Susah Berhemat? Simak, Ini 5 Cara Mudahnya

Kompas.com - 03/09/2020, 18:10 WIB
Ilustrasi menabung SHUTTERSTOCK/LOVEYDAY12Ilustrasi menabung

JAKARTA, KOMPAS.com - Di tengah pandemi virus corona yang menimbulkan ketidakpastian ekonomi, ditambah risiko resesi, maka Anda harus mengatur keuangan dengan baik.

Ada baiknya Anda memiliki cadangan dana yang cukup untuk menghadapi situasi ekonomi yang tak menentu. Salah satu caranya adalah dengan berhemat.

Meski demikian, berhemat kerap kali tidak mudah untuk dilakukan, apalagi jika penghasilan yang dimiliki pas-pasan.

Baca juga: Bagaimana Konsep Bunga Saat Menabung di Bank Syariah?

Nah, ternyata berhemat pun bisa dilakukan dengan mudah, yakni dengan meninjau kembali pengeluaran sehari-hari Anda.

Dilansir dari Financial Express, Kamis (3/9/2020), berikut ini 5 cara mudah berhemat yang bisa Anda lakukan di rumah.

1. Membuat anggaran

Langkah pertama dalam mengelola keuangan secara efektif adalah dengan membuat anggaran. Dengan cara ini, Anda dapat memastikan diri tetap berada di rencana keuangan Anda dan tidak melanggar target.

Membuat anggaran pun memungkinkan Anda menata tujuan keuangan di masa depan dengan lebih baik, misalnya membeli rumah, menyekolahkan anak hingga ke universitas, dan sebagainya.

Baca juga: Meski Sibuk, Tetap Bisa Nikmati Hidup dan Berhemat dengan Transaksi Cashless, Kok Bisa?

2. Beli barang diskon

Ketika berkomitmen untuk berhemat, jangan malu dan sungkan memberi barang-barang diskon.

Anda juga bisa membeli barang-barang cacat pabrik untuk keperluan rumah Anda, yang biasanya harganya lebih murah, namun sebenarnya tidak banyak memiliki kekurangan dibanding barang baru.

Di platform belanja online pun banyak sekali tersedia barang-barang diskon. Oleh karena itu, rajin-rajinlah berburu flash sale di platform e-commerce untuk memperoleh barang dengan harga murah.

 

3. Belanja cerdas

Ada beberapa tips menarik yang bisa Anda ikuti ketika berbelanja kebutuhan sehari-hari.

Pertama, buat perencanaan sebelum belanja. Kedua, cek periode diskon besar-besaran, misalnya diskon menjelang libur akhir tahun.

Ketiga, untuk menghindari belanja emosional, tunggulah sehari sebelum periode diskon berakhir, lalu cek daftar belanjaan Anda. Jika semua produk di dalam daftar belanja sudah dibeli, jangan coba-coba membeli barang yang tak ada di daftar.

Selalu cek diskon atau promo menarik yang ada di platform belanja online atau pasar swalayan sebelum berbelanja.

Baca juga: Ingin Berhemat dengan Mudah, Lakukan 5 Hal Ini

Keempat, bila Anda belanja dengan menggunakan kartu kredit, selalu ingat ada denda dan bunga jika Anda terlambat membayar tagihan. Oleh sebab itu, bayarlah tagihan kartu kredit tepat waktu.

4. Kualitas versus harga

Ketika akan belanja barang untuk keperluan rumah dengan harga yang lumayan mahal, maka pertimbangkan kualitas ketimbang harga.

"Selalu bijak bila Anda membayar dengan harga yang lebih mahal untuk produk dengan kualitas yang lebih baik, sehingga bisa menghemat biaya perbaikan dan penggantian. Pada saat yang sama, kita juga harus ingat bahwa harga mahal tidak menjamin kualitas, oleh karenanya penting untuk mempertimbangkan ulasan dan layanan purnajual produk (yang akan dibeli)," jelas Udit Garg, anggota dan pendiri Goat Teller.

