104 Dokter Meninggal karena Covid-19, Erick Thohir: Kita Harus Instropeksi...

Kompas.com - 03/09/2020, 18:34 WIB
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir (kiri) saat meninjau fasilitas produksi vaksin COVID-19 di kantor Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Selasa (4/8/2020). Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan PT Bio Farma (Persero) telah mampu memproduksi vaksin COVID-19 dengan kapasitas 100 juta vaksin. ANTARA FOTO/DHEMAS REVIYANTOMenteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir (kiri) saat meninjau fasilitas produksi vaksin COVID-19 di kantor Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Selasa (4/8/2020). Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan PT Bio Farma (Persero) telah mampu memproduksi vaksin COVID-19 dengan kapasitas 100 juta vaksin.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Pelaksana Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Erick Thohir mengungkapkan rasa duka citanya atas meninggalnya 104 dokter karena Covid-19.

Menurut dia, pemerintah telah berusaha keras dalam penanggulangan pandemi Covid-19 di Indonesia.

“Kita sangat turut berduka cita yang sangat mendalam, dan tentu saya sendiri tadi malam menyampaikan kami pemerintah berusaha berbuat yang terbaik walaupun mungkin tidak sempurna. Nah karena itulah penting sekali kita saling berkoordinasi,” ujar Erick dalam konferensi pers virtual, Kamis (3/9/2020).

Baca juga: Erick Thohir: Harga Vaksin Covid-19 Dinamikanya Tinggi

Pria yang juga menjabat sebagai Menteri BUMN itu menilai, kejadian ini patut dijadikan bahan instropeksi bagi semua pihak.

Atas dasar itu, dia pun telah menggelar pertemuan dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) untuk membahas proteksi kepada tenaga medis yang menangani pasien Covid-19.

“Mohon maaf ada yang tadi didahulukan menjadi korban, dan tentu ini bukannya sebuah hal yang menggembirakan, tetapi ya kami memang harus introspeksi diri secara bersama-sama, karena itu kita juga sedang mendiskusikan bagaimana memperbaiki daripada proteksi daripada dokter dan perawat,” kata mantan bos Inter Milan itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Erick, instropeksi ini diperlukan agar ke depannya proteksi kepada para tenaga medis yang menjadi garda terdepan dalam penanganan Covid-19 ini bisa lebih baik lagi.

“Kita harus biasakan diri intropeksi supaya jadi bangsa maju dan besar. Bagaimana kita perbaiki protokol perbaiki proteksi dan kesehatan,” ucap dia.

Baca juga: Erick Thohir: Program Subsidi Gaji untuk Karyawan Bisa Diperpanjang

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.