Sejak Diluncurkan, Transaksi Emas di Tokopedia Tumbuh 30 Kali Lipat

Kompas.com - 02/09/2020, 16:38 WIB
Ilustrasi emas. SHUTTERSTOCKIlustrasi emas.

JAKARTA, KOMPAS.com - Senior Lead Fintech Tokopedia Marissa Dewi menyatakan, sejak fitur Tokopedia Emas diluncurkan pada tahun 2018 lalu, tren transaksi pembelian emas di platform e-commerce tersebut meningkat hampir 30 kali lipat.

"Kalau transaksinya telah meningkat hampir 30 kali lipat, sementara dari jumlah pengguna yang terdaftar di Tokopedia Emas selama 1 tahun belakangan ini juga tumbuh hampir 20 kali lipat," ujarnya dalam jumpa pers virtual Tokopedia, Rabu (2/9/2020).

Menurut dia, tren transaksi berbelanja emas di platform meningkat, didukung adanya fitur-fitur yang memberikan kemudahan bagi masyarakat saat bertransaksi.

Baca juga: Nabung Emas di E-Commerce, Bisa Mulai Beli dengan Berapa Rupiah?

Sehingga, dengan adanya kemudahan tersebut, membuat masyarakat merasa terbantu dalam berinvestasi.

Belum lagi dengan adanya penawaran yang diberikan Tokopedia yaitu membeli emas dari harga Rp 5.000, meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berinvetasi.

"Kebanyakan orang bingung kan berinvestasi, apakah harus dengan uang yang besar baru berinvestasi, padahal tidak. Dari sinilah kami melihat, dengan memberikan produk layanan yang dimulai dari Rp 5.000 bisa membuat masyarakat berinvestasi tanpa butuh biaya besar," ucapnya.

Marissa menjelaskan, untuk mendukung masyarakat dalam berinvestasi, pihaknya telah meluncurkan sejumlah fitur pendukung untuk layanan ini. Seperti fitur Pembulatan Emas, yang di mana melalui fitur ini masyarakat bisa berbelanja sekaligus menabung.

Baca juga: Nabung Emas Bisa Jadi Investasi Menguntungkan Saat Pandemi Covid-19?

Ketika masyarakat berbelanja di platform Tokopedia, pada saat melakukan check out, biaya untuk pembelanjaan yang akan dibayarkan akan dibulatkan.

Dari biaya tersebut sudah dialokasikan secara otomatis, persentase untuk membeli produk emas.

Lalu ada juga fitur Langganan yang memberikan pilihan kepada masyarakat apakah ingin berinvestasi setiap hari, setiap minggu atau sekali sebulan, tergantung pada minatnya.

"Kami juga ada fitur Kado Emas, yang dimana kita bisa ngasih hadiah emas ke orang yang kita sayang dengan cara mentransfer saldo atau balance ke orang yang dikirimkan," jelasnya.

Dia menambahkan bagi masyarakat yang ingin melakukan aktivitas pembelian emas di Tokopedia tidak perlu khawatir, sebab Tokopedia menggandeng Pegadaian sebagai partnernya untuk memberikan layanan produk emas yang tentunya sudah memenuhi persyaratan syariah.

Baca juga: Menabung Emas di Platform Ini, Bisa Dapat Bonus Emas Lagi

"Tokopedia menggandeng Pegadaian untuk layanan produk ini. Kita tahu sendiri, Pegadaian sudah diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), jadi masalah keamanan dan kenyamanannya bisa dipastikan," jelas dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aturan Baru, Peserta Program Kartu Prakerja Wajib Tonton Video Induksi

Aturan Baru, Peserta Program Kartu Prakerja Wajib Tonton Video Induksi

Whats New
[POPULER MONEY] Ketua Umum PBNU Jadi Komut KAI | Lowongan Kerja BUMN

[POPULER MONEY] Ketua Umum PBNU Jadi Komut KAI | Lowongan Kerja BUMN

Whats New
Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 13 Dibuka Hari Ini, Kuota 600.000 Peserta

Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 13 Dibuka Hari Ini, Kuota 600.000 Peserta

Whats New
Ini Alasan Erick Thohir Tunjuk Said Aqil Jadi Komut KAI

Ini Alasan Erick Thohir Tunjuk Said Aqil Jadi Komut KAI

Whats New
Lengkap, Rincian Biaya Admin Tabungan BNI, BRI, BTN, dan Mandiri

Lengkap, Rincian Biaya Admin Tabungan BNI, BRI, BTN, dan Mandiri

Spend Smart
Angkat Penjualan Tenun Ikat NTT Melalui Portal Online

Angkat Penjualan Tenun Ikat NTT Melalui Portal Online

Smartpreneur
Seberapa Penting Siapkan Masa Pensiun Sedari Dini?

Seberapa Penting Siapkan Masa Pensiun Sedari Dini?

Earn Smart
KKP: Tak Ada Kapal Asing di Laut Halmahera

KKP: Tak Ada Kapal Asing di Laut Halmahera

Whats New
UMKM Mau Jual Produknya di Kimia Farma? Ini yang Harus Diperhatikan

UMKM Mau Jual Produknya di Kimia Farma? Ini yang Harus Diperhatikan

Smartpreneur
Ada Peluang Kerja Sama, Bos Bank Islam Dubai Sowan ke Bank Syariah Indonesia

Ada Peluang Kerja Sama, Bos Bank Islam Dubai Sowan ke Bank Syariah Indonesia

Whats New
Pemerintah Dinilai Perlu Waspadai Serbuan Impor Baja dari China Setelah Pandemi

Pemerintah Dinilai Perlu Waspadai Serbuan Impor Baja dari China Setelah Pandemi

Whats New
Petani Didorong Manfaatkan Sistem Resi Gudang, Untuk Apa?

Petani Didorong Manfaatkan Sistem Resi Gudang, Untuk Apa?

Whats New
Luhut Sebut Mangrove Bisa Tingkatkan Pendapatan Negara, Begini masyarakat

Luhut Sebut Mangrove Bisa Tingkatkan Pendapatan Negara, Begini masyarakat

Rilis
[TREN KESEHATAN KOMPASIANA] Setahun Covid-19 di Indonesia | Vaksinasi dan Herd Immunity | Pengalaman Donor Plasma Konvalesen

[TREN KESEHATAN KOMPASIANA] Setahun Covid-19 di Indonesia | Vaksinasi dan Herd Immunity | Pengalaman Donor Plasma Konvalesen

Rilis
Pegawai DJP Tersangkut Kasus Suap, Angota Komisi XI DPR Sentil Sri Mulyani

Pegawai DJP Tersangkut Kasus Suap, Angota Komisi XI DPR Sentil Sri Mulyani

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X