BUMN Ini Buka Lowongan untuk Lulusan Minimal S1 Semua Jurusan, Tertarik?

Kompas.com - 07/09/2020, 09:07 WIB
Ilustrasi lowongan pekerjaan Shutterstock.comIlustrasi lowongan pekerjaan

JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan pemerintah (BUMN) yang bergerak di bidang konsultasi teknik dan manajemen yaitu PT Indah Karya (Persero), membuka lowongan kerja bagi lulusan minimal Sarjana (S1) dari semua jurusan.

Mengutip dari situs resminya, Senin (7/9/2020), adapun posisi yang dibutuhkan adalah Assistance Manajer Sertifikasi (AMS), dan Assistance Internal Auditor (AIA).

Untuk persyaratan kedua posisi ini berbeda-beda. Misalnya saja untuk posisi Assistance Manajer Sertifikasi (AMS) dikhususkan untuk lulusan Sarjana (S1) semua jurusan, memiliki pengalaman kerja di bidang Sistem Manajemen (mutu, lingkungan, kesehatan), memahami implementasi standard ISO 17021, ISO 9001, ISO 45001, ISO 37001, familiar berinteraksi dengan badan akreditasi dan mampu bekerja di bawah tekanan.

Baca juga: Bank Indonesia Buka Lowongan Kerja, Simak Syaratnya di Sini

Sementara untuk posisi Assistance Internal Auditor (AIA) diperuntukkan bagi lulusan minimum Sarjana (S1) dari semua jurusan, memiliki pengalaman di bidang yang sama minimal 10 tahun, memiliki sertifikat QIA, memahami GCG, Code of Conduct, Internal Audit Charter, memahami analisa keuangan, memiliki sertifikat Fraud & Forensic Auditor dan mengerti Perundang-undangan.

Bagi calon peserta yang tertarik untuk lowongan ini dapat mengirimkan surat lamarannya yang ditujukan ke Divisi SDM dan Umum PT Indah Karya (Persero) yang beralamatkan di Jalan Golf, Nomor 2A, Arcamanik- Kota Bandung.

Pada saat mengirimkan sulat lamaran, peserta harus menuliskan kode posisi yang diinginkan di sudut kanan amplop serta melampirkan kelengkapan dokumen seperti CV, Photo Copy KTP, Photo Copy Ijazah, Photo Copy sertifikat, Surat Keterangan Kesehatan & Buta Warna, Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dan Pas Photo terbaru berwarna ukuran (4X6 2 buah).

Baca juga: Lowongan Kerja Pegadaian untuk Penyandang Disabilitas, Ini Syaratnya



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelontorkan Rp 500 Miliar, JBio Bangun Pabrik Biofarmasi dan Vaksin Modern

Gelontorkan Rp 500 Miliar, JBio Bangun Pabrik Biofarmasi dan Vaksin Modern

Whats New
Begini Cara Pesan Vaksin Covid-19 secara Mandiri

Begini Cara Pesan Vaksin Covid-19 secara Mandiri

Whats New
Menimbang Untung Rugi Indonesia dalam Perjanjian Perdagangan Asean

Menimbang Untung Rugi Indonesia dalam Perjanjian Perdagangan Asean

Whats New
Ekonomi Digital Tumbuh di Tengah Pandemi, Kini Asia Tenggara Punya 12 Startup Unicorn

Ekonomi Digital Tumbuh di Tengah Pandemi, Kini Asia Tenggara Punya 12 Startup Unicorn

Whats New
Ini Pinjol yang Terdaftar dan Berizin di OJK Per November 2020

Ini Pinjol yang Terdaftar dan Berizin di OJK Per November 2020

Whats New
ADB Beri Pinjaman Rp 8,46 Triliun ke PLN

ADB Beri Pinjaman Rp 8,46 Triliun ke PLN

Whats New
Erick Thohir Beberkan Alasan Pemerintah Tidak Pilih Vaksin Covid-19 Pfizher dan Moderna

Erick Thohir Beberkan Alasan Pemerintah Tidak Pilih Vaksin Covid-19 Pfizher dan Moderna

Whats New
Antisipasi Wabah DBD selama Pandemi, Enesis Grup Berikan Bantuan untuk Masyarakat Jawa Barat

Antisipasi Wabah DBD selama Pandemi, Enesis Grup Berikan Bantuan untuk Masyarakat Jawa Barat

Rilis
Survei Kemnaker: 88 Persen Perusahaan Terdampak Pandemi Covid-19

Survei Kemnaker: 88 Persen Perusahaan Terdampak Pandemi Covid-19

Whats New
Bantu Pulihkan Ekonomi, PGN Salurkan Gas ke PT Pupuk Kujang Cikampek

Bantu Pulihkan Ekonomi, PGN Salurkan Gas ke PT Pupuk Kujang Cikampek

Whats New
Erick Thohir Sebut Ada Kelompok Masyarakat yang Menolak Divaksin Covid-19

Erick Thohir Sebut Ada Kelompok Masyarakat yang Menolak Divaksin Covid-19

Whats New
Erick Thohir: UU Cipta Kerja Lahir untuk Dobrak Stagnasi Perekonomian RI

Erick Thohir: UU Cipta Kerja Lahir untuk Dobrak Stagnasi Perekonomian RI

Whats New
Saat Pandemi, Suntikan Dana ke Sektor Digital RI Capai 2,8 Miliar Dollar AS

Saat Pandemi, Suntikan Dana ke Sektor Digital RI Capai 2,8 Miliar Dollar AS

Whats New
Erick Thohir: 2,56 Juta Orang Kehilangan Pekerjaan Akibat Pandemi Covid-19

Erick Thohir: 2,56 Juta Orang Kehilangan Pekerjaan Akibat Pandemi Covid-19

Whats New
Pemerintah Kantongi Rp 10 Triliun Hasil Lelang Sukuk Negara

Pemerintah Kantongi Rp 10 Triliun Hasil Lelang Sukuk Negara

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X