Bos BCA Minta Kemenkominfo Hapus Nomor Telepon Seluler yang Tak Aktif, Ini Sebabnya

Kompas.com - 03/09/2020, 13:32 WIB
Direktur Utama BCA Jahja Setiaatmadja memberikan keterangan pers kepada awak media, di Menara BCA, Jakarta, Selasa (3/12/2019). KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARIDirektur Utama BCA Jahja Setiaatmadja memberikan keterangan pers kepada awak media, di Menara BCA, Jakarta, Selasa (3/12/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Direktur Bank BCA Jahja Setiaatmadja meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) untuk menghapus semua data dan nomor telepon seluler lama yang sudah tidak dipakai alias sudah tidak aktif.

Sebab sebut dia, nomor tersebut bisa digunakan oleh oknum untuk menjebol aplikasi mobile dan digital banking yang terkoneksi dengan nomor tersebut.

"Banyak kejadian seperti itu. Masyarakat tidak sadar ganti nomor telepon tetapi nomor telepon yang lamanya diabaikan. Kalau tidak menggunakan password, ada orang yang menggunakan nomor itu dan password m-banking mudah sekali dijebol," ujarnya dalam diskusi webinar CNBC Indonesia, Kamis (3/9/2020).

Baca juga: Bos BCA: Uang Dicuri Hacker, akan Kami Ganti

Menurut dia, selain membutuhkan bantuan dari Kemenkominfo, para nasabah pun perlu diberikan sosialisasi. Apalagi hal ini melibatkan uang.

"Perlu diingatkan juga kepada para pemegang nomor akan bahaya ini. Perlu ada sosialisasi lah bahwa bila ganti nomor, semua data harus dihilangkan terlebih dahulu," ucapnya.

Pada kesempatan itu, Jahja juga meminta para nasabah BCA tidak khawatir dalam melakukan layanan pembayaran digital.  Bila terjadi aksi hacker menimpa nasabah, pihaknya menjamin akan melakukan penggantian dana yang hilang.

"Para pengguna jasa perbankan kalau itu bukan kesalahan Anda, jangan takut. Khususnya BCA, akan mengganti dana yang dicuri oleh penjahat atau hacker," ucapnya.

Namun bila kesalahan dilakukan oleh nasabah, Jahja menyatakan pihaknya tidak akan menanggungnya.

"Kalau PIN-nya mudah ditebak seperti 1234 atau abcde itu kan kelalaian sendiri, kita enggak akan ganti," sebut dia.

Baca juga: BCA Optimistis Jaga Kredit Macet Lebih Rendah dari 2,8 Persen



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X