Awal Pekan, 3 Perusahaan Ini Melantai di BEI

Kompas.com - 07/09/2020, 13:14 WIB
Ilustrasi : Bursa Efek Indonesia KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGIlustrasi : Bursa Efek Indonesia
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Mengawali pekan, tiga perusahaan resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia. Adapun ketiga perusahaan tersebut meliputi PT Bank Bisnis Internasional Tbk dengan kode saham BBSI, PT Kurniamitra Duta Sentosa Tbk dengan kode saham KMDS dan PT Selaras Citra Nusantara Perkasa Tbk dengan kode saham SCNP.

Sementara seremoni pencatatan yang dilangsungkan pagi tadi Senin (7/9/2020), dilakukan secara virtual. Ketiga perusahaan tersebut resmi menjadi Perusahaan Tercatat ke-38, 39 dan 40 di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2020.

PT Bank Bisnis Internasional Tbk mencatatkan sahamnya dengan porsi kepemilikan publik sebanyak 394,76 juta saham atau sebesar 15 persen dari jumlah modal disetor dan ditempatkan.

Baca juga: Besok, Pemerintah Lelang Surat Utang Negara Maksimal Rp 40 Triliun

Saham BBSI ditawarkan dengan harga Rp 480 per saham. Dana hasil IPO tersebut setelah dikurangi biaya Emisi nantinya akan digunakan untuk perluasan jaringan cabang, renovasi kantor pusat, pengembangan teknologi Sistem Informasi (TSI), serta modal kerja dalam rangka pemberian kredit.

Melansir RTI, hingga perdagangan sesi pertama saham BBSI berhasil menguat 120 poin atau 25 persen dengan harga per saham Rp 600.

Sementara itu, PT Kurniamitra Duta Sentosa Tbk mencatatkan sahamnya dengan porsi kepemilikan public sebanyak 160 juta saham dengan harga per saham Rp 300.

Perseroan merupakan exclusive distributor dari beberapa merk leader di industri makanan dan minuman.

Baca juga: Hingga Agustus, Realisasi Lifting Minyak Lampaui Target

Perseroan juga memegang key accounts untuk bran XXI, Kopi Kenangan, McDonalds, Excelso, dan Sushi Tei. Hingga perdagangan sesi pertama saham KMDS berhasil menguat 74 poin atau 24,6 persen dengan harga per saham Rp 374.

Kemudian, PT Selaras Citra Nusantara Perkasa merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri peralatan mencatatkan sahamnya dengan porsi kepemilikan public 500 juta saham dengan harga Rp 110 per saham.

Perseroan memproduksi beragam peralatan rumah tangga dengan merek Turbo. Hingga perdagangan sesi pertama saham SCNP berhasil menguat 38 poin atau 34,55 persen dengan harga per saham Rp 148.

Baca juga: Ekonomi Tertekan Covid-19, Ini Jumlah Cadangan Devisa RI



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X