Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pemerintah Akan Beri Insentif Daerah yang Mampu Tekan Penyebaran Covid-19

Kompas.com - 04/09/2020, 21:00 WIB
Akhdi Martin Pratama,
Yoga Sukmana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah berencana memberikan insentif bagi pemerintah daerah yang mampu menekan penyebaran Covid-19.

Hal tersebut diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat menggelar konferensi pers Komite Penanganan Covid-29 dan Pemulihan Ekonomi Nasional di Jakarta, Jumat (4/9/2020) sore.

“Dana insentif itu diberikan apabila daerah yang bersangkutan terkonversi dari daerah kuning menjadi hijau. Akan ditindaklanjuti Kemendagri, Kemenkeu dan Kemenkes,” ujar Airlangga.

Baca juga: Pemerintah Siapkan Rp 3,3 Triliun untuk DP Pembelian Vaksin Covid-19

Saat ini, kata Ketua Umum Partai Golkar itu, tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di Indonesia lebih tinggi dibandingkan dengan negara lain.

“Di sektor kesehatan diketahui Indonesia recovery rate-nya 71,7 persen yang lebih tinggi dari global dan fatality rate-nya 4,2 persen,” kata Airlangga.

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 memberikan informasi terbaru mengenai jumlah kasus dan data pasien hingga hari ini, Jumat (4/9/2020).

Baca juga: Pabrik Jadi Klaster, Apindo Soroti Risiko Penularan Covid-19 di Transportasi Umum

Berdasarkan data, pemerintah memperlihatkan bahwa penularan virus corona masih terjadi di masyarakat, sehingga jumlah kasus Covid-19 di Indonesia terus bertambah.

Data hingga Jumat ini pukul 12.00 WIB, diketahui ada 3.269 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir.

Penambahan itu menyebabkan total kasus Covid-19 di Tanah Air saat ini mencapai 187.537 orang, terhitung sejak diumumkannya pasien pertama pada 2 Maret 2020.

Baca juga: Menkop Teten: Kita Harus Menyetop Impor Barang-barang Konsumsi

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com