Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kekayaan Prajogo Pangestu Merosot, Tak Lagi Orang Terkaya Ke-3 di RI

Kompas.com - 04/09/2020, 05:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengusaha Prajogo Pangestu harus rela memberikan posisinya sebagai orang terkaya ketiga di Indonesia kepada Sri Prakash Lohia yang saat ini memiliki nilai kekayaan 5,2 miliar dollar AS atau setara Rp 76,44 triliun (kurs Rp 14.700 per dollar AS).

Hal itu terjadi karena kekayaan Prajogo terus menyusut seturut penurunan harga saham perusahaan miliknya.

Mengutip data Forbes Real Time Billionaires, per hari Kamis (3/9/2020), kekayaan Prajogo sebesar 5 miliar dollar AS atau setara Rp 73,50 triliun.

Baca juga: Ini 15 Orang Terkaya di Indonesia Tahun 2020

Dengan kekayaan sebesar itu, Prajogo berada di urutan nomor empat orang terkaya di Indonesia.

Bila dibandingkan ada akhir Juli 2020, kekayaan Prajogo tercatat turun signifikan. Berdasarkan catatan Kontan.co.id, per 24 Juli 2020, kekayaan Prajogo sebesar 6,7 miliar dollar AS.

Penurunan kekayaan Prajogo tak terlepas dari penurunan harga saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT).

Dalam tiga bulan terakhir, harga saham BRPT telah merosot 35,69 persen ke level Rp 820 per saham pada hari Kamis (3/9/2020). Prajogo tercatat menguasai 72,15 persen saham BRPT.

Baca juga: Dua Perempuan Ini Masuk Jajaran 50 Orang Terkaya di Indonesia, Siapa Saja?

Sementara itu, kekayaan Sri Prakash sebenarnya juga menyusut. Sebab, pada 24 Juli 2020, ia memiliki kekayaan senilai 5,4 miliar dollar AS.

Namun, penurunan kekayaannya tidak sedalam Prajogo.

Sebaliknya, harta kekayaan duo Djarum yang berada di urutan pertama dan kedua justru meningkat, seturut dengan kenaikan harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).

Saat ini harta Robert Budi Hartono sebesar 18,9 miliar dollar AS atau setara Rp 277,83 triliun dan saudaranya Michael Bambang Hartono sebesar 18,1 miliar dollar AS atau setara Rp 266,07 triliun.

Di urutan kelima ada Dato' Sri Tahir yang memiliki kekayaan 4,2 miliar dollar AS dan keenam yaitu Chairul Tanjung dengan total kekayaan 3,7 miliar dollar AS.

Baca juga: Pemilik Djarum Masih Jadi Orang Terkaya RI versi Forbes 2020

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Sumber
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sumur Migas di Lepas Pantai Karawang Jawa Barat Siap Dioperasikan

Sumur Migas di Lepas Pantai Karawang Jawa Barat Siap Dioperasikan

Whats New
Pemkab Lamongan Salurkan BPJS Ketenagakerjaan kepada 8.000 Nelayan

Pemkab Lamongan Salurkan BPJS Ketenagakerjaan kepada 8.000 Nelayan

Whats New
Mentan SYL: Badan Karantina Pertanian Bukan Penjaga Pintu, Mereka 'Energizer' Ekspor dan Impor

Mentan SYL: Badan Karantina Pertanian Bukan Penjaga Pintu, Mereka "Energizer" Ekspor dan Impor

Rilis
Hampir Rampung, Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bakal Beroperasi Juli 2023

Hampir Rampung, Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bakal Beroperasi Juli 2023

Whats New
Ramai Belanja Pakai Voucher Dibatalkan Otomatis, Ini Penjelasan Tokopedia

Ramai Belanja Pakai Voucher Dibatalkan Otomatis, Ini Penjelasan Tokopedia

Whats New
Komisi IV DPR RI Sidak Pabrik Arang di Batam yang Bahan Bakunya dari Mangrove

Komisi IV DPR RI Sidak Pabrik Arang di Batam yang Bahan Bakunya dari Mangrove

Whats New
Anak Buah Luhut Tak Setuju soal Food Estate Humbahas Dianggap Gagal

Anak Buah Luhut Tak Setuju soal Food Estate Humbahas Dianggap Gagal

Whats New
Harga Tiket Kereta Api Dikeluhkan Mahal, KAI: Harganya Bersifat Fluktuatif, Menyesuaikan Permintaan Pelanggan

Harga Tiket Kereta Api Dikeluhkan Mahal, KAI: Harganya Bersifat Fluktuatif, Menyesuaikan Permintaan Pelanggan

Whats New
Food Estate Humbahas Dinilai Belum Optimal, Kementan: Bukan Lahan Tidak Subur, Tapi Butuh Perlakuan Khusus

Food Estate Humbahas Dinilai Belum Optimal, Kementan: Bukan Lahan Tidak Subur, Tapi Butuh Perlakuan Khusus

Whats New
BUMN Indofarma Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan D3-S1, Simak Kualifikasinya

BUMN Indofarma Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan D3-S1, Simak Kualifikasinya

Whats New
DPR RI Nilai Pengembangan Food Estate Humbahas Belum Optimal

DPR RI Nilai Pengembangan Food Estate Humbahas Belum Optimal

Whats New
Catat, Pengangguran, Korban PHK hingga Pekerja Bisa Ikut Program Kartu Prakerja

Catat, Pengangguran, Korban PHK hingga Pekerja Bisa Ikut Program Kartu Prakerja

Work Smart
Viral Video Petani Buang-buang Tomat, Kementan: Itu Bukan Petani, Tapi Pedagang

Viral Video Petani Buang-buang Tomat, Kementan: Itu Bukan Petani, Tapi Pedagang

Whats New
Antisipasi Ancaman Krisis pada 2023, Sri Mulyani Pastikan Dukungan Fasilitas dan Insentif untuk Pelaku Usaha

Antisipasi Ancaman Krisis pada 2023, Sri Mulyani Pastikan Dukungan Fasilitas dan Insentif untuk Pelaku Usaha

Whats New
Membaca Arah Kebijakan Kendaraan Listrik

Membaca Arah Kebijakan Kendaraan Listrik

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+