Kembangkan Ekosistem Digital, BRI Pertegas Posisi Fokus di Segmen UMKM

Kompas.com - 02/09/2020, 16:30 WIB
Direktur Teknologi Informasi dan Operasi Bank BRI Indra Utoyo saat mendapatkan penghargaan dari IDC, Kamis (12/9/2019). Humas BRIDirektur Teknologi Informasi dan Operasi Bank BRI Indra Utoyo saat mendapatkan penghargaan dari IDC, Kamis (12/9/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mempertegas posisinya sebagai bank yang fokus pada Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) melalui tranformasi digital.

Langkah transformasi digital dilakukan dalam rangka menjawab kebutuhan masyarakat atas layanan keuangan yang mudah, accessible dan terintegrasi.

Direktur Digital, Teknologi Informasi dan Operasi BRI Indra Utoyo mengatakan dalam membangun ekosistem digital, BRI menerapkan dua strategi inisiatif, yakni digitize dan digital.

 

Baca juga: Ingin Dapat Hadiah Alphard hingga Galaxy S20 dari BRI? Simak Caranya

Misi digitize yakni bagaimana BRI mengeksploitasi dari bisnis yang ada memanfaatkan teknologi supaya lebih efisien dan produktif. Adapun digital, terkait menciptakan produk dengan fokus pada customer centric, inovasi dan customer experience yang lebih baik.

“Dengan digital ini sebenarnya kita diminta berfikir sangat berorientasi pada nasabah untuk bisa men-deliver value dan menciptakan value. Misalnya dengan BRIMobile, ini sudah menjadi superapps, pertumbuhan dan pemanfaatannya luar biasa dalam beberapa bulan terakhir. Dari sisi produktivitas melayani nasabah juga meningkat,” ujar Indra dalam keterangannya, Selasa (2/9/2020).

Dengan layanan digital, pembiayaan nasabah yang tadinya membutuhkan waktu dua pekan, kini menjadi lebih singkat yakni dua hari.

Disamping itu, dengan adanya digital lending prosesnya hanya dua menit. Dalam pengajuan dan penyaluran kredit ini, BRI sudah menerapkan proses yang fully digital, salah satunya menggunakan biometri.

“Kami juga membantu bagaimana pertumbuhan dari transaksi micro payment bisa ditumbuhkan, di mana kegiatan-kegiatan transaksi sudah dimudahkan dengan digital,” papar Indra.

Di masa pandemi saat ini, menurut Indra, BRI fokus mendukung kegiatan-kegiatan produktif di masyarakat melalui cara-cara baru seperti misalnya digitalisasi pasar melalui pengembangan web pasar yang saat ini sudah hadir di 4.300 pasar tradisional.

 

Baca juga: BRI Melalui “BRILIan Fight Covid” dan BRI Peduli Serahkan Bantuan ke Pemkot Surabaya

Inovasi ini memudahkan pedagang pasar tetap produktif di masa pandemi, masyarakat bisa berbelanja dari rumah dan kemudian diantar oleh kurir.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X