Anak Usaha Angkasa Pura I Tambah Dua Pesawat Kargo

Kompas.com - 08/09/2020, 07:40 WIB
Direktur Utama PT Angkasa Pura I Faik Fahmi di Jakarta, Jumat (6/3/2020). Kompas.com/AKHDI MARTIN PRATAMADirektur Utama PT Angkasa Pura I Faik Fahmi di Jakarta, Jumat (6/3/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Angkasa Pura Logistik, meluncurkan dua pesawat kargo jenis ATR 72-500F PK-PAT. Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat bisnis logistik anak perusahaan PT Angkasa Pura I (Persero) itu.

Direktur Utama Angkasa Pura Logistik Danny Thaharsyah, mengatakan, peluncuran dua pesawat kargo itu dapat meningkatkan jangkauan perusahaan, khususnya ke wilayah timur Indonesia

"Sehingga terjadi pendistribusian kargo yang cepat, tepat dan pastinya dengan harga yang relatif terjangkau," ujarnya, dalam keterangan tertulis, dikutip Selasa (8/9/2020).

Baca juga: Maskapai Penerbangan Terbesar di Dunia Bakal PHK 19.000 Pegawai

Sementara itu, Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi mengatakan, di tengah pandemi Covid-19 ini, pihaknya terus berupaya mencari dan memperkuat sumber pendapatan alternatif melalui ekspansi bisnis anak perusahaan.

"Salah satunya adalah bisnis air freight Angkasa Pura Logistik yang kali ini memiliki tambahan armada pesawat kargo," ujarnya.

Menurut dia, hal tersebut sesuai dengan strategi perseroan dalam menghadapi fase adaptasi kebiasaan baru, yaitu rebound strategy.  Penguatan portofolio bisnis baru termasuk dalam salah satu dari lima inisiatif lain.

"Seperti persiapan the new normal, business process improvement, restrukturisasi organisasi, enterprise architecture, dan strategic procurement," katanya.

Saat ini, layanan air freight Angkasa Pura Logistik telah didukung 2 armada pesawat ATR 72-500 yang disewa dari Pelita Air dan dalam beberapa bulan ke depan akan ditambah lagi dengan 1 pesawat kargo Boeing 737-300 untuk peningkatan efisiensi pelayanan.

Ketiga armada udara ini akan melayani berbagai jenis pengiriman kargo umum dan kargo khusus seperti produk laut, produk berbahaya (dangerous good), serta produk dengan ukuran berlebih (oversized cargo) dengan rute ke 10 kota yang terdiri dari 9 domestik dan 1 internasional.

Baca juga: Bos Garuda: Bisnis Kargo Menyenangkan karena Enggak Perlu Rapid Test

Adapun 10 kota tersebut yaitu Jakarta, Denpasar, Makassar, Kendari, Ambon, Banjarmasin, Balikpapan, Manado, Batam, dan Singapura.

Dua pesawat ATR 72-500 yang memiliki kapasitas kargo 8.000 kg masing-masing melayani tiga rute dan satu rute , yaitu Jakarta-Batam-Jakarta, Jakarta-Banjarmasin-Jakarta, Jakarta-Makassar-Jakarta untuk pesawat pertama dan Surabaya-Makassar-Surabaya untuk pesawat yang kedua.

Sementara untuk pesawat Boeing 737-300 yang memiliki kapasitas kargo 15.000 kg nantinya akan melayani rute Makassar-Singapura-Denpasar-Jakarta-Makassar.

Baca juga: Ada Logo RANS Entertainment di Pesawat, Bos Garuda Sebut Itu Bagian Marketing



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X