Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kemenhub Kembali Membuka Rute Penerbangan dari Indonesia ke Wuhan China

Kompas.com - 08/09/2020, 18:32 WIB
Rully R. Ramli,
Bambang P. Jatmiko

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan rute penerbangan dari dan ke Wuhan, China, kembali dibuka. Rute tersebut diaktifkan setelah hampir 9 bulan ditutup akibat adanya penyebaran Covid-19.

Juru Bicara Kemenhub, Adita Irawati, mengatakan, seluruh rute tujuan kota-kota di China telah dibuka, tidak terkecuali Wuhan.

"Rute dari dan ke China memang sudah dibuka termasuk ke Wuhan," katanya, kepada Kompas.com, Selasa (8/9/2020).

Baca juga: Garuda Buka Lagi Penerbangan ke China

Kendati demikian, sampai saat ini belum ada satu pun maskapai yang berminat untuk melayani rute tujuan atau asal Wuhan.

Lebih lanjut, Adita menjelaskan, apabila nantinya terdapat maskapai yang akan melayani penerbangan rute tersebut, harus menerapkan ketentuan protokol kesehatan yang diatur oleh pemerintah Indonesia maupun China.

Berbeda dengan rute Wuhan, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Novie Riyanto, mengatakan, berbagai rute tujuan dan asal kota lainnya justru sudah terdapat maskapai yang beroperasi.

"Airlines Indonesia sudah terbang secara berjadwal untuk angkutan penumpang ke Chengdu (Garuda Indonesia), Kunming (Citilink), Hangzou (Sriwijaya), dan Nanning (Batik)," ujarnya.

Sementara itu, rute penerbangan tujuan Jakarta asal Guangzhou dan Shanghai, masing-masing dilayani oleh Xianmen Airlines dan China Southern.

Baca juga: Oktober 2020, Garuda Akan Tambah Frekuensi Rute Penerbangan Domestik

Sebagai informasi, pemerintah telah menutup rute penerbangan tujuan maupun asal Wuhan, China, sejak akhir Januari 2020. Keputusan tersebut diambil guna mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 dari tempat pertama munculnya kasus virus tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com