Kekayaan Prajogo Pangestu Merosot, Tak Lagi Orang Terkaya Ke-3 di RI

Kompas.com - 04/09/2020, 05:42 WIB
 Pendiri Barito Pacific Prajogo Pangestu (kanan) bersama Dirjen Pajak Ken Dwijugiasteadi di Kantor Pusat Ditjen Pajak di Jakarta, Kamis (29/9/2016) Yoga Sukmana/Kompas.com Pendiri Barito Pacific Prajogo Pangestu (kanan) bersama Dirjen Pajak Ken Dwijugiasteadi di Kantor Pusat Ditjen Pajak di Jakarta, Kamis (29/9/2016)

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengusaha Prajogo Pangestu harus rela memberikan posisinya sebagai orang terkaya ketiga di Indonesia kepada Sri Prakash Lohia yang saat ini memiliki nilai kekayaan 5,2 miliar dollar AS atau setara Rp 76,44 triliun (kurs Rp 14.700 per dollar AS).

Hal itu terjadi karena kekayaan Prajogo terus menyusut seturut penurunan harga saham perusahaan miliknya.

Mengutip data Forbes Real Time Billionaires, per hari Kamis (3/9/2020), kekayaan Prajogo sebesar 5 miliar dollar AS atau setara Rp 73,50 triliun.

Baca juga: Ini 15 Orang Terkaya di Indonesia Tahun 2020

Dengan kekayaan sebesar itu, Prajogo berada di urutan nomor empat orang terkaya di Indonesia.

Bila dibandingkan ada akhir Juli 2020, kekayaan Prajogo tercatat turun signifikan. Berdasarkan catatan Kontan.co.id, per 24 Juli 2020, kekayaan Prajogo sebesar 6,7 miliar dollar AS.

Penurunan kekayaan Prajogo tak terlepas dari penurunan harga saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT).

Dalam tiga bulan terakhir, harga saham BRPT telah merosot 35,69 persen ke level Rp 820 per saham pada hari Kamis (3/9/2020). Prajogo tercatat menguasai 72,15 persen saham BRPT.

Baca juga: Dua Perempuan Ini Masuk Jajaran 50 Orang Terkaya di Indonesia, Siapa Saja?

Sementara itu, kekayaan Sri Prakash sebenarnya juga menyusut. Sebab, pada 24 Juli 2020, ia memiliki kekayaan senilai 5,4 miliar dollar AS.

Namun, penurunan kekayaannya tidak sedalam Prajogo.

Sebaliknya, harta kekayaan duo Djarum yang berada di urutan pertama dan kedua justru meningkat, seturut dengan kenaikan harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).

Saat ini harta Robert Budi Hartono sebesar 18,9 miliar dollar AS atau setara Rp 277,83 triliun dan saudaranya Michael Bambang Hartono sebesar 18,1 miliar dollar AS atau setara Rp 266,07 triliun.

Di urutan kelima ada Dato' Sri Tahir yang memiliki kekayaan 4,2 miliar dollar AS dan keenam yaitu Chairul Tanjung dengan total kekayaan 3,7 miliar dollar AS.

Baca juga: Pemilik Djarum Masih Jadi Orang Terkaya RI versi Forbes 2020

Halaman:


Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Cek Resi JNE, J&T, Anteraja, Tiki, Pos, Wahana, dan SiCepat

Cara Cek Resi JNE, J&T, Anteraja, Tiki, Pos, Wahana, dan SiCepat

Work Smart
Apa yang Dimaksud dengan Investasi?

Apa yang Dimaksud dengan Investasi?

Whats New
BI Prediksi Inflasi April 2021 Capai 0,15 Persen, ini Penyebabnya

BI Prediksi Inflasi April 2021 Capai 0,15 Persen, ini Penyebabnya

Whats New
[TREN FOODIE KOMPASIANA] Tunjangan Meugang bagi Pekerja di Aceh | Menambah Skill Memasak di Bulan Suci Ramadhan

[TREN FOODIE KOMPASIANA] Tunjangan Meugang bagi Pekerja di Aceh | Menambah Skill Memasak di Bulan Suci Ramadhan

Rilis
Menko Luhut Targetkan Emisi Gas Rumah Kaca Turun 314 Juta Ton di 2030

Menko Luhut Targetkan Emisi Gas Rumah Kaca Turun 314 Juta Ton di 2030

Whats New
KPPU: Harga Telur hingga Daging Ayam Naik di Hampir Semua Provinsi

KPPU: Harga Telur hingga Daging Ayam Naik di Hampir Semua Provinsi

Whats New
Apakah Diperbolehkan Daftar Sekolah Kedinasan dan Ikut Tes CPNS/PPPK?

Apakah Diperbolehkan Daftar Sekolah Kedinasan dan Ikut Tes CPNS/PPPK?

Work Smart
Jalin Kerja Sama dengan JPEN, PGN Berusaha Dorong Daya Saing Industri Jateng

Jalin Kerja Sama dengan JPEN, PGN Berusaha Dorong Daya Saing Industri Jateng

Rilis
Kemenperin Targetkan Industri Farmasi Tumbuh Double Digit pada 2021

Kemenperin Targetkan Industri Farmasi Tumbuh Double Digit pada 2021

Whats New
Permintaan Kredit Terus Tumbuh, Ini Indikatornya

Permintaan Kredit Terus Tumbuh, Ini Indikatornya

Whats New
[TREN TEKNOLOGI KOMPASIANA] Beda Nasib LG dan Samsung | Belajar dari Italia Melestarikan Ekosistem Lingkungan

[TREN TEKNOLOGI KOMPASIANA] Beda Nasib LG dan Samsung | Belajar dari Italia Melestarikan Ekosistem Lingkungan

Rilis
Sandiaga Uno Targetkan Bali Bisa Dikunjungi Wisman Pada Tahun Ini

Sandiaga Uno Targetkan Bali Bisa Dikunjungi Wisman Pada Tahun Ini

Whats New
Aset TMII Capai Rp 20,5 Triliun, Kemenkeu: Baru Tanahnya Saja

Aset TMII Capai Rp 20,5 Triliun, Kemenkeu: Baru Tanahnya Saja

Whats New
Masih Calon Pulau, KKP Cek Lebih Lanjut Kemunculan Pulau Baru Usai Badai Seroja

Masih Calon Pulau, KKP Cek Lebih Lanjut Kemunculan Pulau Baru Usai Badai Seroja

Whats New
[TREN WORKLIFE KOMPASIANA] 4 Alasan Perempuan di Desa Memilih Tandur sebagai Profesi | 'Power of Resilience' adalah Kunci

[TREN WORKLIFE KOMPASIANA] 4 Alasan Perempuan di Desa Memilih Tandur sebagai Profesi | "Power of Resilience" adalah Kunci

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X