Kompas.com - 04/09/2020, 18:00 WIB
Ilustrasi PixabyIlustrasi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah memutuskan untuk melakukan penurunan tarif listrik bagi 7 golongan pelanggan PT PLN (Persero) tegangan rendah sebesar Rp 22,85 per kWh, terhitung sejak Oktober hingga Desember 2020.

Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril mengatakan, dengan adanya penurunan tarif tersebut pihaknya berpotensi mengalami kerugian.

Berdasarkan perhitungan yang dilakukan PLN, bila terjadi penurunan tarif listrik bagi 7 golongan pelanggan selama 3 bulan, maka potensi pendapatan yang hilang sebesar Rp 391 miliar.

"Potensi pendapatan kami sudah hitung kalau hilang itu Rp 391 miliar," kata Bob dalam konferensi pers di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Jumat (4/9/2020).

Baca juga: Tarif Listrik Turun, PLN: Tanpa Syarat Apa Pun

Meski berpotensi mengalami kerugian, Bob meyakini, arus kas keuangan perseroan masih akan terjaga. Pasalnya, dengan adanya penurunan tarif, konsumsi listrik diproyeksi mengalami kenaikan.

Selain itu, untuk menekan kerugian akibat penurunan tarif, PLN akan melakukan efisiensi pada biaya pokok penyediaan (BPP) tenaga listrik. Salah satunya dengan cara melakukan bauran bahan bakar pembangkit listrik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Misal saja, untuk pembangkit listrik tenaga uap (PLTU), PLN akan meningkatkan porsi bahan bakar yang lebih murah, dalam hal ini batubara ketimbang solar.

Baca juga: Tarif Listrik Turun, Bagaimana Nasib Keuangan PLN?

"Selain itu efisiensi kita dorong tempat terpencil kita ganti dari diesel jadi PLTS komunal," katanya.

Apabila nantinya arus kas keuangan PLN mengalami tekanan akibat komponen BPP tenaga listrik, Bob memastikan pemerintah siap melakukan kompensasi. Dengan demikian, hingga akhir tahun arus kas keuangan PLN dipastikan tetap terjaga.

"Secara umum neraca keuangan PLN sampai triwulan 4 saya pikir tidak ada masalah," ucapnya.

Baca juga: Tarif Listrik Turun, PLN: Silahkan Nikmati...



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.