Menkop Teten: Kami Pastikan Program BLT UMKM Rp 2,4 Juta Tepat Sasaran

Kompas.com - 04/09/2020, 20:30 WIB
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki  dalam acara Percepatan Perputaran Ekonomi Lokal, Launching Bela Pengadaan dan Laman UMKM serta Pasar Digital UMKM secara virtual,  Senin (17/8/2020). DOKUMENTASI HUMAS KEMENKOP UKMMenteri Koperasi dan UKM Teten Masduki dalam acara Percepatan Perputaran Ekonomi Lokal, Launching Bela Pengadaan dan Laman UMKM serta Pasar Digital UMKM secara virtual, Senin (17/8/2020).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki menyatakan program Bantuan Presiden (Banpres) Produktif atau Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp 2,4 juta dipastikan akan tepat sasaran.

Sebab menurut dia, hingga saat ini berdasarkan data yang telah dikumpulkan dari berbagai kementerian dan lembaga, serta dari koperasi dan perbankan Himbara, penyaluran dananya hingga saat ini bisa dipastikan efektif.

"Kami dengan program Banpres, optimis bisa menyalurkan ke masyarakat. Ini berkepentingan dengan rakyat yang sedang susah. Kita harus bantu dan kami pastikan betul ini tepat sasaran," ujarnya saat diskusi virtual bertajuk Bantuan UMKM, Sudah Efektifkah?, Jumat (4/9/2020).

Baca juga: Tarif Listrik Turun, PLN Berpotensi Rugi Rp 391 Miliar

Apalagi menurut dia, proses penyaluran dana untuk program ini dilakukan melalui bank Himbara, yang akuntabilitasnya bisa dijaga. Lalu proses pencairannya pun juga dilakukan dengan by name by address.

"Ini juga tidak mungkin diterima orang yang sudah meninggal karena harus bikin tabungan kalau rekening tidak ada. Jangan sampai ini ke orang kaya juga," ucapnya.

Teten mengatakan dirinya juga sudah melakukan pengecekan ke lapangan dan memang dia mengakui, berdasarkan tinjauannya secara langsung, rata-rata yang mengajukan diri untuk program BLT ini berasal dari pengusaha mikro.

Baca juga: Soal Revisi UU BI, Sri Mulyani: Pemerintah Belum Bahas RUU Inisiatif DPR Itu...

Selain itu Teten mengatakan pihaknya juga siap jika diminta program ini ditambah jumlah penerimanya hingga 15 juta pelaku usaha mikro. Sebab saat ini, pihaknya sudah memiliki 18 juta data UMKM yang pengecekannya terus dilakukan bersama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Kementerian Keuangan (Kemenekeu).

"Saat ini yang diminta 12 juta penerima sampai akhir September akan tercapai. Kalau penerimanya ditambah 15 juta sampai pertengahan Desember pun kami sanggup lah. Karena saat ini, kita sudah siapkan 18 juta data UMKM," jelas dia.

Baca juga: Penyaluran BLT UMKM Rp 2,4 Juta Rampung Akhir September, Sudah Daftar?



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X