyak 2,65 juta debitur dengan nilai mencapai Rp 813,7 triliun.

"Sekarang ini mulai kita minta industri perbankan untuk menawarkan debitur-debitur yang direstrukturisasi tersebut untuk bangun dan apabila diperlukan memberikan kredit modal kerja dengan insentif dari Kemenkeu," jelas Wimboh.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dengan demikian, harapannya bulan depan hingga akhir tahun, pertumbuhan kredit bisa kembali bangkit.

Pasalnya, pada bulan Juli lalu pertumbuhan kredit masih di kisaran 1,53 persen. Meski angka tersebut membaik jika dibandingkan dengan Juni 2020 yang sebesar 1,4 persen.

Adapun realisasi restrukturisasi kredit dari perusahaan pembiayaan hingga 26 Agustus mencapai 176,33 triliun. Data tersebut didapatkan dari 182 perusahaan pembiayaan dengan jumlah debitur 4,52 juta.

Untuk lembaga keuangan mikro (LKM), data terakhir menunjukkan ada 32 LKM dengan nilai restrukturisasi Rp 20,79 miliar, sementara bank wakaf mikro, ada 13 bank wakaf mikro dengan nilai restrukturisasi sebesar Rp 1,73 miliar.

Baca juga: Pemerintah Kaji Restrukturisasi 10 BUMN dengan Ekuitas Negatif



25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lindungi UMKM Lokal, Lazada Tutup Keran Impor Produk Fashion Hingga Kuliner

Lindungi UMKM Lokal, Lazada Tutup Keran Impor Produk Fashion Hingga Kuliner

Whats New
Mengapa Hasil Seleksi Administrasi CPNS 2021 Kemendibud Ristek Belum Diumumkan?

Mengapa Hasil Seleksi Administrasi CPNS 2021 Kemendibud Ristek Belum Diumumkan?

Work Smart
FIFGroup Telah Salurkan Bantuan Sembako Senilai Rp 23,8 Miliar Selama Pandemi Covid-19

FIFGroup Telah Salurkan Bantuan Sembako Senilai Rp 23,8 Miliar Selama Pandemi Covid-19

Rilis
 Bagaimana Cara Mencairkan Bilyet Giro?

Bagaimana Cara Mencairkan Bilyet Giro?

Whats New
Sambut BI-Fast, Anabatic Siapkan Digital Xformation Platform

Sambut BI-Fast, Anabatic Siapkan Digital Xformation Platform

Whats New
Kemendikbud Ristek Sebut Anggaran Rp 3,7 Triliun Tak Hanya untuk Laptop

Kemendikbud Ristek Sebut Anggaran Rp 3,7 Triliun Tak Hanya untuk Laptop

Whats New
Pemanfaatan Fitur Wakaf pada Produk Asuransi Syariah Masih Rendah

Pemanfaatan Fitur Wakaf pada Produk Asuransi Syariah Masih Rendah

Whats New
Erick Thohir: Pertamina Punya Kapabilitas Jadi Perusahaan Besar Dunia

Erick Thohir: Pertamina Punya Kapabilitas Jadi Perusahaan Besar Dunia

Whats New
Pemerintah Gelontorkan Anggaran PEN Rp 305,50 Triliun untuk Penanganan Covid-19

Pemerintah Gelontorkan Anggaran PEN Rp 305,50 Triliun untuk Penanganan Covid-19

Whats New
Kabar Gembira, Sri Mulyani Bebaskan Pajak Sewa Toko di Pasar dan Mal hingga Oktober 2021

Kabar Gembira, Sri Mulyani Bebaskan Pajak Sewa Toko di Pasar dan Mal hingga Oktober 2021

Whats New
Cara TaniHub Group Menjaga Kualitas Pelayanan di Tengah Pandemi Covid-19

Cara TaniHub Group Menjaga Kualitas Pelayanan di Tengah Pandemi Covid-19

Rilis
Erick Thohir Rombak Jajaran Komisaris IFG

Erick Thohir Rombak Jajaran Komisaris IFG

Whats New
Sri Mulyani: Menjelaskan 4 Level PPKM ke Masyarakat Tidak Mudah

Sri Mulyani: Menjelaskan 4 Level PPKM ke Masyarakat Tidak Mudah

Whats New
[TREN LIFE HACK KOMPASIANA] Membuat Mainan dari Kardus Bekas | Tips Teknik Berjalan Mendaki dan Turun Gunung

[TREN LIFE HACK KOMPASIANA] Membuat Mainan dari Kardus Bekas | Tips Teknik Berjalan Mendaki dan Turun Gunung

Rilis
PPKM Level 4 Diperpanjang, Ini Syarat Naik KA Jarak Jauh dan KA Lokal

PPKM Level 4 Diperpanjang, Ini Syarat Naik KA Jarak Jauh dan KA Lokal

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X