Gelar Pameran Waralaba Secara Virtual, IFRA Targetkan 5.000 Peserta

Kompas.com - 09/09/2020, 17:55 WIB
Beragam usaha waralaba Indonesia dalam acara International Franchise, Lisence, and Bussiness Concept Expo & Conference (IFRA) 2019 di JCC, Jumat (5/7/2019). FIKA NURUL ULYABeragam usaha waralaba Indonesia dalam acara International Franchise, Lisence, and Bussiness Concept Expo & Conference (IFRA) 2019 di JCC, Jumat (5/7/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Dyandra Promosindo bekerjasama dengan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI) dan Asosiasi Lisensi Indonesia (ASENSI) menggelar Pameran lisensi dan waralaba The 18th Indonesia Franchise, Licensi and Business Concept Expo and Conference (IFRA) 2020 secara virtual.

Pameran yang awalnya akan diselenggarakan di Jakarta Convention Center (JCC) ini akan berubah menjadi pameran virtual mengikuti panduan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Masa Transisi yang kembali diperpanjang.

Manager IFRA Virtual EXPO 2020 Raenita menyatakan pihaknya menargetkan 5.000 jumlah peserta bergabung dalam event ini.

Baca juga: Pelaku Usaha Waralaba Diminta Lebih Banyak Serap Produk Dalam Negeri

"Jumlah peserta pameran virtual ini kami targetkan naik sekitar 1/3 atau 1/4 dari pameran offline. Kami optimis sekitar 5.000 peserta yang bergabung selama pameran virtual ini berlangsung," ujarnya dalam dalam Press Conference IFRA Virtual Expo, Rabu (9/9/2020).

Menurutnya, dengan hadirnya pameran yang akan berlangsung tanggal 18-20 September 2020, bisa memberikan wawasan yang lebih luas lagi kepada para masyarakat, khususnya para pelaku usaha agar bisa mengembangkan kembali bisnis yang dijalani selama pandemi ini.

Dia menjelaskan melalui pameran virtual ini, pengunjung tetap dapat berinteraksi dengan peserta pameran, melalui platform yang telah disediakan.

Pameran virtual ini merupakan platform yang efektif dan efisien bagi para pelaku usaha, franchisor, licensor untuk bertemu dengan calon franchisee dan licensee yang potensial.

"Melalui pameran virtual ini pengunjung dapat mengakses pameran IFRA dengan waktu dan tempat yang fleksibel, bahkan dapat juga diakses melalui smartphone," ucapnya.

Baca juga: Ingin Mulai Bisnis Waralaba? Perhatikan Dua Hal Ini

Selain itu para pengunjung juga berkesempatan untuk melakukan live chat dengan peserta pameran dan dapat juga menjadwalkan business matching.

Sementara dari sisi peserta pameran, mereka akan mendapatkan kelebihan dengan kemudahan dan fleksibilitas dalam mengakses virtual booth, jangkauan potential business target lebih luas, mendapatkan fitur business matching, fitur live/private chat, slot untuk presentasi bisnis, product catalogue/paket investasi, company profile, dan video display.

Selain fitur-fitur tersebut, IFRA Virtual Expo juga telah menyiapkan ragam acara pendukung secara virtual. Di antaranya adalah virtual business matching, virtual celebpreneur talkshow, interactive quiz, lucky draw, stage performance, virtual retirees seminar, dan IFRA Awards.

"IFRA Virtual Expo dapat diakses dengan HTM sebesar Rp 20.000 untuk satu hari dan Rp 50.000 untuk tiga hari," jelasnya.

Sementara itu Ketua Umum Asosiasi Lisensi Indonesia (Asensi) Susanty Widjaya berharap acara ini bisa menjadi momentum yang dipakai oleh para UMKM untuk menimbah ilmu dan menggali informasi seputar dunia usaha bisnis.

"Saya turut mengucapkan terimakasih kepada semuanya yang telah membantu event ini untuk terselenggara. Saya berharap dengan adanya event ini bisa menjadi momentum untuk membuat ekonomi kita mengarah lebih baik lagi ke depannya," katanya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wika dan CNI Bangun Pabrik Nikel di Kolaka

Wika dan CNI Bangun Pabrik Nikel di Kolaka

Whats New
Pengusaha Sebut Hanya 3 Persen Pekerja yang Bekerja di Perusahaan Besar

Pengusaha Sebut Hanya 3 Persen Pekerja yang Bekerja di Perusahaan Besar

Whats New
Nadine Chandrawinata: Selain Plastik, Sampah Puntung Rokok Juga Banyak Ditemukan di Laut

Nadine Chandrawinata: Selain Plastik, Sampah Puntung Rokok Juga Banyak Ditemukan di Laut

Whats New
Pengusaha Ingin Buruh Tak Sekadar Demo, tapi Berdialog untuk Menyelesaikan Masalah

Pengusaha Ingin Buruh Tak Sekadar Demo, tapi Berdialog untuk Menyelesaikan Masalah

Whats New
[POPULER DI KOMPASIANA] Menyiapkan Guru Masa Depan | Siap-siap 5G | 7 Kesalahan dalam Bisnis

[POPULER DI KOMPASIANA] Menyiapkan Guru Masa Depan | Siap-siap 5G | 7 Kesalahan dalam Bisnis

Rilis
Luhut: Saya Enggak Mau Lama-lama, Kerjaan Saya Banyak

Luhut: Saya Enggak Mau Lama-lama, Kerjaan Saya Banyak

Whats New
Menaker Akui Iklim Terciptanya Lapangan Kerja Baru Masih Belum Bersahabat

Menaker Akui Iklim Terciptanya Lapangan Kerja Baru Masih Belum Bersahabat

Whats New
779 Warga Kota Serang Dapat Kompensasi Tumpahan Minyak dari Pertamina

779 Warga Kota Serang Dapat Kompensasi Tumpahan Minyak dari Pertamina

Whats New
7 Posisi Menteri yang Pernah Dijabat Luhut, Apa Saja?

7 Posisi Menteri yang Pernah Dijabat Luhut, Apa Saja?

Whats New
Menaker Sebut Nilai Upah Minimum RI Tak Sepadan dengan Produktivitas Pekerja yang Rendah

Menaker Sebut Nilai Upah Minimum RI Tak Sepadan dengan Produktivitas Pekerja yang Rendah

Whats New
Ini 7 Kiat Sukses Calon Pemimpin ala Gubernur BI

Ini 7 Kiat Sukses Calon Pemimpin ala Gubernur BI

Rilis
KKP Bantu Permodalan Pembudi Daya Rumput Laut di Sulsel

KKP Bantu Permodalan Pembudi Daya Rumput Laut di Sulsel

Whats New
Kemenkeu Beri Pinjaman Rp 650 Miliar ke Perumnas untuk Penyediaan Satu Juta Rumah

Kemenkeu Beri Pinjaman Rp 650 Miliar ke Perumnas untuk Penyediaan Satu Juta Rumah

Whats New
Pulihkan Ekonomi, Mendag Dorong Penguatan Kerja Sama Indonesia-Malaysia-Thailand

Pulihkan Ekonomi, Mendag Dorong Penguatan Kerja Sama Indonesia-Malaysia-Thailand

Rilis
Jadi Polemik di RI, Berapa Harga Lobster di Pasar Dunia?

Jadi Polemik di RI, Berapa Harga Lobster di Pasar Dunia?

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X