Pekan Depan, Pemerintah Lelang Sukuk Rp 8 Triliun

Kompas.com - 08/09/2020, 15:00 WIB
Ilustrasi KONTAN/BAIHAKIIlustrasi
Penulis Yoga Sukmana
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah akan kembali melelang surat berharga negara pada pekan depan. Rencananya lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara akan dilakukan pada Selasa (15/9/2020).

"Lelang untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2020," tulis Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) seperti dikutip dari siaran pers, Selasa (8/9/2020).

Pemerintah mematok target indikatif lelang Sukuk Negara Rp 8 triliun. Adapun Seri SBSN yang akan dilelang adalah seri SPN-S (Surat Perbendaharaan Negara - Syariah) dan PBS (Project Based Sukuk.

Baca juga: Ada Asuransi Kanker Seharga Rp 10.000 Per Bulan, Ini Cara Daftarnya

Ada 5 seri Sukuk Negara yang akan dilelang yakni SPN-S 02032021, PBS-027, PBS-026, PBS-025 dan PBS-028. Tanggal jatuh temponya yakni mulai 2 Maret 2021 hingga 15 Oktober 2046. Adapun imbalannya yakni mulai diskonto hingga 8,37 persen.

Lelang SBSN akan dilaksanakan dengan menggunakan sistem pelelangan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia sebagai Agen Lelang SBSN.

Lelang bersifat terbuka (open auction) dan menggunakan metode harga beragam (multiple price).

Pada prinsipnya, semua pihak, baik investor individu maupun institusi, dapat menyampaikan penawaran pembelian (bids) dalam lelang.

Namun dalam pelaksanaannya, penyampaian penawaran pembelian harus melalui Dealer Utama yang telah mendapat persetujuan dari Kementerian Keuangan.

Baca juga: Ini Syarat Dapat Keringanan Iuran BPJS Ketenagakerjaan



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X