5. Tagihan listrik

Tagihan listrik seringkali tidak diperhatikan dengan baik, namun penting bagi Anda agar jangan sampai tagihannya membengkak. Ada beberapa tips untuk menghemat biaya listrik.

Pertama, jika ada AC alias pendingin ruangan di rumah, maka selalu pastikan suhunya berkisar antara 23 hingga 25 derajat Celcius.

Kedua, pertimbangkan kembali penggunaan shower atau alat pemanas air (water heater) di rumah. Sebab, penggunaan kedua alat ini tanpa disadari membuat Anda lebih boros air dan pompa air listrik lebih sering menyala.

 

Oleh karenanya, sebaiknya batasi penggunaan keduanya.

Ketiga, batasi penggunaan perangkat listrik di malam hari. Matikan penjernih udara atau komputer Anda jika masih menyala.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mentan Klaim Nilai Manfaat Subsidi Pupuk Capai 250 Persen

Mentan Klaim Nilai Manfaat Subsidi Pupuk Capai 250 Persen

Whats New
BUMN Logistik Ini Dapat Sertifikasi Sistem Manajemen Anti-Penyuapan

BUMN Logistik Ini Dapat Sertifikasi Sistem Manajemen Anti-Penyuapan

Rilis
Komisi IX Minta Dewas BPJS Kesehatan Terpilih Tak Kecolongan dan Mampu Benahi Internal

Komisi IX Minta Dewas BPJS Kesehatan Terpilih Tak Kecolongan dan Mampu Benahi Internal

Whats New
Soal Beras Impor Vietnam yang Rembes di Pasar, Ini Dugaan Kemendag

Soal Beras Impor Vietnam yang Rembes di Pasar, Ini Dugaan Kemendag

Whats New
Anggaran Kemenhub Dipangkas, Ketua Komisi V: Hal Terkait Keselamatan Tak Ada Tawar Menawar

Anggaran Kemenhub Dipangkas, Ketua Komisi V: Hal Terkait Keselamatan Tak Ada Tawar Menawar

Whats New
Dana Hasil Penjualan Surat Utang ORI019 untuk Membiayai Vaksinasi

Dana Hasil Penjualan Surat Utang ORI019 untuk Membiayai Vaksinasi

Whats New
Catatan Apik di Tengah Pandemi, Pendapatan GoFood Naik 20 Kali Lipat

Catatan Apik di Tengah Pandemi, Pendapatan GoFood Naik 20 Kali Lipat

BrandzView
Ini Syarat Bagi PNS untuk Ikuti Jabatan Fungsional

Ini Syarat Bagi PNS untuk Ikuti Jabatan Fungsional

Whats New
Panduan Cara Membuat Paspor via Online, Berikut Syarat dan Biayanya

Panduan Cara Membuat Paspor via Online, Berikut Syarat dan Biayanya

Spend Smart
Jadi Ketua Umum PB PASI, Luhut Ingin Benahi Keuangannya

Jadi Ketua Umum PB PASI, Luhut Ingin Benahi Keuangannya

Rilis
Pemerintah Bisa Dapat Porsi dari Laba LPI hingga 30 Persen

Pemerintah Bisa Dapat Porsi dari Laba LPI hingga 30 Persen

Whats New
Soal Pendaftaran Tanah secara Elektronik, Ini Kata Kementerian ATR

Soal Pendaftaran Tanah secara Elektronik, Ini Kata Kementerian ATR

Whats New
KKP Lepasliarkan 16.975 Ekor Benih Lobster Hasil Selundupan

KKP Lepasliarkan 16.975 Ekor Benih Lobster Hasil Selundupan

Whats New
Dewan Pengawas Sebut Dugaan Korupsi Dana Investasi BPJS Ketenagakerjaan Merupakan Potential Loss Selama 2020

Dewan Pengawas Sebut Dugaan Korupsi Dana Investasi BPJS Ketenagakerjaan Merupakan Potential Loss Selama 2020

Whats New
Platform Ini Terima Donasi Bitcoin untuk Bantu Korban Bencana Alam

Platform Ini Terima Donasi Bitcoin untuk Bantu Korban Bencana Alam

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X